BYD Linghui Resmi Debut, Ada Empat Model Baru Khusus Taksi
02 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah melalui kementerian investasi dan BKPM meminta Geely untuk mendirikan pabrikan mandiri di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Setelah sempat pergi dari Indonesia, Geely kini akhirnya kembali. Mereka langsung memboyong mobil listrik, yakni EX5.
Keputusan di atas disambut cukup positif oleh sebagian pihak. Tak terkecuali menuai respon dari pemerintah Indonesia.
Mereka pun berharap Geely mau menanamkan uangnya di dalam negeri, tidak hanya sekadar menumpang produksi saja.
“Tentu kita mendorong agar mereka bisa buka pabrik, karena ini tentunya akan menentramkan bagi konsumen,” unkap Cahyo Purnomo, Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika Kementerian Investasi serta BKPM saat acara peluncuran Geely EX5 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Cahyo menilai jika Geely membangun fasilitas produksi di Tanah Air, bakal memberikan berbagai keuntungan bagi pengguna EV (Electric Vehicle) mereka.
Seperti halnya ketika konsumen mengalami kendala atau kerusakan. Sparepart yang diperlukan bisa langsung dikirim
Jadi tidak perlu menunggu waktu lama karena harus dikirim terlebih dahulu dari luar negeri. Dengan begitu konsumen dipercaya bakal merasa nyaman menggunakan mobil listrik Geely.
Meski begitu Cahyo tidak memberikan target kapan Geely harus membangun pabrik mandiri. Dia hanya ingin langkah di atas diwujudkan sesegera mungkin.
Mengingat ini akan terkait dengan insentif mobil listrik yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto di 2025. Seperti potongan pajak sampai pembebasan bea masuk.
“Insentif itu dapat kami berikan ke Geely sepanjang memenuhi persyaratan. Kalau kita lihat seperti perusahaan BYD, mereka janji pada akhir Desember pabriknya akan selesai,” lanjut Cahyo.
Melihat kasus BYD, Cahyo pun berharap Geely mau mencontoh kompatriot mereka dari daratan Tiongkok.
“Sebagai pendatang baru, jika Geely mengajukan insentif bisa disesuaikan dengan rencana mereka. Kami berharap semakin cepat pabrik dibangun semakin baik,” tegas Cahyo.
Sekadar informasi, Geely sudah melakukan kolaborasi dengan PT HIM (Handal Indonesia Motor). Nantinya mobil listrik EX5 bakal diproduksi di Pondok Ungu, Bekasi, Jakarta Barat.
Namun proses perakitan baru akan berjalan pada kuartal kedua. Sehingga di awal-awal mereka masih mendatangkan Geely EX5 dengan status CBU (Completely Built Up) dari China.
Kerja sama dengan Handal dipercaya sebagai usaha Geely agar tetap eksis di Tanah Air. Kemudian mendukung perkembangan industri otomotif di dalam negeri.
Sekadar informasi dalam kerja sama mereka, Geely bakal menghadirkan ruang penelitian maupun pengembangan independent. Hal tersebut guna memenuhi komitmen membawa fitur-fitur terkini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 19:00 WIB
02 Februari 2026, 16:00 WIB
02 Februari 2026, 15:00 WIB
02 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Meskipun belum ada kesepakatan, Fabio Quartararo tak menampik Honda jadi salah satu tim yang dia pertimbangkan
03 Februari 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah seperti Mercedes-Benz menilai konsumen tunda pembelian karena ketidakstabilan ekonomi
03 Februari 2026, 14:00 WIB
Di awal Februari 2026, harga motor matic murah terpantau stabil tidak mengalami kenaikan seperti di Januari
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Jetour T2 dilalap si jago merah akibat menghantam pembatas jalan di tol Jagorawi KM 31 pada Minggu (01/02)
03 Februari 2026, 12:00 WIB
Yamaha Grand Filano Hybrid dimodifikasi dengan tampilan sporti dengan memperhatikan detail kecil sekalipun
03 Februari 2026, 11:00 WIB
Pada ajang IIMS 2026 pengunjung bisa beradu kecepatan menggunakan gokart listrik secara gratis di waktu tertentu
03 Februari 2026, 10:00 WIB
Produk baru menjadi strategi Yamaha untuk menggairahkan pasar, saat banyak rintangan yang siap menghadang
03 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan fleet turut berkontribusi dalam mempertahankan prestasi Toyota di Indonesia sepanjang 2025