Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik i8 dari Li Auto baru saja menjalani uji tabrak dengan sebuah truk untuk membuktikan kualitasnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Produsen mobil listrik Cina selalu mencuri perhatian publik. Tidak hanya soal harga produk yang ditawarkan ke konsumen.
Melainkan cara mereka membuktikan kualitas Electric Vehicle (EV) bakal dipasarkan. Seperti dilakukan Li Auto beberapa waktu lalu.
Ketika meluncurkan mobil listrik i8, mereka merilis sebuah video yang menampilkan uji tabrak produk barunya.
Nampak i8 diadu dengan sebuah truk berukuran besar. Kedua kendaraan dipacu dalam kecepatan cukup tinggi.
“i8 dilaporkan tidak mengalami deformasi pada struktur utama. Termasuk di pilar A, B dan C,” tulis laporan Carnewschina, Rabu (06/08).
Selain itu kesembilan airbag yang ada di dalam berhasil mengembang sempurna. Lalu tidak ditemukan kebocoran atau kebakaran baterai.
Kemudian seluruh pintu-pintu otomatis terbuka. Memungkinkan pengendara di dalamnya bisa keluar.
Di sisi lain truk yang diketahui sebagai kendaraan dari Dongfeng Liuzhou Motors terlihat ringsek, mengalami kerusakaan cukup parah.
Tak heran video uji tabrak tersebut menuai banyak reaksi. Termasuk datang dari produsen truk itu sendiri.
Menurut mereka situasi saat pengetesan uji tabrak menyesatkan. Sebab tidak menggambarkan skenario lalu lintas di dunia nyata.
“Perusahaan menekankan pentingnya analisis kecelakaan yang rasional,” lanjut laporan Carnewschina.
Mereka pun menilai Li Auto melakukan pelanggaran. Merilis video tanpa izin sehingga dapat merusak persaingan yang adil serta menimbulkan kekhawatiran tentang manipulasi konsumen.
Mendengar keluhan dari Dongfeng Liuzhou Motors, Li Auto langsung mengeluarkan pernyataan mengenai uji tabrak i8.
Manufaktur asal Tiongkok ini menuturkan bahwa pengetesan i8 dilakukan oleh Cina Automotive Engineering Research Institute Co., LTD. Sebuah lembaga pengujian milik negara.
Li Auto juga mengungkapkan kalau uji coba itu bertujuan menilai kemampuan i8 dalam menghadapi tabrakan dengan kendaraan besar seperti truk. Sebuah skenario yang semakin relevan di jalan raya Tiongkok.
“Mereka menekankan bahwa tujuan uji coba ini bukan untuk mengevaluasi kinerja keselamatan truk. Perusahaan mengakui reaksi dari netizen yang tidak terduga serta menyatakan penyesalannya,” lanjut mereka.
Terakhir Li Auto menekankan bahwa mereka dan Dongfeng Liuzhou Motors menyasar segmen berbeda. Sehingga tidak ada persaingan secara langsung.
Kendati demikian masyarakat sudah menilai kalau kualitas truk Dongfeng Liuzhou Motors meragukan akibat rusak ketika adu banteng dengan i8.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV