GAC Indonesia Akui Bakal Hadapi Beragam Tantangan di 2026
19 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Toyota global semester 1 2024 mengalami penurunan akibat adanya tantangan dari pasar China dan Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global semester 1 2024 behasil menjadi yang terbesar di dunia, mengalahkan kompetitor asal Jerman yaitu Volkswagen AG. Pabrikan asal Jepang tersebut tercatat berhasil melepas 5,16 juta unit kendaraan pada periode Januari hingga Juni 2024.
Meski demikian penjualan tersebut sebenarnya mengalami penurunan 4,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Situasi ini disebabkan oleh beragam hal termasuk adanya skandal kualitas dan lesunya permintaan di China.
Sedangkan Volkswagen AG sebagai kompetitor terdekatnya hanya berhasil melepas 4,37 juta unit di semester 1 2024. Dilansir dari Kyodo News, pabrikan asal Jerman tersebut juga mengalami penurunan dari sebelumnya 4,37 juta unit.
Sementara untuk produksi kendaraan Toyota mengalami penurunan 9,8 persen menjadi hanya 5,07 unit dalam enam bulan pertama.
Penjualan Toyota Group di Jepang merosot sebesar 32 persen menjadi hanya 823.595 unit. Hal ini disebabkan Daihatsu sempat menghentikan produksi setelah adanya skandal keselamatan dan baru beroperasi kembali pada awal Mei.
Toyota juga menghentikan beberapa produksi di Jepang setelah adanya pengujian kendaraan tidak sesuai standar pemerintah. Situasi tersebut bahkan berdampak pada Prius Hybrid yang sekarang sedang populer.
Tantangan juga datang di pasar otomotif terbesar di dunia yaitu China. Penjualan Toyota Group mengalami penurunan 10,8 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Perang harga yang semakin ketat ditambah banyaknya kemunculan produsen mobil listrik membuat mereka kesulitan berkompetisi.
Meski demikian, mobil Toyota cukup diterima positif oleh pasar international. Pasalnya penjualan mereka meningkat 3,1 persen serta mencetak rekor 4,34 juta unit berkat tingginya permintaan di Amerika dan Eropa.
Bahkan di kawasan Amerika Utara, penjualan kendaraan meningkat 14,6 persen untuk merek Toyota dan Lexus. Mobil hybrid yang ditawarkan dinilai menjadi alternatif dibandingkan Battery Electric Vehicle.
Jika dihitung secara terpisah maka pada semester 1 2024 Toyota serta Lexus telah melepas 4,89 juta unit. Sementara Daihatsu 210.910 unit dan Hino 59.273 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 11:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI