Daihatsu Buktikan Komitmen Efisiensi Energi, Raih Penghargaan
23 September 2026, 19:00 WIB
Pimpinan Daihatsu diganti dengan orang Toyota setelah terkuaknya skandal uji tes keselamatan di banyak model
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Para pimpinan Daihatsu diganti dengan orang Toyota setelah terkuaknya skandal uji keselamatan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat global termasuk Indonesia. Mereka siap menanggalkan posisinya pada 1 Maret 2024.
Soichiro Okudaira, President Daihatsu akan digantikan oleh Masahiro Inoue yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Toyota Motor Corporation Latin America & Caribbean Region. Ia bertugas merestrukturisasi Daihatsu serta meningkatkan tata keloka di divisi manufaktur mobil kecil.
Kemudian Chairman Sunao Matsubayashi juga melepas jabatan dan posisinya dibiarkan kosong sementara. Demikian pula Masahiro Yamamoto yang duduk sebagai Director Daihatsu kini harus meninggalkan kursinya.
Inoue bakal didampingi Masanori Kuwata, Chief Project Leader In charge of Lexus Electrification Promotion Project akan hadir sebagai Executive Vice President Daihatsu. Selain itu masih ada Keiko Yanagi, Deputy Chief Officer Toyota Customer First Promotion Group yang dipindahkan menjadi Director Daihatsu.
Daihatsu juga melakukan rotasi pada beberapa pejabatnya seperti Yusuke Takeda, Director/Operating Officer Chief Officer, Sales & Customer Service Group menjadi Operating Office Chief Officer, Sales & Customer Service Group.
Kemudian Toshinori Edamoto, Director/Operating Officer Chief Officer, Corporate Management Group sekarang duduk sebagai Operating Officer Chief Officer, Corporate Management Group.
Koji Sato, CEO Toyota mengatakan bahwa puncuk pimpinan terpaksa dilakukan untuk mengubah dan mencegah kesalahan serupa di masa depan. Ia pun yakin bisa mengembalikan kekuatan perusahaan yang sudah berusia 117 tahun tersebut lebih maju dari sekarang.
“Agar Daihatsu bisa terlahir kembali sebagai perusahaan yang diharapkan, maka ini perlu dilakukan,” tegas Koji Sato dalam konfrensi pers Selasa (13/02).
Sato juga menjelaskan alasannya memilih Inoe untuk mengambil alih Daihatsu. Salah satunya adalah pengalaman dalam menghidupkan kembali bisnis perusahaan di Amerika Latih khususnya Brazil dan Argentina.
Inoe pun berjanji melakukan perombakan menyeluruh untuk mencegah kesalahan serupa terulang di masa depan. Ia akan memanfaatkan beragam sumber daya dan keahlian dari Toyota karena menurutnya Daihatsu saja tidak cukup.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 19:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
21 September 2026, 21:00 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
09 September 2026, 20:17 WIB
Terkini
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia
27 September 2026, 20:20 WIB
Pada bulan ini harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, jadi kesempatan buat Anda membeli kendaraan
27 September 2026, 19:45 WIB
Kontes modifikasi Customaxi 2026 Yamaha digelar di Bandung, Jawa Barat karena memiliki daya tarik tersendiri
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang