Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
KIT Batang dikatakan sudah masuk tahap pengembangan kedua dan terdapat LG, Foxconn dan Tesla untuk bangun pabrik
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – KIT (Kawasan Industri Terpadu) Batang, Jawa Tengah dikatakan telah menyelesaikan pengembangan tahap pertama. Disebutkan bahwa KIT Batang akan dihuni oleh tiga pabrik baterai dan kendaraan listrik.
Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan pengembangan tahap pertama dengan area seluas 450 hektare sudah habis terjual.
Kini pengembangan tahap kedua seluas 1.000 hektare sudah mulai digarap. Adapun KIT Batang, Jawa Tengah memiliki total luas lahan sebesar 4.300 hektare.
“Tepatnya 14 Juni 2022, saya datang memakai motor atas arahan dan perintah Bapak Presiden untuk mengantisipasi ketika perang dagang China dan Amerika waktu itu. Kita menemukan (KIT Batang) tepat pada 14 Juni dan 30 Juni,” ucap Bahlil.
Ia menyebutkan bahwa Batang sebelumnya merupakan hutan belantara, kebun tebu dan karet. Lalu kawasan tersebut diubah menjadi kawasan industri yang dijadikan berbagai proyek investasi.
“Tahap pertama sudah laku terjual habis. Ini berkat kolaborasi yang erat antara Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Investasi tapi lebih khusus kolaborasi Kementrian BUMN dan Pemda Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Dikatakan lebih lanjut pada tahap kedua sudah masuk beberapa perusahaan asal China dan Korea Selatan. Sementara perusahaan asal Amerika Serikat (Tesla) diharapkan segera menghuni kawasan tersebut.
“Di kawasan ini kita sekarang masuk di 1.000 hektare tahap kedua. Di mana LG masuk 275 hektare. Lalu ada Foxconn juga masuk tahap kedua dan insya Allah dari Amerika positif masuk, tempatnya juga di sini,” tuturnya kemudian.
LG disebutkan masuk KIT Batang tahap kedua untuk merealisasikan rencana investasi industri baterai listrik terintegrasi tahap kedua. langkah tersebut menyusul groundbreaking fasilitas sel baterai senilai total 1.1 miliar dolar AS di Karawang, Jawa Barat.
Pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari keseluruhan rencana proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai 9.8 miliar dolar AS (setara Rp142 triliun). Kolaborasi ini sudah diteken dengan pihak dari Korea Selatan.
“Kami yakini 2023 akhir, menjelang 50 dari 4.300 hektare di Batang ini juga akan terisi penuh,” harapnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Terkini
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang