Alasan DFSK Pede Bisa Jual SUV PHEV di Indonesia
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Chery tidak paksa diler siapkan fasilitas untuk kendaraan listrik karena pasarnya belum terlalu besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Chery tidak paksa diler siapkan fasilitas untuk kendaraan listrik karena pasar Battery Electric Vehicle di Indonesia masih belum besar. Hal ini disampaikan Setia Hariadi, Head of Dealer and Networking PT Chery Sales Indonesia siang hari tadi.
Menurutnya fasilitas untuk kendaraan listrik bisa dibangun secara bertahap di masa depan. Dengan demikian diler bisa menyesuaikan kebutuhan pasar.
“Kami tidak memaksa diler memberikan fasilitas untuk kendaraan listrik karena mereka harus menghitung pasarnya. Saat ini market size BEV belum besar jadi kalau tetap didorong maka fasilitasnya jadi mubazir,” ungkapnya (25/04).
Ia pun menambahkan bahwa saat ini baru ada 17 diler Chery yang bisa melayani mobil listrik di seluruh Indonesia. Jumlah itu akan bertambah menjadi 37 di akhir tahun karena ada beberapa jaringan berkomitmen melakukan investasi tambahan.
Tak hanya itu pihaknya juga terus bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyediakan fasilitas pengisian daya. Sehingga diharapkan ekosistem kendaraan listrik bisa tumbuh lebih cepat.
“Kami ada rencana berkolaborasi dengan PLN membangun SPKLU di area-area tertentu tapi ini masih dalam proses pengajuan. Kami yakin ke depan bisa membangun infrastruktur bersama merek-merek lain karena bagaimana pun BUMN tersebut telah membantu diler yang akan menyediakan EV Charger melalui beragam diskon,” tambah Setia Hariadi.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia telah menghadirkan mobil listrik pertama mereka yaitu Omoda E5 pada ajang IIMS 2024. Mobil tersebut dibekali baterai lithium iron phosphate berkapasitas 60 kWh cukup buat menjelajah sampai 430 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Tenaga motor elektrik di 201 hp dan punya torsi puncak 340 Nm. Akselerasi mobil dari 0-100 km per jam bisa ditempuh dalam waktu tujuh detik.
Guna memberi ketenangan pada pelanggan, perusahaan asal China tersebut memberikan garansi baterai seumur hidup. Tetapi kemudahan itu hanya ditawarkan pada 1.000 pemilik kendaraan pertama.
Selain itu pelanggan juga berhak atas garansi kendaraan selama enam tahun atau 160.000 km. Kemudian tersedia pula gratis biaya jasa dan suku cadang selama lima tahun atau 75.000 km.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 08:02 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur