Pemesanan Tesla Cybertruck 1.9 Juta, Indennya 5 Tahun

Pemesanan Tesla Cybertruck diklaim sangat banyak mencapai 1.9 juta, padahal konsumen harus inden 5 tahun

Pemesanan Tesla Cybertruck 1.9 Juta, Indennya 5 Tahun

TRENOTO – Meski produksinya sempat mangkrak ternyata antusiasme penggemar Tesla belum redup. Pasalnya pemesanan Tesla Cybertruck sampai hari ini sudah mencapai 1.9 juta.

Elon Musk, CEO Tesla sendiri sebelumnya sempat mengklaim bahwa permintaan terhadap cybertruck sangat lepas kendali. Padahal waktu indennya terbilang lama yakni 5 tahun.

Menurutnya ada beberapa hal jadi daya tarik tersendiri dan hadirnya banyak teknologi unik yang disematkan pada mobil tersebut.

“Saya ingin menekankan bahwa Cybertruck punya banyak teknologi baru, sangat banyak. Tampilannya tidak terlihat seperti mobil lain,” ucapnya dikutip dari Teslarati, Selasa (25/7).

Tesla Cybertruck mangkrak alias terus ditunda produksinya
Photo : Istimewa

Terhitung per 21 Juli 2023 jumlah reservasinya tercatat mencapai 1.94 jutaan, dengan total keuntungan setara US$194 juta atau Rp2.9 triliun.

Sebagai perbandingan pada Mei 2021 atau 18 bulan setelah debutnya, Cybertruck berhasil mengumpulkan 1 jutaan pemesanan alias pre-order.

Baca Juga : Tesla Hapus Jadwal Produksi Cybertruck, Masa Depan Terancam

Elon mengaku produksi pikap listrik tersebut akan berlangsung hati-hati dan berharap tidak akan ada banyak kendala berarti ke depannya.

Pihak Tesla sendiri masih enggan membeberkan lebih lanjut terkait harga dan spesifikasi Cybertruck, namun menegaskan pengiriman akan mulai dilakukan akhir tahun ini.

Produksi Sempat Berhenti

Di awal 2022 jadwal produksi Cybertruck sempat ditunda secara terus-menerus, bahkan dihapus menyusul pernyataan Elon bahwa tidak akan ada mobil baru keluar di 2022 termasuk truk listrik tersebut.

Saat itu Tesla masih berfokus meningkatkan produksi model terdahulu yang sudah banyak dikenal.

Sementara di Indonesia sejumlah pejabat juga diketahui tertarik untuk memiliki Cybertruck, salah satunya Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI. Untuk diketahui konsumen berminat bisa membayar uang muka sebesar Rp100 juta.

Tesla hapus jadwal produksi Cybertruck
Photo : Istimewa

Pikap ini dijual oleh IU (importir umum) Prestige Motorcars yang juga sudah memasarkan SUV listrik Tesla untuk konsumen Tanah Air. Bicara soal harga ada kemungkinan bakal mendekati Rp2 miliar OTR (on the road) DKI Jakarta.

Beberapa model mobil Tesla diboyong Prestige Motorcars di antaranya adalah Model Y dan Model 3.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025