Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Menurut Agung garansi baterai pada produk-produk EV berpotensi membingungkan pembeli mobil listrik bekas
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik mulai ramai berseliweran di jalan raya. Berbagai produk dijajakan untuk konsumen di Indonesia.
Hal itu membuat masyarakat memboyong berbagai kendaraan ramah lingkungan. Namun seiring berjalannya waktu, mobil listrik bekas bermunculan.
Disebut-sebut membawa polemik bagi kendaraan roda empat seken. Terutama mengenai garansi baterai EV (Electric Vehicle).
“Seperti contoh free lifetime warranty untuk 500 orang pertama, terus yang 501 atau 502 tidak dapat. Nah ini buat kompleksitas pada pasar seken,” ungkap Agung Iskandar, Direktur OLXmobbi dalam diskusi Forwot (Forum Wartawan Otomotif) bertajuk 'Automotive Financing Opportunities' pada Jumat (24/1).
Agung menjelaskan bahwa ada sejumlah produk mobil listrik yang tidak mendapat jaminan dari para produsen.
Terutama bagi kendaraan-kendaraan roda empat setrum yang telah dipasarkan sejak tiga sampai empat tahun lalu.
“Seperti ketika di 2022 ada Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5. Pada saat itu belum ada lifetime warranty untuk konsumen,” tutur Agung.
Dengan begitu bakal membuat masyarakat yang berniat mobil listrik berpikir ulang. Mengingat harga baterai terbilang cukup mahal.
Jika mengalami kerusakan ketika digunakan, memaksa pemilik mengeluarkan dana cukup besar buat memperbaiki.
“Saran saya itu bijak-bijaknya pemilik mobil atau penjual saja dalam menawarkan kendaraan,” tegas Agung.
Agung pun menyarankan bagi para pengguna EV harus rutin melakukan perawatan. Kemudian menjaga semua jaminan dari pabrikan.
Jadi ketika ingin dijual, maka harga kendaraan roda empat setrum Anda tidak anjlok. Dapat ditawarkan dengan banderol lebih tinggi.
Sekadar mengingatkan para pabrikan memang memberikan garansi baterai buat mobil listrik mereka. Akan tetapi bentuknya berbeda-beda.
Ambil contoh Wuling Binguo EV dibekali garansi baterai seumur hidup. Jaminan tersebut diberikan demi memberi rasa aman juga nyaman kepada konsumen.
Sementara itu Neta V juga dipasarkan dengan jaminan seumur hidup. Tidak terbatas oleh jumlah kilometer atau periode tertentu.
Garansi dari manufaktur asal China tersebut meliputi baterai, drive motor sampai system control distribution.
Namun ada sejumlah syarat harus dipenuhi, seperti bukan untuk penggunaan komersial, kepemilikan pertama sesuai STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) serta BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor).
Selain itu mesti mengikuti jadwal perawatan berkala. Nah jika semua syarat telah terpenuhi maka Anda bakal menerima garansi baterai seumur hidup.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium