Mobil Nasional Produksi Pindad Bakal Lahir dari Karawang
21 April 2026, 21:00 WIB
Raffi Ahmad mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto mengenai Pindad Maung jadi mobil dinas para menteri
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Presiden Prabowo Subianto berencana mengganti mobil dinas para menteri. Terkini ia ingin mengandalkan Pindad Maung buatan dalam negeri.
Hal itu ternyata mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Tak terkecuali para pembantunya di kabinet.
“Wah kita kalau atas arahan dan perintah harus Support. Kami dukung merek asal Indonesia,” ujar Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda saat ditemui di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Menurut Raffi, langkah Prabowo tersebut merupakan upaya pemerintah memanfaatkan produk buatan dalam negeri.
Sehingga industri otomotif di Tanah Air dapat terus berkembang. Jadi tidak tertinggal dengan negara-negara lain.
Meski begitu, Raffi Ahmad masih belum bisa memastikan kapan dirinya bakal menggunakan Pindad Maung sebagai mobil dinas.
“Belum tau saya, kita masih menunggu arahan saja,” tegas publik figur satu ini.
Seperti diketahui para pembantu Presiden Prabowo Subianto bakal dibekali Pindad Maung untuk memenuhi kebutuhan mobilitas.
Bocoran tersebut sempat dilontarkan oleh Anggito Abimanyu, wakil Menteri Keuangan beberapa waktu lalu.
“Minggu depan saya akan pakai Maung, mobilnya Pindad itu,” ucap Anggito.
Menurut dia Prabowo ingin para pembantunya mengandalkan produk-produk buatan dalam negeri sebagai kendaraan dinas.
“Pak Prabowo sudah bilang, minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon 1 sama menteri, luar biasa,” tuturnya.
Di sisi lain PT Pindad dikabarkan sudah mulai memproduksi Maung Garuda buat memenuhi permintaan dari pemerintah.
Dengan langkah tersebut diharapkan seluruh permintaan bisa segera terpenuhi. Mengingat gemuknya jumlah menteri Prabowo.
“Pindad Maung sudah mulai diproduksi. Tapi yang terpenting adalah semua semangat untuk menggunakan kendaraan dalam negeri,” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Akan tetapi ia enggan membocorkan lebih jauh mengenai informasi di atas. Termasuk soal jumlah Pindad Maung yang dibuat.
"Tahap pertama pasti menteri lalu disusul oleh wakil menteri. Kalau sudah ada produksi lagi kita lanjutkan buat gubernur dan bupati,” pungkas Prasetyo Hadi.
Patut diketahui, Pindad Maung rencananya akan dibalut dengan Composite Armor sehingga tahan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO Ball dan 5,56 x 45 mm M193.
Keamanan para menteri makin terjamin karena mobil juga sudah dipasangkan kaca anti peluru level B5/B6.t
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 April 2026, 21:00 WIB
14 April 2026, 13:00 WIB
11 Januari 2026, 07:00 WIB
02 Desember 2025, 19:13 WIB
13 November 2025, 22:30 WIB
Terkini
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Motul menawarkan pelumas terbaru untuk motor 2Tak yang mengalami pembaruan mengikuti standar produk global
07 Juni 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez menunjukan kebangkitannya dengan meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026 pada akhir pekan ini
07 Juni 2026, 18:48 WIB
Omoda 9 PHEV diyakini segera masuk Indonesia dalam waktu dekat, berikut adalah bocoran spesifikasinya
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026