Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan mobil listrik kini semakin masif. Terutama dalam dunia transportasi umum yang ada di Indonesia.
Terkini dilakukan oleh Express Transindo Utama. Mereka berkolaborasi dengan Indomobil National Distributor, selaku agen pemegang merek Citroen Indonesia.
Express sekarang mengandalkan mobil listrik Citroen E-C3 All Electric, sebagai armada taksi mereka guna memenuhi kebutuhan para konsumen.
Kerja sama kedua pihak merupakan langkah strategis dua perusahaan, dalam mendorong efisiensi operasional.
Kemudian mempercepat adopsi Electric Vehicle (EV), di sektor transportasi umum. Sehingga dapat menghadirkan pengalaman berbeda kepada para konsumen.
“Itu tadi kembali, karena (mobil ini) adalah listrik, irit dan dari Prancis nyaman sekali,” ungkap Johannes B.E. Triatmojo, Direktur Utama PT Express Transindo Utama di GJAW 2025.
Johannes mengatakan bahwa, mereka lebih mementingkan kebutuhan penumpang maupun pengemudi. Sehingga Express memilih Citroen sebagai mitra strategis.
Sebagai informasi, pada tahap awal Express tidak terlalu banyak mengoperasikan taksi listrik. Hanya berkisar 30 unit Citroen E-C3 All Electric saja.
Namun jumlah tersebut akan bertambah seiring berjalannya waktu. Menyesuaikan kebutuhan sampai permintaan para konsumen di Tanah Air.
Patut diketahui, Citroen E-C3 All Electric dibekali dengan motor berpenggerak berdaya 57 ps atau 56,2 hp. Sementara torsi puncak menyentuh 143 Nm.
Tidak lupa dipadukan baterai berkapasitas 29,2 kWh. Mampu menawarkan daya jelajah sampai 320 km dalam satu kali pengecasan.
“Kita sudah kerja sama dengan penyedia charger, saat ini sudah ada empat operator,” ia melanjutkan.
Di sisi lain Tan Kim Piauw, CEO Citroen Indonesia menilai kolaborasi bersama Express sejalan dengan visi global mereka.
Menjadikan mobil listrik asal Benua Biru itu, sebagai bagian dari keseharian masyarakat maupun dunia usaha.
“Kerja sama ini konteksnya bukan taksi tradisional. Jadi pak Johannes sudah jelaskan, kolaborasi ini akan digunakan sebagai taksi online,” ucap Tan Kim Piauw.
Dia pun berharap kemitraan dengan Express bisa membawa dampak positif. Seperti meningkatnya pengguna EV dalam dunia transportasi umum.
Sehingga mampu menekan angka emisi gas buang di Tanah Air. Lalu mengurangi penggunaan bahan bakar minyak berbahan dasar fosil.
Sekadar mengingatkan, Express Group sekarang tengah berusaha buat bangkit, setelah sempat menghentikan layanan konvensional pascapandemi.
Beberapa waktu lalu mereka juga turut menggunakan mobil listrik sebagai armada taksi, seperti mengoperasikan BYD M6. Kini Express mencoba peruntungan dengan Citroen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Versi produksi dari Chery X tampaknya sudah mulai dites jalan, bakal diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain