Pelanggar Aturan Ganjil Genap di Titik Perluasan Belum Ditilang

Pelanggar aturan ganjil genap di titik perluasan belum ditilang karena dinilai masih dalam masa sosialisasi

Pelanggar Aturan Ganjil Genap di Titik Perluasan Belum Ditilang
Adi Hidayat

TRENOTO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pelanggar aturan ganjil genap di titik perluasan belum ditilang. Pasalnya, besok baru memasuki masa sosialisasi dan uji coba untuk memastikan masyarakat terbiasa dengan penataaan tersebut.

Selama ini penerapan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan salah satu cara efektif untuk mengendalikan kepadatan lalu lintas. Kemudian langkah tersebut pun terhenti saat masa pandemi Covid-19 berada di titik tertinggi.

Namun sejak mulai berkurangnya kasus positif Covid-19 serta sejumlah pelonggaran diberikan pemerintah sehingga kepadatan lalu lintas mulai terjadi lagi. Oleh karenanya pembatasan ganjil genap pun kembali diterapkan dan bahkan akan diperluas.

Photo : Databoks

13 ruas jalan yang sebelumnya sudah menerapkan pembatasan tetap dilakukan seperti biasa. Sementara untuk kawasan baru dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, kemudian uji coba baru kemudian penindakan.

“Untuk kawasan lama, tetap diberikan penindakan langsung karena sudah berlaku sejak lama. Sementara kawasan yang baru, mulai 25 Mei hingga 5 Juni akan dilaksanakan sosialisasi kemudian 6 sampai 12 Juni dilakukan uji coba,” ungkap Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Selama uji coba, polisi tetap melakukan pindakan berupa teguran. Setelah masa uji coba selesai maka sanksi berupa tilang baru akan dilakukan.

Photo : Trenoto

“Uji coba dalam arti, ketika ada pelanggaran di 13 kawasan yang baru tersebut, tidak langsung kita berikan tindakan tilang, tapi kita laksanakan dengan peneguran,” kata dia.

Lokasi Penerapan Pembatasan Ganjil Genap

  • Jalan Pintu Besar Selatan
  • Jalan Gajah Mada
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan Fatmawati
  • Jalan Suryopranoto
  • Jalan Balikpapan
  • Jalan Kyai Caringin
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Jenderal S Parman
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan MT Haryono
  • Jalan HR Rasuna Said
  • Jalan D.I Pandjaitan
  • Jalan Jenderal Ahmad Yani
  • Jalan Pramuka
  • Jalan Salemba Raya sisi Barat, untuk Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Diponegoro
  • Jalan Kramat Raya
  • Jalan Stasiun Senen
  • Jalan Gunung Sahari

Terkini

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama