Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Toyota global semester 1 2024 mengalami penurunan akibat adanya tantangan dari pasar China dan Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global semester 1 2024 behasil menjadi yang terbesar di dunia, mengalahkan kompetitor asal Jerman yaitu Volkswagen AG. Pabrikan asal Jepang tersebut tercatat berhasil melepas 5,16 juta unit kendaraan pada periode Januari hingga Juni 2024.
Meski demikian penjualan tersebut sebenarnya mengalami penurunan 4,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Situasi ini disebabkan oleh beragam hal termasuk adanya skandal kualitas dan lesunya permintaan di China.
Sedangkan Volkswagen AG sebagai kompetitor terdekatnya hanya berhasil melepas 4,37 juta unit di semester 1 2024. Dilansir dari Kyodo News, pabrikan asal Jerman tersebut juga mengalami penurunan dari sebelumnya 4,37 juta unit.
Sementara untuk produksi kendaraan Toyota mengalami penurunan 9,8 persen menjadi hanya 5,07 unit dalam enam bulan pertama.
Penjualan Toyota Group di Jepang merosot sebesar 32 persen menjadi hanya 823.595 unit. Hal ini disebabkan Daihatsu sempat menghentikan produksi setelah adanya skandal keselamatan dan baru beroperasi kembali pada awal Mei.
Toyota juga menghentikan beberapa produksi di Jepang setelah adanya pengujian kendaraan tidak sesuai standar pemerintah. Situasi tersebut bahkan berdampak pada Prius Hybrid yang sekarang sedang populer.
Tantangan juga datang di pasar otomotif terbesar di dunia yaitu China. Penjualan Toyota Group mengalami penurunan 10,8 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Perang harga yang semakin ketat ditambah banyaknya kemunculan produsen mobil listrik membuat mereka kesulitan berkompetisi.
Meski demikian, mobil Toyota cukup diterima positif oleh pasar international. Pasalnya penjualan mereka meningkat 3,1 persen serta mencetak rekor 4,34 juta unit berkat tingginya permintaan di Amerika dan Eropa.
Bahkan di kawasan Amerika Utara, penjualan kendaraan meningkat 14,6 persen untuk merek Toyota dan Lexus. Mobil hybrid yang ditawarkan dinilai menjadi alternatif dibandingkan Battery Electric Vehicle.
Jika dihitung secara terpisah maka pada semester 1 2024 Toyota serta Lexus telah melepas 4,89 juta unit. Sementara Daihatsu 210.910 unit dan Hino 59.273 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 11:00 WIB
21 Januari 2026, 11:00 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki eVitara dikabarkan bakal meluncur di Indonesia International Motor Show 2026 dengan status impor CBU
30 Januari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia resmikan komunitas J5 Evo yang akan jadi wadah para pemilik kendaraan listrik terbaru mereka
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Xpeng P7 jadi opsi baru sedan bertenaga listrik untuk konsumen Indonesia, berikut rangkuman spesifikasinya
30 Januari 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi New Pajero Sport banyak dipilih masyarakat untuk menjadi teman sejati di setiap perjalanan
30 Januari 2026, 08:00 WIB
Konsumen bisa memanfaatkan diskon new Mitsubishi Xpander untuk memiliki mobil baru dan digunakan saat Lebaran
30 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda dikabarkan baru saja mendapatkan tanda tangan Fabio Quartararo untuk dua musim atau sampai 2028
30 Januari 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat sebab tidak ada dispensasi, manfaatkan fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
30 Januari 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung guna melayani pengendara di Kota Kembang