Pemesanan Chery Omoda E5 Tembus 1.000 SPK

Pemesanan Chery Omoda E5 tembus 1.000 SPK dan produksi saat ini sudah mulai normal setelah libur Lebaran

Pemesanan Chery Omoda E5 Tembus 1.000 SPK
Adi Hidayat

KatadataOTO – Permintaan masyarakat terhadp Chery Omoda E5 diklaim sudah lebih dari 1000 unit. Jumlah itu dinilai sudah sangat besar mengingat pasar kendaraan listrik yang masih terbilang cukup kecil.

Tingginya permintaan tersebut disebabkan oleh momen peluncurkannya yang dianggap tepat yaitu saat pameran dan menjelang Lebaran. Hal ini disampaikan Faesal Khadapi, Regional Manager Regional 2 PT Chery Sales Indonesia.

“Chery Omoda E5 meluncur di IIMS 2024 pada Februari lalu di Maret merupakan bulan Ramadan yang permintaan kendaraan sangat tinggi. Jadi pemesanan memang sangat besar dan di luar dugaan,” ungkapnya.

Situasi tersebut membuat waktu inden mobil berpotensi menjadi lama. Pasalnya pelanggan harus menunggu sesuai dengan urutan pemesanan.

Chery Omoda E5
Photo : KatadataOTO

“Untuk masa inden tergantung lokasi diler karena kalau di Jakarta tentu kami prioritaskan karena kebanyakan unit memang ada di Jabodetabek. Tapi kalau kapan pastinya tidak bisa saya sampaikan karena tergantung kebijakan jaringan,” ungkapnya.

Meski demikian dirinya memastikan bahwa produksi berjalan lancar sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama. Hal ini untuk mengurangi risiko munculnya ketidakpuasan pada pelanggan.

“Kami terus kontrol pabrik agar tetap memberi yang terbaik. Apalagi baru libur Lebaran sehingga sempat ada pemberhentian produksi,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia resmi meluncurkan mobil listrik pertama di Indonesua mereka yaitu Omoda E5 pada ajang IIMS 2024. Kendaraan tersebut dirakit langsung di Tanah Air dengan memanfaatkan fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor.

Mobil ini memanfaatkan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 60 kWh cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 430 km dalam kondisi penuh. Daya tersebut kemudian disalurkan ke motor elektrik yang sanggup melepas tenaga 201 hp dan torsi puncak 340 Nm.

Harga Omoda E5
Photo : KatadataOTO

Besarnya performa membuat mobil dapat melesat dengan cukup kencang. Pabrikan mengklaim bahwa kecepatan 100 km per jam bisa dicapai dalam waktu tujuh detik dari posisi diam.

Chery Sales Indonesia pun memberikan beberapa program menarik agar bisa mendapat kepercayaan dari pelanggan. Mulai dari garansi baterai selama delapan tahun, jaminan kendaraan enam tahun atau 160.000 km hingga gratis biaya jasa dan suku cadang lima tahun atau 75.000 km.


Terkini

mobil
BYD

Spesifikasi BYD M6 DM Paling Murah Yang Dijual Rp 298 Juta

Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi

otosport
AHRT

AHRT Sukses Amankan Tiga Podium di Ajang FIM ARRC 2026

AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung 15 Juni 2026, Sebelum Libur

Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 15 Juni 2026, Besok Libur Lagi

Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Senin 15 Juni 2026

Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini

mobil
BYD Dolphin PHEV

BYD Dolphin PHEV Resmi Meluncur, Segini Harganya

BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik

motor
Kawasaki

Alasan Nama Kawasaki Absen di Modenas Brusky 125

Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia

otosport
AHRT

Dua Rider Astra Honda Racing Team Naik Podium di ARRC Motegi

Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan