Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Toyota global semester 1 2024 mengalami penurunan akibat adanya tantangan dari pasar China dan Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global semester 1 2024 behasil menjadi yang terbesar di dunia, mengalahkan kompetitor asal Jerman yaitu Volkswagen AG. Pabrikan asal Jepang tersebut tercatat berhasil melepas 5,16 juta unit kendaraan pada periode Januari hingga Juni 2024.
Meski demikian penjualan tersebut sebenarnya mengalami penurunan 4,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Situasi ini disebabkan oleh beragam hal termasuk adanya skandal kualitas dan lesunya permintaan di China.
Sedangkan Volkswagen AG sebagai kompetitor terdekatnya hanya berhasil melepas 4,37 juta unit di semester 1 2024. Dilansir dari Kyodo News, pabrikan asal Jerman tersebut juga mengalami penurunan dari sebelumnya 4,37 juta unit.
Sementara untuk produksi kendaraan Toyota mengalami penurunan 9,8 persen menjadi hanya 5,07 unit dalam enam bulan pertama.
Penjualan Toyota Group di Jepang merosot sebesar 32 persen menjadi hanya 823.595 unit. Hal ini disebabkan Daihatsu sempat menghentikan produksi setelah adanya skandal keselamatan dan baru beroperasi kembali pada awal Mei.
Toyota juga menghentikan beberapa produksi di Jepang setelah adanya pengujian kendaraan tidak sesuai standar pemerintah. Situasi tersebut bahkan berdampak pada Prius Hybrid yang sekarang sedang populer.
Tantangan juga datang di pasar otomotif terbesar di dunia yaitu China. Penjualan Toyota Group mengalami penurunan 10,8 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Perang harga yang semakin ketat ditambah banyaknya kemunculan produsen mobil listrik membuat mereka kesulitan berkompetisi.
Meski demikian, mobil Toyota cukup diterima positif oleh pasar international. Pasalnya penjualan mereka meningkat 3,1 persen serta mencetak rekor 4,34 juta unit berkat tingginya permintaan di Amerika dan Eropa.
Bahkan di kawasan Amerika Utara, penjualan kendaraan meningkat 14,6 persen untuk merek Toyota dan Lexus. Mobil hybrid yang ditawarkan dinilai menjadi alternatif dibandingkan Battery Electric Vehicle.
Jika dihitung secara terpisah maka pada semester 1 2024 Toyota serta Lexus telah melepas 4,89 juta unit. Sementara Daihatsu 210.910 unit dan Hino 59.273 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot