Penjualan Isuzu di JAW 2022 Capai Ratusan Unit

Penjualan Isuzu di JAW 2022 terbilang laris karena berhasil mencatatkan angka hingga ratusan unit kendaraan

Penjualan Isuzu di JAW 2022 Capai Ratusan Unit
Adi Hidayat

TRENOTO – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berhasil menjual sedikitnya 256 unit kendaraan di ajang Jakarta Auto Week JAW (2022). Jumlah tersebut tentunya sangat baik karena pameran hanya berlangsung selama 9 hari.

Bila melihat lebih detail, maka penjualan Isuzu pada JAW 2022 didominasi oleh Elf dengan penjualan sebesar 182 unit. Sementara itu posisi berikutnya diisi oleh Isuzu Giga yang terjual 36 unit, Traga 32 unit dan Dmax 6 unit.

Hasil positif yang diraih pun membuat Isuzu semakin yakin bahwa industri otomotif di Indonesia mulai pulih. Tidak heran bila mereka yakin bahwa penjualan kendaraan akan meningkat bila dibandingkan tahun lalu.

Photo : Isuzu

Perlu diketahui bahwa Isuzu menargetkan Elf untuk menguasai pangsa pasar sebesar 25 persen. Sementara itu target Giga adalah menguasai pangsa pasar 14 persen dan Traga sebesar 35 persen dari total pasar.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan ritel Isuzu sepanjang Januari – Februari 2022 telah mencapai 4.359 unit. Jumlah tersebut cukup untuk menguasai pangsa pasar sebesar 2.9 persen dan membuat mereka duduk di posisi ketujuh penjualan otomotif Nasional.

“Para pemain kendaraan komersial di Indonesia sudah menemukan cara untuk bertahan. Segmen ini sudah mulai pulih dan tren terus membaik,” ungkap Yohanes Pratama, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation.

Ajang JAW 2022 tidak hanya dijadikan sebagai ajang penjualan kendaraan oleh Isuzu. Hal ini terljhat dari banyaknya program acara yang digelar guna mengedukasi masyarakat terkait penerapan Euro 4 untuk kendaraan diesel.

“Tujuan mengikuti pameran adalah mengkomunikasikan komitmen dan kesiapan Isuzu dalam menyongsong implementasi Euro 4 untuk kendaraan bermesin diesel,” ungkap Attias Asril, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Photo : Isuzu

Menurutnya, edukasi tersebut sangat penting karena masih banyak masyarakat khawatir penerapan aturan Euro 4 justru dapat membuat kendaraan menjadi lebih mudah rusak. Padahal selama ini kendaraan Isuzu sudah dilengkapi teknologi common rail yang menjadi kunci penerapan Euro 4.

Tak hanya itu, mereka juga telah melakukan beragam persiapan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah dengan memperbanyak ketersediaan suku cadang serta menambah pelatihan para teknisi.


Terkini

mobil
Mobil Listrik

Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV

Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif

mobil
BYD Haka Auto

Haka Auto Bakal Perbanyak Jaringan Diler BYD dan Denza di 2026

Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan

mobil
BYD

BYD Dikabarkan Bakal Luncurkan Mobil PHEV dengan Harga Terjangkau

BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 3 Maret 2026, Ada di MCD

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara