Moeldoko Nilai Penerimaan Mobil Listrik Lebih Baik Dari Motor

Moeldoko nilai penerimaan mobil listrik di pasar otomotif Indonesia sudah lebih baik ketimbang sepeda motor

Moeldoko Nilai Penerimaan Mobil Listrik Lebih Baik Dari Motor

KatadataOTO – Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Periklindo menilai bahwa penerimaan mobil listrik oleh masyarakat sudah sangat baik. Hal ini ia sampaikan di sela-sela konfrensi pers Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024.

Salah satu yang bisa menjadi tolak ukur adalah banyaknya permintaan kendaraan listrik bila ada pabrikan baru hadir di Tanah Air.

Mobil listrik sudah ada gerakan cukup masif seperti bila ada salah satu produk diluncurkan maka akan langsung tinggi permintaannya. Karena masyarakat itu menunggu varian baru yang lebih jauh jarak tempuhnya tetapi tetap murah,” ungkapnya (22/04).

Berdasarkan data Gaikindo, wholesales mobil listrik di Indonesia pada kuartal I 2024 telah mencapai 5.882 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu yang hanya meraih 1.793 unit.

Transaksi PEVS 2024
Photo : KatadataOTO

Fenomena tersebut menurutnya berbanding terbalik dengan situasi di sepeda motor listrik. Meski pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan tetapi hasil penjualannya masih belum maksimal.

“Regulasinya sudah bagus termasuk dengan insentifnya karena tersedia bantuan sebesar Rp 7,5 juta untuk unit baru. Tapi hasilnya belum maksimal karena ada isu-isu belum terpecahkan seperti tarikan kendaraan kurang dan jarak tempuhnya dekat,” ungkapnya.

Padahal menurutnya pengguna sepeda motor kebanyakan adalah anak muda yang gemar dengan kendaraan berperforma. Selain itu pendeknya jarak tempuh juga menjadi isu tersendiri.

“Walau PLN tengah menyiapkan 2.000 charging station tapi mungkin belum familiar. Tapi isu-isu ini secara alamiah akan teratasi karena lokasi pengisian daya bakal terus bertambah serta jarak tempuh kendaraan pun meningkat,” tambahnya.

Motor Listrik Alva One XP Mulai Dikirim ke Konsumen April 2024
Photo : KatadataOTO

Berdasarkan situs Sisapira, sedikitnya ada 11.563 unit sepeda motor listrik bersubsidi telah tersalurkan ke konsumen. Angka ini bahkan sudah melampaui total penjualan tahun lalu yang hanya 11.532 unit.

Jumlah ini tentunya masih sangat mungkin untuk terus bertambah. Pasalnya masih ada 10.573 unit sepeda motor listrik yang sedang dalam proses pendaftaran dan 1666 unit terverifikasi.

Masih ada 576.198 unit sisa kuota di 2024.


Terkini

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi