Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Para menteri kompak siap pakai Maung demi mendukung produk lokal Tanah Air yang tengaj digalakkan Presiden
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Selama ini mobil para pejabat kebanyakan diisi oleh pabrikan asing khususnya dari Eropa dan Jepang. Namun pada era Presiden Prabowo Subianto keadaan tersebut akan sedikit berbeda.
Pasalnya para menteri diminta untuk menggunakan Pindad Maung yang merupakan produksi dalam negeri. Produk tersebut bakal menjadi kendaraan dinas selama masa jabatan.
Keinginan Prabowo pun ditanggapi positif oleh para menteri dalam kabinetnya. Mereka mengaku siap menggunakan mobil buatan dalam negeri tersebut.
“Semangatnya itu bagaimana kita mendorong agar anak-anak bangsa bisa menciptakan mobil yang memang inovasi sendiri. Jadi sangat bagus dan itu akan dimulai dengan digunakan oleh para pejabat,” ungkap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Republik Indonesia pada ekspor perdana Chery beberapa waktu lalu.
Namun dirinya mengaku bahwa pembelian harus dipastikan lebih dulu apakah melalui Sekretariat Negara atau dari masing-masing lembaga.
“Tapi intinya kami sebagai kementerian yang bertugas membina industri dalam negeri sangat mengapresiasi kebijakan Presiden,” tegasnya.
Dukungan juga datang pejabat lain seperti Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia mengungkap bahwa lembagannya siap mendukung penggunaan Maung buatan PT Pindad.
“Tentu kita mendukung karena memang kendaraan dalam negeri harus kita tingkatkan. Tapi pasti ada tahapannya karena line of productionnya harus didata terlebih dulu,” ungkapnya dilansir Antara (29/10).
Sementara Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad menegaskan tengah meyiapkan produksi MV3 Maung untuk dihadikan kendaraan dinas menteri dan para pejabat.
“Kami sedang mempersiapkan MV3 Garuda untuk kendaraan dinas atau operasional para menteri beserta jajaran. Semuanya masih dalam proses koordinasi secara aktif dengan pemerintah,” ungkapnya dilansir Antara (08/11).
Tak hanya itu, Pindad juga tengah membangun ekosistem yang lengkap untuk industri otomotif nasional. Tahapan itu mencakup desain, pengembangan desain, produk, manufaktir, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi guna memanfaatkan produk lokal.
“Komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin hingga transmisi. Kami bekerja sama dengan mitra strategis global sebab dunia industri otomotif merupakan hal biasa,” tegas Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
28 Oktober 2025, 13:00 WIB
24 Oktober 2025, 07:00 WIB
22 Oktober 2025, 15:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona