Jumlah Ekspor Mobil Januari 2026 Turun, Toyota Paling Terdampak
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Penjualan global Omoda dan Jaecoo di September 2025 berhasil mencatat hasil positif hingga pecahkan rekor baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Omoda dan Jaecoo berhasil mencatatkan angka penjualan global yang positif di September 2025. Pasalnya kedua brand kendaraan asal Cina tersebut berhasil mencatat angka penjualan sebesar 32.840 unit di seluruh dunia.
Angka tersebut diklaim merupakan pencapaian tertinggi buat kedua perusahaan. Dalam 29 bulan sejak diluncurkan, total penjualan global Omoda dan Jaecoo sudah menjadi 244.522 unit atau tumbuh 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Catatan ini disebabkan banyak hal khususnya pertumbuhan di beberapa negara penting. Di Meksiko misalnya, terjadi lonjakan permintaan sebesar 40 persen dibanding sebelumnya.
Kemudian Thailand juga mencatat penjualan cukup besar karena berhasil menjual lebih dari 4.000 unit dalam satu bulan.
Di Eropa, Omoda dan Jaecoo juga mencatat tren positif meski pasar mengalami tekanan. Sebanyak 11.663 unit diekspor ke kawasan ini sepanjang September 2025.
Faktor pendorong lain dari pertumbuhan ini adalah tingginya permintaan pasar global terhadap New Energy Vehicles. Pada September penjualannya sudah mencapai 18.999 unit atau 57 persen dari total penjualan global Omoda dan Jaecoo.
Dari Januari hingga September, total penjualan NEV Omoda dan Jaecoo sudah menembus 110.000 unit. Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Jaecoo J7 SHS karena telah tejual 6.471 unit secara global.
Berkat ini maka total penjualan Jaecoo sepanjang 2025 adalah 70.000 unit dan tersebar di berbagai negara. Mulai dari Inggris, Spanyol, Italia, Malaysia, Thailand, Australia, Brasil, hingga Meksiko.
Teknologi Super Hybrid System (SHS) yang diusung J7 menjadi daya tarik utama. Sistem ini memungkinkan efisiensi bahan bakar optimal sehingga jarak tempuhnya menjadi lebih panjang.
Model ini sudah diluncurkan di Indonesia sejak pertengahan 2025. Mobil ini memadukan mesin turbocharged 1.500 cc dengan baterai LFP 18,3 kWh.
Kombinasi keduanya disebut membuat mobil bisa menjelajah 1.300 km dalam sekali pengecasan serta pengisian tangki bensin secara penuh.
Bicara fitur-fitur, Jaecoo J7 disematkan 19 fungsi ADAS mencakup blind spot detection, lane keep assist, traffic jam assist sampai delapan titik airbag.
Lalu ada kamera panoramik 540 derajat yang menampilkan kondisi sekitar kendaraan melalui layar sentuh 14,8 inci serta terintegrasi Apple CarPlay maupun Android Auto nirkabel.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 11:01 WIB
19 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga