Cara Nyaman Road Trip Bareng Keluarga, Manfaatkan BNI TapCash
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BMW mengungkapkan alasan di balik terganggunya penjualan mobil mewah mereka di Indonesia jelang tutup tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BMW sebagai salah satu manufaktur mobil mewah di Indonesia mengungkapkan, situasi ekonomi di dalam negeri saat ini ternyata ikut mempengaruhi segmen premium.
Meskipun sebelumnya dampaknya tidak terlalu terlihat, BMW mengungkapkan ada alasan tersendiri di balik naik-turunnya penjualan mobil mewah di 2025.
Mengacu pada data Gaikindo, penjualan mobil mewah di Indonesia turun 33 persen pada Oktober 2025. Angka retail atau distribusi dari diler ke konsumennya tercatat 391 unit, sedangkan pada September sempat tembus 588 unit.
BMW bahkan mengalami penurunan paling tajam, dari 258 unit menjadi 172 unit sepanjang Oktober 2025.
“Sampai saat ini, kami melihatnya mungkin ada beberapa ya (konsumen menunda pembelian. Karena ada pelanggan BMW merupakan pelaku bisnis,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).
Pelaku usaha cenderung melakukan penundaan pembelian atau wait and see ketika melihat situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Dampaknya memang tidak separah yang dirasakan segmen menengah ke bawah, namun cukup dirasakan jelang akhir tahun.
Oleh karena itu BMW memastikan untuk menghadirkan berbagai program penjualan menarik guna menarik minat konsumen di segmen premium.
Misalnya melalui perhelatan BMW Festival of Joy di JIExpo Kemayoran pada 12-14 Desember 2025.
Di sana ada produk kendaraan lengkap dari BMW, Mini sampai sepeda motor dari BMW Motorrad. Pelanggan dapat mencoba langsung mobil yang diinginkan.
“Di BMW Festival of Joy itu akan menjadi exhibition dari BMW Group yang paling lengkap dalam hal display dan juga uji coba (test drive),” ungkap Jodie.
Terlepas dari kondisi ekonomi, Jodie menegaskan BMW masih jadi pemimpin di segmen premium di Indonesia, catatkan market share 49 persen.
“Pangsa pasar kita, kalau digabungkan dengan Mini bisa sampai 60 persen. Penjualan tahun ini kita tetap optimistis,” kata Jodie.
Sekadar informasi, BMW saat ini memasarkan berbagai model termasuk lini kendaraan listrik seperti iX dan i7.
Guna menjangkau lebih banyak konsumen termasuk generasi muda, BMW menghadirkan SUV bertenaga listrik dengan banderol paling terjangkau yakni iX1.
Ketika debut di pertengahan Mei 2024, BMW iX1 ditawarkan seharga Rp 1,44 miliar off the road.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia