Mitsubishi DST Concept Bakal Jadi Andalan Baru di Asia Tenggara

Mitsubishi DST Concept bakal menjadi andalan baru perusahaan dalam mengembangkan pasar di Asia Tenggara

Mitsubishi DST Concept Bakal Jadi Andalan Baru di Asia Tenggara
Adi Hidayat

KatadataOTO – Mitsubishi DST Concept resmi dikenalkan beberapa waktu lalu. Model tersebut rencananya akan menjadi andalan baru perusahaan khususnya di pasar Asia Tenggara.

Menariknya PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyampaikan bahwa model tersebut tidak akan berhenti dikembangkan. Bahkan mungkin versi produksinya bakal segera diluncurkan.

“Kalau mobil konsep Mitsubishi biasanya selalu ada lanjutannya kecuali kalau itu kendaraan elektrifikasi yang butuh waktu lama. Semoga ini bisa menjadi tambahan model kami,” ungkap Intan Vidiasari, General Manager of Marketing Communication PT MMKSI.

Ia pun tidak menyampaikan kapan model tersebut bakal dibawa ke Tanah Air. Namun biasanya peluncuran mobil konsep Mitsubishi dengan versi produksi tidak berbeda jauh.

Mitsubishi DST Concept
Photo : Instagram/mitsubishimotorsofficial

“Tahun ini sudah tidak ada lagi peluncuran model baru,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa Mitsubishi DST Concept resmi diperkenalkan pada ajang Philippines International Motor Show 2024. Mobil tersebut bakal menjadi andalan baru di segmen SUV 7-Seater yang selama ini pasarnya cukup tinggi.

“Mitsubishi DST Concept mengikuti jejak Crossover MPV (Multi Purpose Vehicle) Xpander, hadir di Asia Tenggara serta menjadi model yang disukai konsumen di berbagai belahan dunia,” kata Takao Kato, President dan CEO Mitsubishi Motors dalam siaran resminya (24/10).

Ia menegaskan bahwa Mitsubishi DST Concept akan diprioritaskan buat pasar Asia Tenggara terlebih dulu, termasuk Filipina. Produksi unit sendiri dimulai pada tahun fiskal 2025.

Bila dilihat maka tampilan depannya menyerupai XForce yang sudah menjadi salah satu andalan Mitsubishi di Tanah Air. Namun dimensinya terkesan lebih panjang karena kehadiran baris ketiga.

Masuk ke dalam kabin, interior Mitsubishi DST Concept bakal dirancang agar terkesan modern dan minimalis. Pabrikan mengurangi jumlah penggunaan tombol fisik lalu menggantikannya dengan teknologi layar sentuh.

Mitsubishi DST Concept
Photo : Instagram/mitsubishimotorsofficial

Pada konsol tengah, Mitsubishi menggunakan desain Floating dan terlihat hanya ada tuas transmisi serta kenop pengaturan model berkendara.

Agar pengemudi lebih percaya diri dalam berkendara maka pabrikan memasangkan beberapa mode berkendara. Mulai dari Wet, Tarmac, Normal, Gravel dan Mud sehingga diharapkan memudahkan pengemudi dalam berkendara.


Terkini

mobil
Mitsubishi Xforce

5 Fitur Mitsubishi Xforce yang Manjakan Konsumen

Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari

mobil
Jetour

Bocoran Mobil Baru Jetour di Indonesia, Ada T1 dan T2 PHEV

Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri

mobil
Jetour

JETOUR Bawa Lini Produk Lengkap di Auto China 2026

Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga

mobil
Chery

Kabar Terbaru Akuisisi Pabrik Handal Pondok Ungu Oleh Chery

Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025

mobil
Kia

Strategi Baru Kia untuk Pasar Indonesia

Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air

mobil
Lepas

Lepas E4 Masuk Indonesia Sudah Produksi Lokal Demi Kejar TKDN

Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi

mobil
Destinator

Cara Memaksimalkan Kenyamanan Berkendara Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 29 April 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi