iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Pertumbuhan pasar kendaraan listrik dunia pada 2024 diperkirakan mengalami perlambatan dibanding tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pertumbuhan pasar kendaraan listrik dunia 2024 diperkirakan melambat menjadi hanya 27.1 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan sejumlah negara mulai mengurangi jumlah subsidi mereka sehingga menurunkan minat pelanggan.
Berdasarkan riset dari Canalys pertumbuhan kendaraan listik global di 2023 diperkirakan cuma mencapai 29 persen. Padahal pada 2022 pertumbuhan kendaraan listrik dunia berhasil mencapai 50 persen dibanding tahun sebelumnya.
Selain berkurangnya subsidi, kenaikan suku bunga juga dinilai membebani banyak perusahaan. Bahkan Tesla menurunkan harga jual kendaraannya agar bisa bertahan.
“Mempertahankan tingkat pertumbuhan di atas 50 persen adalah hal yang mustahil dilakukan tahun ini karena kendaraan listrik sudah mencapai masa kritis. Menghilangkan keraguan masyarakat terhadap EV adalah sebuah tantangan besar,” ungkap Alvin Liu, Analyst Canalys.
Canalys pun memperkirakan bahwa penjualan kendaraan di China bakal naik 1 persen menjadi 22.7 juta unit. Dari jumlah itu 40 persen atau 9.1 juta unit diantaranya adalah kendaraan listrik.
Penurunan harga baterai pada mobil listrik di masa depan diyakini menjadi sebuah kabar baik. Selain itu PHEV juga memiliki potensi pasar yang besar dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Walau pasar kendaraan listrik dipercaya terus tumbuh tetapi produsen kendaraan harus bergerak cepat mengatasi masalah tersebut. Termasuk mempercepat lokalisasi produksi EV serta menyesuaikan model dengan wilayah dan pasar.
Hal ini sudah dilakukan oleh beberapa pabrikan di dunia khususnya yang hendak masuk ke pasar Indonesia. Pasalnya pemerintah telah memberi beragam kemudahan pada pabrikan agar membangun fasilitas produksi di Tanah Air.
Salah satu pabrikan yang bergerak cepat menyambutnya adalah Hyundai. Perusahaan otomotif asal Korea Selatan tersebut saat ini tengah membangun fasilitas produksi baterai kendaraan listrik.
Sementara itu sejumlah pabrikan EV dunia seperti BYD juga telah menunjukkan komitmennya untuk masuk ke tanah Air. Dengan demikian diharapkan pertumbuhan di Indonesia bisa semakin cepat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda