Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Perang harga kendaraan listrik yang terjadi membuat pedagang mobil bekas lebih selektif dalam menyediakan unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perang harga kendaraan listrik yang belakangan terjadi rupanya menjadikan pedagang mobil bekas lebih berhati-hati. Pasalnya belakangan model baru terus hadir dengan beragam keunggulan namun harga makin kompetitif.
Situasi tersebut membuat pedagang mobil bekas harus lebih selektif dalam mengisi stok. Pasalnya, bukan tidak mungkin unit yang sudah dimiliki justru harus dijual lebih murah ketimbang modal, terlebih setelah banyaknya model diluncurkan saat GIIAS 2025.
“Peluncuran mobil listrik dengan harga sangat kompetitif harus kami sikapi secara cermat. Oleh sebab itu kebanyakan pedagang akan mengambil posisi wait and see serta berhati-hati dalam menyediakan unit,” Chandra Sidik, Head of Trading Broom pada KatadataOTO (13/08).
Walau tidak mengungkap secara pasti tetapi dirinya mengungkap ada beberapa diler mengoreksi harga. Situasi tersebut tentu merupakan opsi terakhir bagi para pedagang agar bisa bertahan.
Meski demikian ia mengungkap bahwa pedagang mobil bekas tidak anti EV. Mereka tetap akan melihat peluang bisnis yang tersedia di pasaran.
“Dalam menyediakan stok, kami sudah tidak melihat dari segmentasi produk dan berusaha fleksibel. Ketika market kendaraan listrik naik, maka akan upayakan ketersediaan unit demikian pula sebaliknya,” ungkap Chandra kemudian.
Meski demikian, dirinya tidak menampik bahwa mobil konvensional justru cenderung lebih stabil. Sehingga wajar bila masih menjadi pilihan utama buat para pedagang.
Ia pun mengungkap bahwa saat ini konsumen kendaraan roda empat, khususnya unit bekas sudah menghitung untung rugi saat bertransaksi. Sehingga risiko adanya kekecewaan setelah melakukan pembelian bisa diperkecil.
“Banyak faktor menentukan seseorang melakukan pembelian mulai dari fitur, after sales hingga resale value. Dari sana baru mereka akan memilih apakah bakal membeli kendaraan konvensional atau listrik,” tambahnya.
Perlu diketahui belakangan ini harga mobil listrik di Indonesia memang semakin menarik untuk dibeli. Beberapa unit bahkan memiliki harga yang bersaing dengan LCGC sekalipun.
Situasi tersebut tentunya membuat masyarakat jadi lebih banyak pilihan dalam menentukan kendaraan apa yang akan dimiliki.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini