Airlangga Klaim Progres Pembangunan Pabrik BYD Sudah 90 Persen
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan mobil listrik kini semakin masif. Terutama dalam dunia transportasi umum yang ada di Indonesia.
Terkini dilakukan oleh Express Transindo Utama. Mereka berkolaborasi dengan Indomobil National Distributor, selaku agen pemegang merek Citroen Indonesia.
Express sekarang mengandalkan mobil listrik Citroen E-C3 All Electric, sebagai armada taksi mereka guna memenuhi kebutuhan para konsumen.
Kerja sama kedua pihak merupakan langkah strategis dua perusahaan, dalam mendorong efisiensi operasional.
Kemudian mempercepat adopsi Electric Vehicle (EV), di sektor transportasi umum. Sehingga dapat menghadirkan pengalaman berbeda kepada para konsumen.
“Itu tadi kembali, karena (mobil ini) adalah listrik, irit dan dari Prancis nyaman sekali,” ungkap Johannes B.E. Triatmojo, Direktur Utama PT Express Transindo Utama di GJAW 2025.
Johannes mengatakan bahwa, mereka lebih mementingkan kebutuhan penumpang maupun pengemudi. Sehingga Express memilih Citroen sebagai mitra strategis.
Sebagai informasi, pada tahap awal Express tidak terlalu banyak mengoperasikan taksi listrik. Hanya berkisar 30 unit Citroen E-C3 All Electric saja.
Namun jumlah tersebut akan bertambah seiring berjalannya waktu. Menyesuaikan kebutuhan sampai permintaan para konsumen di Tanah Air.
Patut diketahui, Citroen E-C3 All Electric dibekali dengan motor berpenggerak berdaya 57 ps atau 56,2 hp. Sementara torsi puncak menyentuh 143 Nm.
Tidak lupa dipadukan baterai berkapasitas 29,2 kWh. Mampu menawarkan daya jelajah sampai 320 km dalam satu kali pengecasan.
“Kita sudah kerja sama dengan penyedia charger, saat ini sudah ada empat operator,” ia melanjutkan.
Di sisi lain Tan Kim Piauw, CEO Citroen Indonesia menilai kolaborasi bersama Express sejalan dengan visi global mereka.
Menjadikan mobil listrik asal Benua Biru itu, sebagai bagian dari keseharian masyarakat maupun dunia usaha.
“Kerja sama ini konteksnya bukan taksi tradisional. Jadi pak Johannes sudah jelaskan, kolaborasi ini akan digunakan sebagai taksi online,” ucap Tan Kim Piauw.
Dia pun berharap kemitraan dengan Express bisa membawa dampak positif. Seperti meningkatnya pengguna EV dalam dunia transportasi umum.
Sehingga mampu menekan angka emisi gas buang di Tanah Air. Lalu mengurangi penggunaan bahan bakar minyak berbahan dasar fosil.
Sekadar mengingatkan, Express Group sekarang tengah berusaha buat bangkit, setelah sempat menghentikan layanan konvensional pascapandemi.
Beberapa waktu lalu mereka juga turut menggunakan mobil listrik sebagai armada taksi, seperti mengoperasikan BYD M6. Kini Express mencoba peruntungan dengan Citroen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan
05 Desember 2025, 19:00 WIB
PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya
05 Desember 2025, 18:00 WIB
Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025
05 Desember 2025, 17:00 WIB
Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru
05 Desember 2025, 16:00 WIB
Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai