Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berusaha menjaga kinerja positif. Seperti dalam hal ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU).
Jenama asal Jepang tersebut terus bersinergi bersama rantai pasok lokal. Kemudian turut menggandeng para pemangku kepentingan.
Hal itu demi menjaga daya saing industri otomotif. Apalagi di tengah kondisi yang sulit seperti sekarang.
Menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota berhasil mengapalkan 145 ribuan unit mobil ke pasar global sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Disebut ada kenaikan sebesar 10,7 persen pada semester pertama 2026, jika dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu.
Capaian di atas menjadi bagian dari kontribusi Toyota dalam mendukung kinerja ekspor otomotif nasional.
Apalagi mereka sudah mencatatkan kontribusi hingga 57,6 persen dari total ekspor CBU Indonesia yang mencapai 251 ribuan unit.
Secara keseluruhan, ekspor otomotif Indonesia bertumbuh sampai 7,7 persen pada semester pertama 2026.
“Konsistensi kinerja ekspor tidak terlepas dari hasil kerja keras anak bangsa dan kolaborasi yang melibatkan lebih dari 700 rantai pasok lokal,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN, Senin (27/07).
Nandi menjelaskan kalau Toyota, berkolaborasi dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam memproduksi kendaraan.
Selain itu, mereka turut mendapat dukungan dari Pemerintah Indonesia sehingga mampu meraih hasil positif.
“Bersama-sama, seluruh elemen tersebut berperan dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional di tengah dinamika geopolitik global,” tutur Nandi.
Lebih jauh disebutkan, pertumbuhan ekspor Toyota pada paruh pertama 2026 didorong oleh permintaan yang kuat dari berbagai negara tujuan.
Seperti kawasan Asia dengan kontribusi 57,8 persen, Amerika sebesar 29,5 persen dan kawasan Timur Tengah mencapai 12 persen.
Selain itu, tidak lepas dari permintaan di pasar domestik, peningkatan kandungan lokal, ekosistem industri serta kebijakan yang mendukung pengembangan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
20 Juli 2026, 20:33 WIB
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Terkini
28 Juli 2026, 06:31 WIB
Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi
28 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor
28 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah
27 Juli 2026, 22:39 WIB
BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen
27 Juli 2026, 14:14 WIB
GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya