Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Mercedes-Benz Wallbox mempermudah pemilik mobil listrik untuk mengisi daya agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pengembangan mobil listrik belakangan memang semakin maju. Selain jarak tempuh kini sudah semakin jauh, pengisian daya mobil listrik juga semakin singkat bila dibandingkan sebelumnya.
Namun pengembangan rupanya tidak terhenti pada mobil listrik itu sendiri karena Mercedes-Benz melihat peluang berbeda. Pabrikan asal Jerman ini mengembangkan sistem pengisian daya yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.
Sistem yang disebut Mercedes-Benz Wallbox ini bisa dipantau melalui aplikasi Mercedes Me. Melalui aplikasi tersebut maka pemilik kendaraan bisa melacak status, riwayat pengisian, meteran daya terintegrasi hingga dinyalakan atau dimatikan dari jarak jauh.
Mercedes-Benz Wallbox bukan hanya konsep tapi sudah akan dijual pada April 2022 di Eropa. Setelahnya, Mercedes-Benz Wallbox akan mulai dijual ke negara-negara lain untuk menyambut era mobil listrik yang sudah dimulai.
Perlu diketahui bahwa Wallbox akan mengontrol proses pengisian dan memprosesnya hingga 22 kW dalam 3 fase. Dengan demikian pengisian daya akan jauh lebih cepat bila dibandingkan menggunakan soket rumah tangga konvensional.
Desain dari Wallbox juga terbilang unik karena telah dilengkapi oleh lampu LED yang menunjukkan stautus proses pengisian daya. Selain itu ada pula komponen keamanan terintegrasi sehingga memberikan perlindungan tambahan bila terjadi gangguan arus baik untuk mobil maupun instalasi rumah.
Harga Wallbox di Jerman adalah sekitar 990 euro atau setara Rp16 jutaan, belum termasuk pemasangan. Tentunya pemilik kendaraan akan lebih mudah untuk memantau pengisian daya mobil mereka.
Meski ada pandemi Covid-19 di seluruh dunia, perkembangan mobil listrik tetap terus mengalami perkembangan yang cukup baik. Pada tahun 2021, sedikitnya ada 6.5 juta mobil listrik berhasil terjual di pasar global.
Battery Electric Vehicle (BEV) berhasil menjadi penyumbang terbesar penjualan mobil listrik dengan raihan 4.6 juta unit. Jumlah ini meningkat sekitar 69 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara untuk mobil berteknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terjual sebanyak 1.9 unit sepanjang 2021. Jumlah ini juga mengalami kenaikan sebesar 31 persen bila dibanding 2021 sehingga menjadi sebuah angin segar bagi industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
30 Juli 2026, 14:00 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
Terkini
10 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD Blade Battery diadopsi untuk mobil buatan Jepang, terbarunya kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Marc Marquez keluar sebagai pemenang pada sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026 setelah tundukkan Martin
09 Oktober 2026, 14:54 WIB
Teknologi keselamatan berkendara dan GPS dari Geotab membantu keamanan operasional armada transportasi
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
Pameran modifikasi IMX 2026 jadi wadah kreativitas dan hiburan, digelar lebih luas di tiga hall ICE BSD
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu