Honda Akui Penjualan Motor Listriknya Masih Stagnan
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Moeldoko nilai penerimaan mobil listrik di pasar otomotif Indonesia sudah lebih baik ketimbang sepeda motor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Periklindo menilai bahwa penerimaan mobil listrik oleh masyarakat sudah sangat baik. Hal ini ia sampaikan di sela-sela konfrensi pers Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024.
Salah satu yang bisa menjadi tolak ukur adalah banyaknya permintaan kendaraan listrik bila ada pabrikan baru hadir di Tanah Air.
“Mobil listrik sudah ada gerakan cukup masif seperti bila ada salah satu produk diluncurkan maka akan langsung tinggi permintaannya. Karena masyarakat itu menunggu varian baru yang lebih jauh jarak tempuhnya tetapi tetap murah,” ungkapnya (22/04).
Berdasarkan data Gaikindo, wholesales mobil listrik di Indonesia pada kuartal I 2024 telah mencapai 5.882 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu yang hanya meraih 1.793 unit.
Fenomena tersebut menurutnya berbanding terbalik dengan situasi di sepeda motor listrik. Meski pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan tetapi hasil penjualannya masih belum maksimal.
“Regulasinya sudah bagus termasuk dengan insentifnya karena tersedia bantuan sebesar Rp 7,5 juta untuk unit baru. Tapi hasilnya belum maksimal karena ada isu-isu belum terpecahkan seperti tarikan kendaraan kurang dan jarak tempuhnya dekat,” ungkapnya.
Padahal menurutnya pengguna sepeda motor kebanyakan adalah anak muda yang gemar dengan kendaraan berperforma. Selain itu pendeknya jarak tempuh juga menjadi isu tersendiri.
“Walau PLN tengah menyiapkan 2.000 charging station tapi mungkin belum familiar. Tapi isu-isu ini secara alamiah akan teratasi karena lokasi pengisian daya bakal terus bertambah serta jarak tempuh kendaraan pun meningkat,” tambahnya.
Berdasarkan situs Sisapira, sedikitnya ada 11.563 unit sepeda motor listrik bersubsidi telah tersalurkan ke konsumen. Angka ini bahkan sudah melampaui total penjualan tahun lalu yang hanya 11.532 unit.
Jumlah ini tentunya masih sangat mungkin untuk terus bertambah. Pasalnya masih ada 10.573 unit sepeda motor listrik yang sedang dalam proses pendaftaran dan 1666 unit terverifikasi.
Masih ada 576.198 unit sisa kuota di 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
24 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi