Kehadiran Ferrari Luce Sebabkan Saham Perusahaan Anjlok
28 Mei 2026, 07:00 WIB
BMW mengungkapkan alasan di balik terganggunya penjualan mobil mewah mereka di Indonesia jelang tutup tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BMW sebagai salah satu manufaktur mobil mewah di Indonesia mengungkapkan, situasi ekonomi di dalam negeri saat ini ternyata ikut mempengaruhi segmen premium.
Meskipun sebelumnya dampaknya tidak terlalu terlihat, BMW mengungkapkan ada alasan tersendiri di balik naik-turunnya penjualan mobil mewah di 2025.
Mengacu pada data Gaikindo, penjualan mobil mewah di Indonesia turun 33 persen pada Oktober 2025. Angka retail atau distribusi dari diler ke konsumennya tercatat 391 unit, sedangkan pada September sempat tembus 588 unit.
BMW bahkan mengalami penurunan paling tajam, dari 258 unit menjadi 172 unit sepanjang Oktober 2025.
“Sampai saat ini, kami melihatnya mungkin ada beberapa ya (konsumen menunda pembelian. Karena ada pelanggan BMW merupakan pelaku bisnis,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).
Pelaku usaha cenderung melakukan penundaan pembelian atau wait and see ketika melihat situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Dampaknya memang tidak separah yang dirasakan segmen menengah ke bawah, namun cukup dirasakan jelang akhir tahun.
Oleh karena itu BMW memastikan untuk menghadirkan berbagai program penjualan menarik guna menarik minat konsumen di segmen premium.
Misalnya melalui perhelatan BMW Festival of Joy di JIExpo Kemayoran pada 12-14 Desember 2025.
Di sana ada produk kendaraan lengkap dari BMW, Mini sampai sepeda motor dari BMW Motorrad. Pelanggan dapat mencoba langsung mobil yang diinginkan.
“Di BMW Festival of Joy itu akan menjadi exhibition dari BMW Group yang paling lengkap dalam hal display dan juga uji coba (test drive),” ungkap Jodie.
Terlepas dari kondisi ekonomi, Jodie menegaskan BMW masih jadi pemimpin di segmen premium di Indonesia, catatkan market share 49 persen.
“Pangsa pasar kita, kalau digabungkan dengan Mini bisa sampai 60 persen. Penjualan tahun ini kita tetap optimistis,” kata Jodie.
Sekadar informasi, BMW saat ini memasarkan berbagai model termasuk lini kendaraan listrik seperti iX dan i7.
Guna menjangkau lebih banyak konsumen termasuk generasi muda, BMW menghadirkan SUV bertenaga listrik dengan banderol paling terjangkau yakni iX1.
Ketika debut di pertengahan Mei 2024, BMW iX1 ditawarkan seharga Rp 1,44 miliar off the road.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Mei 2026, 07:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
20 April 2026, 07:00 WIB
18 April 2026, 08:42 WIB
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Terkini
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Motul menawarkan pelumas terbaru untuk motor 2Tak yang mengalami pembaruan mengikuti standar produk global
07 Juni 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez menunjukan kebangkitannya dengan meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026 pada akhir pekan ini
07 Juni 2026, 18:48 WIB
Omoda 9 PHEV diyakini segera masuk Indonesia dalam waktu dekat, berikut adalah bocoran spesifikasinya
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026