Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Toyota global April 2024 mengalami penurunan karena adanya penundaan produksi beragam model
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global April 2024 mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pelemahan ini disebabkan oleh banyak hal seperti perang harga di China, penghentian produksi beberapa model hingga skandal uji keselamatan.
Berdasarkan laporan perusahaan, sepanjang April 2024 penjualan Toyota Group mencapai 835.788 unit atau turun 4,5 persen dibanding tahun lalu. Sementara total pencapaian pada Januari-April adalah 3.361.819 unit.
Sementara untuk Toyota hanya mencapai 797.097 unit atau turun 0,5 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Dengan ini maka total penjualan Toyota pada empat bulan pertama 2024 baru mencapai 3.198.505 unit, turun 0,1 persen.
Jika melihat lebih detail maka merosotnya permintaan di China dan Jepang menjadi penyebab terbesar. Padahal kedua pasar tersebut biasanya merupakan tulang punggung.
Tercatat permintaan kendaraan Toyota Motor di China pada April 2024 hanya sebesar 118.155 unit atau turun 27,3 persen dibanding periode sebelumnya. Angka ini tentu sangat disayangkan karena perusahaan telah melakukan beragam promo untuk mendongkrak pemintaan.
Indonesia yang menjadi pasar terbesar Toyota nomor dua di Asia hanya menyumbang 19.814 unit. Angka itu turun 18,6 persen dibanding April 2023.
Sedangkan permintaan di pasar Jepang juga jatuh 13,4 persen persen menjadi cuma 107.947 unit. Lemahnya permintaan diyakini karena adanya penundaan produksi Prius, Noah dan Voxy.
Untungnya permintaan di Amerika Serikat dan Eropa berhasil meningkat cukup tinggi. Dalam laporan disampaikan bahwa penjualan kendaraan di kawasan Amerika mencatat angka sebanyak 249.954 unit atau naik 15,7 unit.
Sementara pasar Eropa mencatatkan angka penjualan 90.982 unit, naik 19,9 persen dibanding April 2023. Toyota Yaris Cross, Corolla dan Rav4 menjadi model yang paling banyak dicari khususnya Prancis serta Jerman.
Sementara itu penjualan Daihatsu di April 2024 sebesar 30.078 unit, turun 54,4 persen. Januari-April 2024 mencapai 124.443, drop 58,6 persen.
Kemudian Hino penjualannya di April 2024 mencapai 8.613 unit atau naik 1,4 persen. Total pasar di Januari-April 2024 sebesar 38.871 unit, turun 11,2 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan