Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Penjualan truk Oktober 2025 berhasil mengalami pertumbuhan bila dibandingkan pencapaian di bulan lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Positifnya penjualan mobil di Indonesia pada Oktober 2025 berdampak pada beberapa segmen, salah satunya kendaraan komersial khususnya truk.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan retail truk Oktober 2025 mencapai 5.321 unit. Jumlah ini naik dari bulan sebelumnya yang hanya 4.925 unit.
Jika melihat ke belakang, pasar pada Oktober adalah yang terbesar kedua di tahun ini. Pasalnya pada Februari, retail sales truk mencapai 5.288 unit.
Adapun permintaan terbesar datang dari truk Gross Vehicle Weight (GVW) 5–10 ton. Pada segmen itu setidaknya ada 3.550 unit berhasil terjual, naik dari September yang cuma melepas 3.483 unit.
Posisi kedua diisi oleh truk GVW lebih dari 24 ton. Segmen tersebut berhasil melepas 1.317 unit, tumbuh dari bulan sebelumnya yang terdistribusi 1.082 unit.
Sementara truk GVW 10–24 ton mencatat 454 unit, tumbuh dari September yang hanya mencapai 360 unit.
Berkat ini, total retail sales truk Januari hingga Oktober 2025 adalah sebesar 47.377 unit. Angka tersebut menyumbang 7,2 persen pasar kendaraan di Tanah Air.
Tak hanya retail sales, catatan wholesales juga mengalami pertumbuhan. Sepanjang Oktober 2025 ada 5.678 unit dikirim ke pelanggan, naik dari September yang hanya 4.869 unit.
Catatan ini adalah pencapaian tertinggi pada periode Januari hingga Oktober 2025.
Sama seperti retail sales, penjualan terbesar datang dari truk GVW 5–10 ton. Tercatat ada 3.932 unit dikirim ke diler, tumbuh dari September yang hanya 3.561 unit.
Sementara GVW lebih dari 24 ton terkirim 1.275 unit, melonjak dibanding bulan sebelumnya yang mencatat 953 unit.
Kemudian untuk truk GVW 10–24 ton menjadi penyumbang terkecil karena hanya meraih 471 unit. Meski demikian, catatan itu sudah lebih tinggi dibanding September yang cuma terkirim 355 unit.
Total penjualan truk secara wholesales pada Januari sampai Oktober 2025 adalah sebesar 45.466 unit, atau sekitar 7,2 persen dari total pasar di Tanah Air.
Pertumbuhan di segmen kendaraan komersial di Indonesia diperkirakan bakal terus berlanjut hingga Lebaran 2026. Hal ini karena pengusaha biasanya melakukan persiapan sejak jauh hari.
“Permintaan kendaraan komersial biasanya mengalami pertumbuhan empat bulan sebelum Lebaran, karena mereka harus mempersiapkan bisnisnya sebelum hari raya,” ujar Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT KTB.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan