Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Pemerintah melalui kementerian investasi dan BKPM meminta Geely untuk mendirikan pabrikan mandiri di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Setelah sempat pergi dari Indonesia, Geely kini akhirnya kembali. Mereka langsung memboyong mobil listrik, yakni EX5.
Keputusan di atas disambut cukup positif oleh sebagian pihak. Tak terkecuali menuai respon dari pemerintah Indonesia.
Mereka pun berharap Geely mau menanamkan uangnya di dalam negeri, tidak hanya sekadar menumpang produksi saja.
“Tentu kita mendorong agar mereka bisa buka pabrik, karena ini tentunya akan menentramkan bagi konsumen,” unkap Cahyo Purnomo, Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika Kementerian Investasi serta BKPM saat acara peluncuran Geely EX5 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Cahyo menilai jika Geely membangun fasilitas produksi di Tanah Air, bakal memberikan berbagai keuntungan bagi pengguna EV (Electric Vehicle) mereka.
Seperti halnya ketika konsumen mengalami kendala atau kerusakan. Sparepart yang diperlukan bisa langsung dikirim
Jadi tidak perlu menunggu waktu lama karena harus dikirim terlebih dahulu dari luar negeri. Dengan begitu konsumen dipercaya bakal merasa nyaman menggunakan mobil listrik Geely.
Meski begitu Cahyo tidak memberikan target kapan Geely harus membangun pabrik mandiri. Dia hanya ingin langkah di atas diwujudkan sesegera mungkin.
Mengingat ini akan terkait dengan insentif mobil listrik yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto di 2025. Seperti potongan pajak sampai pembebasan bea masuk.
“Insentif itu dapat kami berikan ke Geely sepanjang memenuhi persyaratan. Kalau kita lihat seperti perusahaan BYD, mereka janji pada akhir Desember pabriknya akan selesai,” lanjut Cahyo.
Melihat kasus BYD, Cahyo pun berharap Geely mau mencontoh kompatriot mereka dari daratan Tiongkok.
“Sebagai pendatang baru, jika Geely mengajukan insentif bisa disesuaikan dengan rencana mereka. Kami berharap semakin cepat pabrik dibangun semakin baik,” tegas Cahyo.
Sekadar informasi, Geely sudah melakukan kolaborasi dengan PT HIM (Handal Indonesia Motor). Nantinya mobil listrik EX5 bakal diproduksi di Pondok Ungu, Bekasi, Jakarta Barat.
Namun proses perakitan baru akan berjalan pada kuartal kedua. Sehingga di awal-awal mereka masih mendatangkan Geely EX5 dengan status CBU (Completely Built Up) dari China.
Kerja sama dengan Handal dipercaya sebagai usaha Geely agar tetap eksis di Tanah Air. Kemudian mendukung perkembangan industri otomotif di dalam negeri.
Sekadar informasi dalam kerja sama mereka, Geely bakal menghadirkan ruang penelitian maupun pengembangan independent. Hal tersebut guna memenuhi komitmen membawa fitur-fitur terkini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan