Penjualan dan Produksi Toyota Agustus 2022 Meningkat

Baik penjualan maupun produksi Toyota Agustus 2022 berhasil mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya

Penjualan dan Produksi Toyota Agustus 2022 Meningkat
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 30 September 2022 | 19:08 WIB

TRENOTO – Produksi Toyota Agustus 2022 berhasil mengalami kenaikan secara global. Ini adalah pertama kalinya dalam lima bulan terakhir pabrikan asal Jepang tersebut mempu mencapai jumlah yang diharapkan.

Maklum Toyota Motor Corporation (TMC) memang harus bertahan menghadapi beragam hambatan. Salah satunya adalah masih berlangsungnya pandemi Covid-19 sehingga mengganggu rantai produksi khususnya di Asia Tenggara.

Dalam keterangan disampaikan bahwa sepanjang Agustus 2022, produksi mobil Toyota berhasil mencapai 766.683 unit. Jumlah ini 44 persen lebih tinggi bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.

Photo : Carscoops

Kabar baik juga datang dari sisi penjualan karena di bulan tersebut berhasil menorehkan angka 777.047 unit atau naik 3.8 persen. Ini adalah jumlah penjualan terbesar dalam 12 bulan terakhir.

Meski mengalami kenaikan, tetap saja Toyota masih harus menghadapi beragam tantangan ke depan. Mereka masih harus berhadapan dengan kelangkaan cip semikonduktor yang membayangi khususnya di Oktober 2022.

Kelangkaan tersebut pun membuat Toyota berinisiatif mengurangi target produksi kendaraan secara global. Dari sebelumnya 850.000 unit direduksi menjadi hanya 800.000 mobil.

Tak hanya itu, mereka juga telah menutup pabriknya yang berada di Saint Petersburg, Rusia. Kebijakan terpaksa dilaksanakan karena Toyota kesulitan mendapat bahan utama sehingga proses pembuatan mobil tidak dapat dilakukan.

Photo : Carscoops

Meski dirundung beragam tantangan, Toyota tetap konsisten mengejar target produksi hingga 9.7 juta kendaraan hingga akhir tahun fiskal yaitu Maret 2023. Semester kedua tahun fiskal pun diharapkan bisa menjadi penyelamat mereka.

“Industri otomotif saat ini masih mengalami kondisi naik turun. Kini bukan berarti buruk tetapi juga belum stabil sepenuhnya sehingga situasi masih tidak bisa diprediksi,” tegas Koichi Sugimoto, Senior Analyst Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co.e

Dengan segala ketidakpastian, bukan tidak mungkin di masa depan Toyota melakukan beragam perubahan strategi. Termasuk mengurangi target produksi yang tentunya sulit dicapai.

Selain itu, Toyota juga masih memiliki kesempatan meluncurkan beberapa model unggulan di beberapa negara. Langkah tersebut tentu akan berdampak positif karena mereka memang harus memanfaatkan segala kesempatan yang ada.


Terkini

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk