KIT Batang Bakal Dihuni Tiga Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik

KIT Batang dikatakan sudah masuk tahap pengembangan kedua dan terdapat LG, Foxconn dan Tesla untuk bangun pabrik

KIT Batang Bakal Dihuni Tiga Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik

TRENOTO – KIT (Kawasan Industri Terpadu) Batang, Jawa Tengah dikatakan telah menyelesaikan pengembangan tahap pertama. Disebutkan bahwa KIT Batang akan dihuni oleh tiga pabrik baterai dan kendaraan listrik.

Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan pengembangan tahap pertama dengan area seluas 450 hektare sudah habis terjual.

Kini pengembangan tahap kedua seluas 1.000 hektare sudah mulai digarap. Adapun KIT Batang, Jawa Tengah memiliki total luas lahan sebesar 4.300 hektare.

“Tepatnya 14 Juni 2022, saya datang memakai motor atas arahan dan perintah Bapak Presiden untuk mengantisipasi ketika perang dagang China dan Amerika waktu itu. Kita menemukan (KIT Batang) tepat pada 14 Juni dan 30 Juni,” ucap Bahlil.

Photo : 123rf

Ia menyebutkan bahwa Batang sebelumnya merupakan hutan belantara, kebun tebu dan karet. Lalu kawasan tersebut diubah menjadi kawasan industri yang dijadikan berbagai proyek investasi.

“Tahap pertama sudah laku terjual habis. Ini berkat kolaborasi yang erat antara Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Investasi tapi lebih khusus kolaborasi Kementrian BUMN dan Pemda Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut pada tahap kedua sudah masuk beberapa perusahaan asal China dan Korea Selatan. Sementara perusahaan asal Amerika Serikat (Tesla) diharapkan segera menghuni kawasan tersebut.

Photo : Antara

“Di kawasan ini kita sekarang masuk di 1.000 hektare tahap kedua. Di mana LG masuk 275 hektare. Lalu ada Foxconn juga masuk tahap kedua dan insya Allah dari Amerika positif masuk, tempatnya juga di sini,” tuturnya kemudian.

LG disebutkan masuk KIT Batang tahap kedua untuk merealisasikan rencana investasi industri baterai listrik terintegrasi tahap kedua. langkah tersebut menyusul groundbreaking fasilitas sel baterai senilai total 1.1 miliar dolar AS di Karawang, Jawa Barat.

Pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari keseluruhan rencana proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai 9.8 miliar dolar AS (setara Rp142 triliun). Kolaborasi ini sudah diteken dengan pihak dari Korea Selatan.

“Kami yakini 2023 akhir, menjelang 50 dari 4.300 hektare di Batang ini juga akan terisi penuh,” harapnya kemudian.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan