Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Chery tidak paksa diler siapkan fasilitas untuk kendaraan listrik karena pasarnya belum terlalu besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Chery tidak paksa diler siapkan fasilitas untuk kendaraan listrik karena pasar Battery Electric Vehicle di Indonesia masih belum besar. Hal ini disampaikan Setia Hariadi, Head of Dealer and Networking PT Chery Sales Indonesia siang hari tadi.
Menurutnya fasilitas untuk kendaraan listrik bisa dibangun secara bertahap di masa depan. Dengan demikian diler bisa menyesuaikan kebutuhan pasar.
“Kami tidak memaksa diler memberikan fasilitas untuk kendaraan listrik karena mereka harus menghitung pasarnya. Saat ini market size BEV belum besar jadi kalau tetap didorong maka fasilitasnya jadi mubazir,” ungkapnya (25/04).
Ia pun menambahkan bahwa saat ini baru ada 17 diler Chery yang bisa melayani mobil listrik di seluruh Indonesia. Jumlah itu akan bertambah menjadi 37 di akhir tahun karena ada beberapa jaringan berkomitmen melakukan investasi tambahan.
Tak hanya itu pihaknya juga terus bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyediakan fasilitas pengisian daya. Sehingga diharapkan ekosistem kendaraan listrik bisa tumbuh lebih cepat.
“Kami ada rencana berkolaborasi dengan PLN membangun SPKLU di area-area tertentu tapi ini masih dalam proses pengajuan. Kami yakin ke depan bisa membangun infrastruktur bersama merek-merek lain karena bagaimana pun BUMN tersebut telah membantu diler yang akan menyediakan EV Charger melalui beragam diskon,” tambah Setia Hariadi.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia telah menghadirkan mobil listrik pertama mereka yaitu Omoda E5 pada ajang IIMS 2024. Mobil tersebut dibekali baterai lithium iron phosphate berkapasitas 60 kWh cukup buat menjelajah sampai 430 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Tenaga motor elektrik di 201 hp dan punya torsi puncak 340 Nm. Akselerasi mobil dari 0-100 km per jam bisa ditempuh dalam waktu tujuh detik.
Guna memberi ketenangan pada pelanggan, perusahaan asal China tersebut memberikan garansi baterai seumur hidup. Tetapi kemudahan itu hanya ditawarkan pada 1.000 pemilik kendaraan pertama.
Selain itu pelanggan juga berhak atas garansi kendaraan selama enam tahun atau 160.000 km. Kemudian tersedia pula gratis biaya jasa dan suku cadang selama lima tahun atau 75.000 km.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Wuling Eksion mendapatkan respons yang positif dari para konsumen di Tanah Air, ribuan unit terpesan
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta