Geely Berambisi Jadi Mobil Listrik Cina dengan TKDN Tertinggi

Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak

Geely Berambisi Jadi Mobil Listrik Cina dengan TKDN Tertinggi
Satrio Adhy

KatadataOTOGeely Auto Indonesia telah memasarkan sejumlah mobil di Indonesia. Mulai dari EX5 hingga EX2 yang baru saja diluncurkan.

Kemudian, jenama asal China ini juga sudah merakit secara lokal seluruh kendaraan roda empat mereka di Indonesia.

Targetnya, Geely ingin menjadi merek mobil listrik China dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terbesar di Indonesia.

“Kami menargetkan tingkat komponen dalam negeri sebesar 60 persen untuk model yang sudah meluncur,” ungkap Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director of Geely Auto Indonesia di PIK 2, Tangerang, pada Selasa (20/01).

Geely EX2
Photo: KatadataOTO

Herlijoso mengatakan, langkah tersebut diambil agar dapat memberikan dampak positif bagi industri otomotif Tanah Air.

Apalagi Geely berkomitmen untuk hadir di Indonesia dalam jangka panjang, sehingga dapat memperkuat lokalisasi produk.

Bagi Geely, peningkatan kandungan lokal menjadi bagian dari strategi jangka panjang mereka untuk memasarkan Electric Vehicle (EV).

Setelah memperkuat basis produksi di dalam negeri, Geely ingin menaikkan daya saing produk mereka di pasar mobil listrik.

Selain itu, langkah tersebut sekaligus memperkuat integrasi dengan seluruh pelaku industri yang ada di dalam ekosistem.

“Dengan produksi yang kuat di pasar lokal, Geely ingin berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, menciptakan lapangan kerja dan pengangkatan rantai pasok otomotif di Indonesia,” lanjut Herlijoso.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu mereka sudah resmi merakit secara lokal mobil listrik Geely EX2.

Perusahaan asal Tiongkok tersebut memanfaatkan kehadiran fasilitas milik Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat.

Disebutkan bahwa EV ini telah mengantongi nilai TKDN hingga 46,5 persen. Angka tersebut dipastikan akan semakin meningkat.

Selain EX2, ada dua model lagi yang sudah dibuat di Purwakarta, yakni Geely EX5 serta mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) Starray EM-i.


Terkini

motor
Motor Baru

IDRS Tawarkan Program Pengujian Motor Baru Pakai Standar PBB

IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia