Pabrik BYD Subang Siap Produksi Beberapa Model di Kuartal 1 2026
17 Januari 2026, 08:00 WIB
Penjualan BYD April 2025 berhasil kuasai pasar mobil listrik Eropa dan menyingkirkan Tesla dari pucuk kepemimpinan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan BYD lampaui Tesla dan berhasil menjadi pabrikan terbesar di Eropa pada April 2025. Ini adalah kali pertama produsen mobil listrik asal Cina tersebut unggul di benua biru.
Dilansir Reuters, BYD berhasil menjual sedikitnya 7.231 unit mobil listrik di Eropa. Jumlah itu unggul tipis dari Tesla karena cuma mampu melepas 7.165 unit sepanjang April 2025.
Jato Dymamics, perusahaan penyedia data mengungkap bahwa permintaan terhadap Tesla memang mulai melemah. Hal ini disebabkan oleh pilihan produk yang mulai menua dan sentimen negatif terhadap pergerakan politik Elon Musk.
"Ini adalah momen penting bagi sektor otomotif Eropa mengingat Tesla sudah memimpin pasar kendaraan listrik selama beberapa tahun. Sementara BYD baru beroperasi di luar Norwegia dan Belanda pada akhir 2022,” ungkap Felipe Munoz, analis global Jato Dynamics dilansir Reuters (22/05).
Tak hanya itu, permintaan kendaraan listrik di Eropa yang biasanya stabil tiba-tiba melonjak 28 persen sejak April tahun lalu. Sebagian besar didorong oleh merek asal Cina.
Walau Eropa memberlakukan tarif pada kendaraan listrik buatan Cina, permintaan tetap meningkat 59 persen dibanding April 2024. Sementara produsen dari Eropa, Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat hanya tumbuh 26 persen.
Tak hanya di Eropa, BYD juga sudah menjadi pabrikan mobil listrik terbesar di Indonesia. Hal ini terlihat dari data Gaikindo yang menunjukkan retail sales mereka sudah mencapai 8.894 unit serta menguasai marketshare sebesar 3,3 persen.
Sementara wholesales BYD juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski hanya mengandalkan mobil listrik, dalam empat bulan pertama di 2025 mereka telah mengirim 9.214 unit atau 3,6 persen dari total pasar nasional.
Pencapaian itu cukup untuk membuat mereka duduk di posisi keenam pabrikan terlaris di Indonesia.
Guna mempertahankan posisinya, BYD pun mulai gencar meluncurkan produk baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Unit teranyarnya adalah Seal 2025 yang baru hadir beberapa waktu lalu.
Model tersebut dibekali suspensi DiSus Intelligent Body Control System (DiSus System) yang dirancang untuk mengurangi guncangan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Januari 2026, 08:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada