Banyak Tekanan, Honda Koreksi Target Penjualan 21 Persen
12 November 2025, 12:00 WIB
Penjualan Honda mengalami penurunan hingga 50 persen setelah program PPnBM DTP dihentikan Pemerintah awal 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat adanya penurunan pemesanan kendaraan di awal 2022. Hal ini disebabkan oleh aturan PPnBM yang telah habis masa berlakunya pada 31 Desember 2021.
Seperti diketahui bahwa HPM merupakan salah satu pabrikan mobil yang menerima relaksasi PPnBM 100 persen dari Pemerintah. Namun pada Januari 2022, penjualan Honda mengalami masalah karena beberapa produk mereka mengalami kenaikan harga.
"Saat ini kami masih menunggu keputusan Pemerintah mengenai PPnBM. Yang pasti kami akan mengikuti aturan dari Pemerintah ke depannya bagaimana," ucap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM kepada awak media di Cirebon, Jawa Barat (11/01/2022).
Menurutnya dengan adanya kenaikan harga beberapa produknya terkait relaksasi PPnBM yang telah habis masa berlakunya, terjadi koreksi jumlah pemesanan.
"Jumlah pesanan (spk) turun 50 persen dengan harga baru ini. Maka kami harapkan Pemerintah bisa segera memberikan keputusan," jelasnya.
Harga mobil Honda mulai Januari 2022 mengalami kenaikan dengan jumlah beragam. Khususnya model yang mendapat keringanan PPnBM DPT. Tercatat bahkan kenaikan mencapai Rp60 jutaan.
Sementara untuk Honda Mobilio tidak mengalami kenaikan harga alias tetap.
PPnBM DTP saat ini dikatakan masih digodok Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan. Disebutkan bahwa mobil rakyat (harga di bawah Rp250 juta diusulkan untuk PPnBM nol persen selamanya.
Selain itu mobil yang berhak menerima PPnBM nol persen, harus memenuhi kandungan lokal sebanyak 80 persen dan menggunakan mesin 1.500 cc.
Diskon PPnBM terbukti mampu memberikan dampak positif pada industri otomotif nasional. Lebih jauh industri pendukung juga merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut di atas.
Tingkat kandungan lokal yang tinggi, juga menujukkan bahwa produksi kendaraan mampu mendukung industri komponen dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 November 2025, 12:00 WIB
17 September 2025, 14:00 WIB
08 Juli 2025, 19:00 WIB
19 Juni 2025, 10:00 WIB
16 Juni 2025, 22:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara