Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil listrik Aletra menargetkan capai Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN produknya, L8 bisa mencapai 60 persen di 2030.
Perlu diketahui saat ini besarannya adalah 44 persen. Namun menarik karena pihak Aletra menjelaskan TKDN tak hanya mencakup parts tetapi juga aktivitas pabrik.
“Kalau full investasi itu kan membangun pabrik. Kami lebih ke aktivitas,” buka Joko Purwanto, Technical Director Aletra saat ditemui di Purwakarta, belum lama ini.
Dia melanjutkan, di PT Handal Motor Indonesia (HIM) pihak Aletra meningkatkan TKDN lewat aktivitas perakitan lokal didukung tenaga kerja dalam negeri.
“(TKDN 40 persen) itu aktivitas di Handal. Ada RND (Research and Development), HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) merek Aletra,” kata Joko.
Guna mencapai angka 60 persen dalam waktu empat tahun mendatang, ia mengatakan akan ada lebih banyak prosedur pengerjaan atau perakitan baterai di pabrik tersebut.
Per 2027, pabrikan punya target meningkatkan volume produksi menjadi 3.000 unit L8 EV berstatus Completely Knocked Down (CKD).
Untuk saat ini, Joko menegaskan Aletra 100 persen didukung oleh tenaga kerja dari Indonesia. Hal itu berkontribusi pada TKDN L8 EV.
Sampai sekarang komponen mobil listrik Aletra L8 EV masih dibawa dari negara asalnya. Belum diketahui apakah Aletra bakal menggandeng supplier atau penyedia komponen lokal.
Sebagai informasi, Aletra L8 EV mulai dirakit lokal di fasilitas PT HIM pada Mei 2025, beberapa bulan sejak debutnya di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2024.
Aletra L8 awalnya lahir sebagai Geely Livan Maple di Tiongkok, dengan konfigurasi setir kiri.
Pihak Aletra Indonesia disebut melakukan pengembangan secara mandiri untuk menyesuaikan L8 EV jadi setir kanan.
Model yang dirakit di Indonesia ini rencananya bakal diekspor ke negara lain yang juga menggunakan setir kanan.
Ada dua varian Aletra L8 EV ditawarkan ke pelanggan yakni Short Range dengan baterai 50,4 kWh, serta Long Range 64,7 kWh.
Harga Aletra L8 EV ketika debut adalah di kisaran Rp 415 jutaan, berlaku buat 200 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pertama di perhelatan GJAW 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga