Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Toyota global April 2024 mengalami penurunan karena adanya penundaan produksi beragam model
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global April 2024 mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pelemahan ini disebabkan oleh banyak hal seperti perang harga di China, penghentian produksi beberapa model hingga skandal uji keselamatan.
Berdasarkan laporan perusahaan, sepanjang April 2024 penjualan Toyota Group mencapai 835.788 unit atau turun 4,5 persen dibanding tahun lalu. Sementara total pencapaian pada Januari-April adalah 3.361.819 unit.
Sementara untuk Toyota hanya mencapai 797.097 unit atau turun 0,5 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Dengan ini maka total penjualan Toyota pada empat bulan pertama 2024 baru mencapai 3.198.505 unit, turun 0,1 persen.
Jika melihat lebih detail maka merosotnya permintaan di China dan Jepang menjadi penyebab terbesar. Padahal kedua pasar tersebut biasanya merupakan tulang punggung.
Tercatat permintaan kendaraan Toyota Motor di China pada April 2024 hanya sebesar 118.155 unit atau turun 27,3 persen dibanding periode sebelumnya. Angka ini tentu sangat disayangkan karena perusahaan telah melakukan beragam promo untuk mendongkrak pemintaan.
Indonesia yang menjadi pasar terbesar Toyota nomor dua di Asia hanya menyumbang 19.814 unit. Angka itu turun 18,6 persen dibanding April 2023.
Sedangkan permintaan di pasar Jepang juga jatuh 13,4 persen persen menjadi cuma 107.947 unit. Lemahnya permintaan diyakini karena adanya penundaan produksi Prius, Noah dan Voxy.
Untungnya permintaan di Amerika Serikat dan Eropa berhasil meningkat cukup tinggi. Dalam laporan disampaikan bahwa penjualan kendaraan di kawasan Amerika mencatat angka sebanyak 249.954 unit atau naik 15,7 unit.
Sementara pasar Eropa mencatatkan angka penjualan 90.982 unit, naik 19,9 persen dibanding April 2023. Toyota Yaris Cross, Corolla dan Rav4 menjadi model yang paling banyak dicari khususnya Prancis serta Jerman.
Sementara itu penjualan Daihatsu di April 2024 sebesar 30.078 unit, turun 54,4 persen. Januari-April 2024 mencapai 124.443, drop 58,6 persen.
Kemudian Hino penjualannya di April 2024 mencapai 8.613 unit atau naik 1,4 persen. Total pasar di Januari-April 2024 sebesar 38.871 unit, turun 11,2 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 13:00 WIB
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru