Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil listrik Aletra menargetkan capai Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN produknya, L8 bisa mencapai 60 persen di 2030.
Perlu diketahui saat ini besarannya adalah 44 persen. Namun menarik karena pihak Aletra menjelaskan TKDN tak hanya mencakup parts tetapi juga aktivitas pabrik.
“Kalau full investasi itu kan membangun pabrik. Kami lebih ke aktivitas,” buka Joko Purwanto, Technical Director Aletra saat ditemui di Purwakarta, belum lama ini.
Dia melanjutkan, di PT Handal Motor Indonesia (HIM) pihak Aletra meningkatkan TKDN lewat aktivitas perakitan lokal didukung tenaga kerja dalam negeri.
“(TKDN 40 persen) itu aktivitas di Handal. Ada RND (Research and Development), HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) merek Aletra,” kata Joko.
Guna mencapai angka 60 persen dalam waktu empat tahun mendatang, ia mengatakan akan ada lebih banyak prosedur pengerjaan atau perakitan baterai di pabrik tersebut.
Per 2027, pabrikan punya target meningkatkan volume produksi menjadi 3.000 unit L8 EV berstatus Completely Knocked Down (CKD).
Untuk saat ini, Joko menegaskan Aletra 100 persen didukung oleh tenaga kerja dari Indonesia. Hal itu berkontribusi pada TKDN L8 EV.
Sampai sekarang komponen mobil listrik Aletra L8 EV masih dibawa dari negara asalnya. Belum diketahui apakah Aletra bakal menggandeng supplier atau penyedia komponen lokal.
Sebagai informasi, Aletra L8 EV mulai dirakit lokal di fasilitas PT HIM pada Mei 2025, beberapa bulan sejak debutnya di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2024.
Aletra L8 awalnya lahir sebagai Geely Livan Maple di Tiongkok, dengan konfigurasi setir kiri.
Pihak Aletra Indonesia disebut melakukan pengembangan secara mandiri untuk menyesuaikan L8 EV jadi setir kanan.
Model yang dirakit di Indonesia ini rencananya bakal diekspor ke negara lain yang juga menggunakan setir kanan.
Ada dua varian Aletra L8 EV ditawarkan ke pelanggan yakni Short Range dengan baterai 50,4 kWh, serta Long Range 64,7 kWh.
Harga Aletra L8 EV ketika debut adalah di kisaran Rp 415 jutaan, berlaku buat 200 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pertama di perhelatan GJAW 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian
24 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
24 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia