Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Moeldoko nilai penerimaan mobil listrik di pasar otomotif Indonesia sudah lebih baik ketimbang sepeda motor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Periklindo menilai bahwa penerimaan mobil listrik oleh masyarakat sudah sangat baik. Hal ini ia sampaikan di sela-sela konfrensi pers Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024.
Salah satu yang bisa menjadi tolak ukur adalah banyaknya permintaan kendaraan listrik bila ada pabrikan baru hadir di Tanah Air.
“Mobil listrik sudah ada gerakan cukup masif seperti bila ada salah satu produk diluncurkan maka akan langsung tinggi permintaannya. Karena masyarakat itu menunggu varian baru yang lebih jauh jarak tempuhnya tetapi tetap murah,” ungkapnya (22/04).
Berdasarkan data Gaikindo, wholesales mobil listrik di Indonesia pada kuartal I 2024 telah mencapai 5.882 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu yang hanya meraih 1.793 unit.
Fenomena tersebut menurutnya berbanding terbalik dengan situasi di sepeda motor listrik. Meski pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan tetapi hasil penjualannya masih belum maksimal.
“Regulasinya sudah bagus termasuk dengan insentifnya karena tersedia bantuan sebesar Rp 7,5 juta untuk unit baru. Tapi hasilnya belum maksimal karena ada isu-isu belum terpecahkan seperti tarikan kendaraan kurang dan jarak tempuhnya dekat,” ungkapnya.
Padahal menurutnya pengguna sepeda motor kebanyakan adalah anak muda yang gemar dengan kendaraan berperforma. Selain itu pendeknya jarak tempuh juga menjadi isu tersendiri.
“Walau PLN tengah menyiapkan 2.000 charging station tapi mungkin belum familiar. Tapi isu-isu ini secara alamiah akan teratasi karena lokasi pengisian daya bakal terus bertambah serta jarak tempuh kendaraan pun meningkat,” tambahnya.
Berdasarkan situs Sisapira, sedikitnya ada 11.563 unit sepeda motor listrik bersubsidi telah tersalurkan ke konsumen. Angka ini bahkan sudah melampaui total penjualan tahun lalu yang hanya 11.532 unit.
Jumlah ini tentunya masih sangat mungkin untuk terus bertambah. Pasalnya masih ada 10.573 unit sepeda motor listrik yang sedang dalam proses pendaftaran dan 1666 unit terverifikasi.
Masih ada 576.198 unit sisa kuota di 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Modifikasi Harley-Davidson Road Glide ini hasil karya dari MWM Custom yang dipajang di IIMS 2026 lalu
24 Februari 2026, 16:28 WIB
Harga mulai Rp 200 jutaan, berikut rangkuman spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up yang bakal diimpor ke RI
24 Februari 2026, 15:10 WIB
Tata Yodha menjadi salah satu pikap yang akan diboyong Agrinas Pangan Nusantara untuk Koperasi Merah Putih
24 Februari 2026, 14:00 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier
24 Februari 2026, 13:00 WIB
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis Jasa Marga, bisa mendaftarkan diri secara daring atau online
24 Februari 2026, 12:00 WIB
Mengurus SIM hilang menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik bisa lebih tenang
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Jumlah ekspor mobil di Januari 2026 mengalami penurunan yang cukup besar karena jumlahnya mencapai ribuan unit