Isuzu Sorot Rendahnya Adopsi EV di Sektor Komersial
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Mobil listrik Polytron akhirnya resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mobil listrik Polytron akhirnya menyapa publik Tanah Air hari ini (06/05). Kendaraan setrum tersebut siap bersaing dengan merek-merek EV terdahulu di Indonesia.
Berbagai keunggulan ditawarkan mobil listrik Polytron. Mulai dari jarak tempuh yang diklaim mencapai 402 (CLTC) dalam kondisi baterai penuh.
Lalu untuk pengisian ulang juga dimudahkan bagi para pengguna. Untuk merecharge dari kondisi baterai 20 - 70 persen, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 45 menit.
"Kami memulai langkah ini dengan inovasi yang mudah dijangkau keluarga Indonesia. Semoga kehadiran mobil listrik Polytron ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, " ucap Hariono, Chief Executive Officer Polytron di Jakarta (06/05).
Dipasarkan dalam dua pilihan varian yakni G3 dan G3+. Mobil listrik ini ditawarkan dengan opsi baterai sewa (subscription).
Polytron G3 untuk sistem sewa baterai diniagakan Rp 299 juta dan pada versi G3+ Rp 339 juta.
Sedangkan bagi sistem beli utuh, Polytron G3 dijual dengan banderol Rp 419 juta dan tipe G3+ dilepas Rp 459 juta.
Harapannya bisa menggoda masyarakat Tanah Air. Dikarenakan banderolnya cukup terjangkau.
Secara dimensi Polytron G3 dan G3+ memiliki panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm dan wheelbase 2.800 mm.
Berdasarkan angka-angka di atas, SUV listrik ini bisa menjadi lawan sepadan bagi Aion V maupun Chery J6 hingga MG ZS sekalipun.
Polytron G3 sendiri dikatakan sudah dirakit secara lokal. Pabriknya berada di Purwakarta, Jawa Barat dan merupakan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
"Mobil listrik Polytron G3 ini sudah mengantongi TKDN sebanyak 40 persen. Ini luar biasa karena dengan semakin tingginya TKDN, maka kita bisa mengurangi impor, " ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di sela-sela peluncuran unit.
Seperti telah kami wartakan, mobil listrik Polytron merupakan hasil kolaborasi dengan Skyworth. Adapun model yang digunakan adalah Skyworth K.
Skyworth K telah lebih dulu dipasarkan di Singapura dengan spesifikasi baterai lebih besar. Sedangkan untuk pasar Indonesia menggunakan baterai 51 kWh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 19:00 WIB
17 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung