Pabrik Toyota Indonesia Lahirkan Mobil Baru Dalam Hitungan Menit
29 September 2025, 08:00 WIB
Baik penjualan maupun produksi Toyota Agustus 2022 berhasil mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Produksi Toyota Agustus 2022 berhasil mengalami kenaikan secara global. Ini adalah pertama kalinya dalam lima bulan terakhir pabrikan asal Jepang tersebut mempu mencapai jumlah yang diharapkan.
Maklum Toyota Motor Corporation (TMC) memang harus bertahan menghadapi beragam hambatan. Salah satunya adalah masih berlangsungnya pandemi Covid-19 sehingga mengganggu rantai produksi khususnya di Asia Tenggara.
Dalam keterangan disampaikan bahwa sepanjang Agustus 2022, produksi mobil Toyota berhasil mencapai 766.683 unit. Jumlah ini 44 persen lebih tinggi bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Kabar baik juga datang dari sisi penjualan karena di bulan tersebut berhasil menorehkan angka 777.047 unit atau naik 3.8 persen. Ini adalah jumlah penjualan terbesar dalam 12 bulan terakhir.
Meski mengalami kenaikan, tetap saja Toyota masih harus menghadapi beragam tantangan ke depan. Mereka masih harus berhadapan dengan kelangkaan cip semikonduktor yang membayangi khususnya di Oktober 2022.
Kelangkaan tersebut pun membuat Toyota berinisiatif mengurangi target produksi kendaraan secara global. Dari sebelumnya 850.000 unit direduksi menjadi hanya 800.000 mobil.
Tak hanya itu, mereka juga telah menutup pabriknya yang berada di Saint Petersburg, Rusia. Kebijakan terpaksa dilaksanakan karena Toyota kesulitan mendapat bahan utama sehingga proses pembuatan mobil tidak dapat dilakukan.
Meski dirundung beragam tantangan, Toyota tetap konsisten mengejar target produksi hingga 9.7 juta kendaraan hingga akhir tahun fiskal yaitu Maret 2023. Semester kedua tahun fiskal pun diharapkan bisa menjadi penyelamat mereka.
“Industri otomotif saat ini masih mengalami kondisi naik turun. Kini bukan berarti buruk tetapi juga belum stabil sepenuhnya sehingga situasi masih tidak bisa diprediksi,” tegas Koichi Sugimoto, Senior Analyst Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co.e
Dengan segala ketidakpastian, bukan tidak mungkin di masa depan Toyota melakukan beragam perubahan strategi. Termasuk mengurangi target produksi yang tentunya sulit dicapai.
Selain itu, Toyota juga masih memiliki kesempatan meluncurkan beberapa model unggulan di beberapa negara. Langkah tersebut tentu akan berdampak positif karena mereka memang harus memanfaatkan segala kesempatan yang ada.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 September 2025, 08:00 WIB
03 Maret 2025, 16:00 WIB
02 Oktober 2024, 13:00 WIB
01 Agustus 2024, 16:00 WIB
27 Juni 2024, 19:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap
14 Februari 2026, 09:00 WIB
Denza memboyong MPV mewah D9 dan memperkenalkan produk SUV baru, Denza B5 di pameran BCA Expoversary 2026