Penjualan Mobil Tertekan Bikin Nilai Ekonomi RI Turun Rp 10 Triliun

Penjualan mobil di Indonesia mengalami tekanan hingga menyebabkan nilai ekonomi drop hingga Rp 10 triliun

Penjualan Mobil Tertekan Bikin Nilai Ekonomi RI Turun Rp 10 Triliun

KatadataOTO – Turunnya penjualan kendaraan di Indonesia berdampak luas terhadap perekonomian secara keseluruhan. Pasalnya dampak penurunan tidak hanya terdampak pada mobil tapi juga industri pendukung.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, total nilai ekonomi yang hilang mencapai triliunan rupiah. Hal tersebut tentu sangat disayangkan karena Tanah Air merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.

“Pasar otomotif di Indonesia turun 3,1 persen di 2024 dan berdampak pada hilangnya nilai ekonomi sebesar Rp 10 triliun,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di Jakarta (06/05).

Jumlah tersebut terdiri dari sektor hulu (logam, elektrolit dan karet) sebesar Rp 5,4 triliun serta hilir (logistik, perdagangan, servis) sebanyak Rp 4,6 triliun.

Serbuan Mobil Listrik China Bisa Dorong Penjualan, Ada Tapinya
Photo : KatadataOTO

Meski demikian dirinya masih optimis bahwa industri masih bisa tumbuh karena potensi pasar di Indonesia sangat besar. Pasalnya saat ini populasi Indonesia mencapai 278 juta jiwa atau yang terbesar di Asia Tenggara.

Namun rasio kepemilikan mobil di Tanah Air terbilang masih rendah sehingga potensi pertumbuhan kendaraan bermotor masih besar.

“Dalam konteks kendaraan listrik, tentu pemerintah tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar tapi juga menjelma sebagai basis produksi. Sejumlah langkah sudah dilakukan yang mencakup pengembangan industri otomotif dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan cukup besar di 2024 dibanding hasil di 2023. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales kendaraan periode Januari hingga Desember hanya 865.723 unit.

Itu artinya terjadi koreksi sebesar 140.079 unit atau sekitar 13,9 persen dari pencapaian sebelumnya sebanyak 1.005.802 unit. Meski demikian jumlah tersebut masih sesuai dengan target Gaikindo yang sudah direvisi yaitu sebanyak 850.000 unit.

Penjualan Chery 2024
Photo : KatadataOTO

Tekanan pada 2024 pun masih terasa dirasakan pada kuartal pertama 2025. Hal ini terlihat dari turunnya angka penjualan pada periode tersebut.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil periode Januari hingga Maret 2025 hanya 205.160 unit. Jumlah itu turun 4,7 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang mencapai 215.250 unit.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan