Penjualan Mobil Mewah Ikut Terganggu Imbas Melemahnya Ekonomi

BMW mengungkapkan alasan di balik terganggunya penjualan mobil mewah mereka di Indonesia jelang tutup tahun

Penjualan Mobil Mewah Ikut Terganggu Imbas Melemahnya Ekonomi
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BMW sebagai salah satu manufaktur mobil mewah di Indonesia mengungkapkan, situasi ekonomi di dalam negeri saat ini ternyata ikut mempengaruhi segmen premium.

Meskipun sebelumnya dampaknya tidak terlalu terlihat, BMW mengungkapkan ada alasan tersendiri di balik naik-turunnya penjualan mobil mewah di 2025.

Mengacu pada data Gaikindo, penjualan mobil mewah di Indonesia turun 33 persen pada Oktober 2025. Angka retail atau distribusi dari diler ke konsumennya tercatat 391 unit, sedangkan pada September sempat tembus 588 unit.

BMW bahkan mengalami penurunan paling tajam, dari 258 unit menjadi 172 unit sepanjang Oktober 2025.

Penjualan Mobil Mewah, BMW
Photo: KatadataOTO

“Sampai saat ini, kami melihatnya mungkin ada beberapa ya (konsumen menunda pembelian. Karena ada pelanggan BMW merupakan pelaku bisnis,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).

Pelaku usaha cenderung melakukan penundaan pembelian atau wait and see ketika melihat situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Dampaknya memang tidak separah yang dirasakan segmen menengah ke bawah, namun cukup dirasakan jelang akhir tahun.

Oleh karena itu BMW memastikan untuk menghadirkan berbagai program penjualan menarik guna menarik minat konsumen di segmen premium.

Misalnya melalui perhelatan BMW Festival of Joy di JIExpo Kemayoran pada 12-14 Desember 2025.

Di sana ada produk kendaraan lengkap dari BMW, Mini sampai sepeda motor dari BMW Motorrad. Pelanggan dapat mencoba langsung mobil yang diinginkan.

“Di BMW Festival of Joy itu akan menjadi exhibition dari BMW Group yang paling lengkap dalam hal display dan juga uji coba (test drive),” ungkap Jodie.

Terlepas dari kondisi ekonomi, Jodie menegaskan BMW masih jadi pemimpin di segmen premium di Indonesia, catatkan market share 49 persen. 

BMW
Photo: Istimewa

“Pangsa pasar kita, kalau digabungkan dengan Mini bisa sampai 60 persen. Penjualan tahun ini kita tetap optimistis,” kata Jodie.

Sekadar informasi, BMW saat ini memasarkan berbagai model termasuk lini kendaraan listrik seperti iX dan i7.

Guna menjangkau lebih banyak konsumen termasuk generasi muda, BMW menghadirkan SUV bertenaga listrik dengan banderol paling terjangkau yakni iX1.

Ketika debut di pertengahan Mei 2024, BMW iX1 ditawarkan seharga Rp 1,44 miliar off the road.


Terkini

news
MPMX

MPMX Dukung Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat NTT

MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

BMW Alih Strategi Setelah DIgempur Mobil Listrik Cina

Mobil Cina segmen premium yang masuk pasar Indonesia menjadi perhatian BMW di tengah era elektrifikasi

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 20 April 2026, Hari Konsumen Nasional

Masyarakat Ibu Kota terkhusus para pengguna kendaraan roda empat harus memilih rute karena ada ganjil genap Jakarta

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 20 April

Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat, berikut adalah jadwal dan lokasinya

news
SIM Keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 20 April 2026

Di awal pekan kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang

mobil
iCar

iCar V23 Pro Plus Collector Dikirim ke Konsumen, Stok Terbatas

Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia

mobil
Denza D9

BYD Punya 6 Opsi Nama Baru Denza untuk Pasar Indonesia

BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia

news
Harga BBM

Harga BBM BP AKR Naik Ikuti Pertamina di April 2026, Vivo Tetap

Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter