Mitsubishi Destinator Andalkan Mesin Turbo yang Responsif dan Efisien
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi menurunkan harga mobil atau menghadirkan varian ‘murah’ belakangan mulai diikuti oleh pabrikan Jepang.
Sebelumnya skema ini lumrah dipakai manufaktur mobil Cina di Indonesia. Tetapi di pameran IIMS 2026, sejumlah brand otomotif Negeri Sakura meluncurkan versi terjangkau dari model yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Misalnya Honda dan Toyota. Toyota bahkan menghadirkan tipe terendah Alphard Hybrid dengan selisih harga sekitar hampir Rp 400 jutaan.
Mitsubishi justru menghadirkan edisi spesial dari Destinator dan Xforce sebagai perayaan 55 tahun Mitsubishi Indonesia.
Menanggapi ketatnya persaingan harga, pihak Mitsubishi tidak berniat ikut strategi menurunkan harga seperti banyak dilakukan sekarang.
“Pastinya persaingan harga juga merupakan salah satu strategi. Tetapi untuk Mitsubishi itu bukan strategi utama,” kata Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela IIMS 2026, belum lama ini.
Menurut Irwan, Mitsubishi menerapkan program penjualan berfokus pada kemudahan transaksi ataupun pembelian mobil.
Sehingga Mitsubishi tidak berminat menghadirkan varian murah dari model-model terdahulu yang sudah dipasarkan.
“Pricing strategy, kasih diskon besar-besaran itu bukan strategi utama Mitsubishi. Kami dalam hal ini akan lebih menekankan pada layanan,” tegas Irwan.
Berkaca dari penjualan Mitsubishi sendiri, konsumen disebut lebih berminat membeli varian tertinggi dari model incarannya.
“Kecenderungannya kalau di Mitsubishi itu memang justru top varian lebih banyak demand-nya. Untuk varian bawah itu juga ada demand, terutama buat fleet,” kata Irwan.
Irwan menjelaskan, fleet dalam hal ini bervariasi. Misalnya buat kebutuhan rental dan mobil operasional.
“Buat Xpander mungkin sekitar 20 persen itu untuk segmen yang kita bilang fleet,” ucap Irwan.
Hal serupa juga terjadi pada Mitsubishi Destinator. Menurut Irwan, tipe tertingginya jauh lebih diminati oleh para konsumen.
Pola seperti itu akhirnya membuat Mitsubishi enggan menerapkan skema potongan harga besar-besaran ataupun memboyong varian baru dengan harga murah.
“Karena itu memang komposisi penjualan kita, 20 persen yang untuk fleet,” kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Juni 2026, 09:00 WIB
26 Juni 2026, 22:57 WIB
29 Mei 2026, 21:16 WIB
29 Mei 2026, 09:00 WIB
28 Mei 2026, 15:00 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026