Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Perang harga kendaraan listrik yang terjadi membuat pedagang mobil bekas lebih selektif dalam menyediakan unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perang harga kendaraan listrik yang belakangan terjadi rupanya menjadikan pedagang mobil bekas lebih berhati-hati. Pasalnya belakangan model baru terus hadir dengan beragam keunggulan namun harga makin kompetitif.
Situasi tersebut membuat pedagang mobil bekas harus lebih selektif dalam mengisi stok. Pasalnya, bukan tidak mungkin unit yang sudah dimiliki justru harus dijual lebih murah ketimbang modal, terlebih setelah banyaknya model diluncurkan saat GIIAS 2025.
“Peluncuran mobil listrik dengan harga sangat kompetitif harus kami sikapi secara cermat. Oleh sebab itu kebanyakan pedagang akan mengambil posisi wait and see serta berhati-hati dalam menyediakan unit,” Chandra Sidik, Head of Trading Broom pada KatadataOTO (13/08).
Walau tidak mengungkap secara pasti tetapi dirinya mengungkap ada beberapa diler mengoreksi harga. Situasi tersebut tentu merupakan opsi terakhir bagi para pedagang agar bisa bertahan.
Meski demikian ia mengungkap bahwa pedagang mobil bekas tidak anti EV. Mereka tetap akan melihat peluang bisnis yang tersedia di pasaran.
“Dalam menyediakan stok, kami sudah tidak melihat dari segmentasi produk dan berusaha fleksibel. Ketika market kendaraan listrik naik, maka akan upayakan ketersediaan unit demikian pula sebaliknya,” ungkap Chandra kemudian.
Meski demikian, dirinya tidak menampik bahwa mobil konvensional justru cenderung lebih stabil. Sehingga wajar bila masih menjadi pilihan utama buat para pedagang.
Ia pun mengungkap bahwa saat ini konsumen kendaraan roda empat, khususnya unit bekas sudah menghitung untung rugi saat bertransaksi. Sehingga risiko adanya kekecewaan setelah melakukan pembelian bisa diperkecil.
“Banyak faktor menentukan seseorang melakukan pembelian mulai dari fitur, after sales hingga resale value. Dari sana baru mereka akan memilih apakah bakal membeli kendaraan konvensional atau listrik,” tambahnya.
Perlu diketahui belakangan ini harga mobil listrik di Indonesia memang semakin menarik untuk dibeli. Beberapa unit bahkan memiliki harga yang bersaing dengan LCGC sekalipun.
Situasi tersebut tentunya membuat masyarakat jadi lebih banyak pilihan dalam menentukan kendaraan apa yang akan dimiliki.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 07:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026