Jawaban Pindad Soal Atap Mobil Maung Prabowo yang Bocor
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Para menteri kompak siap pakai Maung demi mendukung produk lokal Tanah Air yang tengaj digalakkan Presiden
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Selama ini mobil para pejabat kebanyakan diisi oleh pabrikan asing khususnya dari Eropa dan Jepang. Namun pada era Presiden Prabowo Subianto keadaan tersebut akan sedikit berbeda.
Pasalnya para menteri diminta untuk menggunakan Pindad Maung yang merupakan produksi dalam negeri. Produk tersebut bakal menjadi kendaraan dinas selama masa jabatan.
Keinginan Prabowo pun ditanggapi positif oleh para menteri dalam kabinetnya. Mereka mengaku siap menggunakan mobil buatan dalam negeri tersebut.
“Semangatnya itu bagaimana kita mendorong agar anak-anak bangsa bisa menciptakan mobil yang memang inovasi sendiri. Jadi sangat bagus dan itu akan dimulai dengan digunakan oleh para pejabat,” ungkap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Republik Indonesia pada ekspor perdana Chery beberapa waktu lalu.
Namun dirinya mengaku bahwa pembelian harus dipastikan lebih dulu apakah melalui Sekretariat Negara atau dari masing-masing lembaga.
“Tapi intinya kami sebagai kementerian yang bertugas membina industri dalam negeri sangat mengapresiasi kebijakan Presiden,” tegasnya.
Dukungan juga datang pejabat lain seperti Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia mengungkap bahwa lembagannya siap mendukung penggunaan Maung buatan PT Pindad.
“Tentu kita mendukung karena memang kendaraan dalam negeri harus kita tingkatkan. Tapi pasti ada tahapannya karena line of productionnya harus didata terlebih dulu,” ungkapnya dilansir Antara (29/10).
Sementara Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad menegaskan tengah meyiapkan produksi MV3 Maung untuk dihadikan kendaraan dinas menteri dan para pejabat.
“Kami sedang mempersiapkan MV3 Garuda untuk kendaraan dinas atau operasional para menteri beserta jajaran. Semuanya masih dalam proses koordinasi secara aktif dengan pemerintah,” ungkapnya dilansir Antara (08/11).
Tak hanya itu, Pindad juga tengah membangun ekosistem yang lengkap untuk industri otomotif nasional. Tahapan itu mencakup desain, pengembangan desain, produk, manufaktir, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi guna memanfaatkan produk lokal.
“Komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin hingga transmisi. Kami bekerja sama dengan mitra strategis global sebab dunia industri otomotif merupakan hal biasa,” tegas Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 18:28 WIB
01 April 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
28 Oktober 2025, 13:00 WIB
24 Oktober 2025, 07:00 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini