Chery Q Mulai Dikirim ke Konsumen, Antrean Bisa Dilacak Daring
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil listrik Aletra menargetkan capai Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN produknya, L8 bisa mencapai 60 persen di 2030.
Perlu diketahui saat ini besarannya adalah 44 persen. Namun menarik karena pihak Aletra menjelaskan TKDN tak hanya mencakup parts tetapi juga aktivitas pabrik.
“Kalau full investasi itu kan membangun pabrik. Kami lebih ke aktivitas,” buka Joko Purwanto, Technical Director Aletra saat ditemui di Purwakarta, belum lama ini.
Dia melanjutkan, di PT Handal Motor Indonesia (HIM) pihak Aletra meningkatkan TKDN lewat aktivitas perakitan lokal didukung tenaga kerja dalam negeri.
“(TKDN 40 persen) itu aktivitas di Handal. Ada RND (Research and Development), HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) merek Aletra,” kata Joko.
Guna mencapai angka 60 persen dalam waktu empat tahun mendatang, ia mengatakan akan ada lebih banyak prosedur pengerjaan atau perakitan baterai di pabrik tersebut.
Per 2027, pabrikan punya target meningkatkan volume produksi menjadi 3.000 unit L8 EV berstatus Completely Knocked Down (CKD).
Untuk saat ini, Joko menegaskan Aletra 100 persen didukung oleh tenaga kerja dari Indonesia. Hal itu berkontribusi pada TKDN L8 EV.
Sampai sekarang komponen mobil listrik Aletra L8 EV masih dibawa dari negara asalnya. Belum diketahui apakah Aletra bakal menggandeng supplier atau penyedia komponen lokal.
Sebagai informasi, Aletra L8 EV mulai dirakit lokal di fasilitas PT HIM pada Mei 2025, beberapa bulan sejak debutnya di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2024.
Aletra L8 awalnya lahir sebagai Geely Livan Maple di Tiongkok, dengan konfigurasi setir kiri.
Pihak Aletra Indonesia disebut melakukan pengembangan secara mandiri untuk menyesuaikan L8 EV jadi setir kanan.
Model yang dirakit di Indonesia ini rencananya bakal diekspor ke negara lain yang juga menggunakan setir kanan.
Ada dua varian Aletra L8 EV ditawarkan ke pelanggan yakni Short Range dengan baterai 50,4 kWh, serta Long Range 64,7 kWh.
Harga Aletra L8 EV ketika debut adalah di kisaran Rp 415 jutaan, berlaku buat 200 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pertama di perhelatan GJAW 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan