Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi menurunkan harga mobil atau menghadirkan varian ‘murah’ belakangan mulai diikuti oleh pabrikan Jepang.
Sebelumnya skema ini lumrah dipakai manufaktur mobil Cina di Indonesia. Tetapi di pameran IIMS 2026, sejumlah brand otomotif Negeri Sakura meluncurkan versi terjangkau dari model yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Misalnya Honda dan Toyota. Toyota bahkan menghadirkan tipe terendah Alphard Hybrid dengan selisih harga sekitar hampir Rp 400 jutaan.
Mitsubishi justru menghadirkan edisi spesial dari Destinator dan Xforce sebagai perayaan 55 tahun Mitsubishi Indonesia.
Menanggapi ketatnya persaingan harga, pihak Mitsubishi tidak berniat ikut strategi menurunkan harga seperti banyak dilakukan sekarang.
“Pastinya persaingan harga juga merupakan salah satu strategi. Tetapi untuk Mitsubishi itu bukan strategi utama,” kata Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela IIMS 2026, belum lama ini.
Menurut Irwan, Mitsubishi menerapkan program penjualan berfokus pada kemudahan transaksi ataupun pembelian mobil.
Sehingga Mitsubishi tidak berminat menghadirkan varian murah dari model-model terdahulu yang sudah dipasarkan.
“Pricing strategy, kasih diskon besar-besaran itu bukan strategi utama Mitsubishi. Kami dalam hal ini akan lebih menekankan pada layanan,” tegas Irwan.
Berkaca dari penjualan Mitsubishi sendiri, konsumen disebut lebih berminat membeli varian tertinggi dari model incarannya.
“Kecenderungannya kalau di Mitsubishi itu memang justru top varian lebih banyak demand-nya. Untuk varian bawah itu juga ada demand, terutama buat fleet,” kata Irwan.
Irwan menjelaskan, fleet dalam hal ini bervariasi. Misalnya buat kebutuhan rental dan mobil operasional.
“Buat Xpander mungkin sekitar 20 persen itu untuk segmen yang kita bilang fleet,” ucap Irwan.
Hal serupa juga terjadi pada Mitsubishi Destinator. Menurut Irwan, tipe tertingginya jauh lebih diminati oleh para konsumen.
Pola seperti itu akhirnya membuat Mitsubishi enggan menerapkan skema potongan harga besar-besaran ataupun memboyong varian baru dengan harga murah.
“Karena itu memang komposisi penjualan kita, 20 persen yang untuk fleet,” kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
05 Agustus 2026, 08:00 WIB
30 Juli 2026, 06:48 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan