Penjualan Mobil Mewah di Indonesia Sepanjang 2025, BMW Memimpin
13 Januari 2026, 08:00 WIB
Mercedes-Benz Wallbox mempermudah pemilik mobil listrik untuk mengisi daya agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pengembangan mobil listrik belakangan memang semakin maju. Selain jarak tempuh kini sudah semakin jauh, pengisian daya mobil listrik juga semakin singkat bila dibandingkan sebelumnya.
Namun pengembangan rupanya tidak terhenti pada mobil listrik itu sendiri karena Mercedes-Benz melihat peluang berbeda. Pabrikan asal Jerman ini mengembangkan sistem pengisian daya yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.
Sistem yang disebut Mercedes-Benz Wallbox ini bisa dipantau melalui aplikasi Mercedes Me. Melalui aplikasi tersebut maka pemilik kendaraan bisa melacak status, riwayat pengisian, meteran daya terintegrasi hingga dinyalakan atau dimatikan dari jarak jauh.
Mercedes-Benz Wallbox bukan hanya konsep tapi sudah akan dijual pada April 2022 di Eropa. Setelahnya, Mercedes-Benz Wallbox akan mulai dijual ke negara-negara lain untuk menyambut era mobil listrik yang sudah dimulai.
Perlu diketahui bahwa Wallbox akan mengontrol proses pengisian dan memprosesnya hingga 22 kW dalam 3 fase. Dengan demikian pengisian daya akan jauh lebih cepat bila dibandingkan menggunakan soket rumah tangga konvensional.
Desain dari Wallbox juga terbilang unik karena telah dilengkapi oleh lampu LED yang menunjukkan stautus proses pengisian daya. Selain itu ada pula komponen keamanan terintegrasi sehingga memberikan perlindungan tambahan bila terjadi gangguan arus baik untuk mobil maupun instalasi rumah.
Harga Wallbox di Jerman adalah sekitar 990 euro atau setara Rp16 jutaan, belum termasuk pemasangan. Tentunya pemilik kendaraan akan lebih mudah untuk memantau pengisian daya mobil mereka.
Meski ada pandemi Covid-19 di seluruh dunia, perkembangan mobil listrik tetap terus mengalami perkembangan yang cukup baik. Pada tahun 2021, sedikitnya ada 6.5 juta mobil listrik berhasil terjual di pasar global.
Battery Electric Vehicle (BEV) berhasil menjadi penyumbang terbesar penjualan mobil listrik dengan raihan 4.6 juta unit. Jumlah ini meningkat sekitar 69 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara untuk mobil berteknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terjual sebanyak 1.9 unit sepanjang 2021. Jumlah ini juga mengalami kenaikan sebesar 31 persen bila dibanding 2021 sehingga menjadi sebuah angin segar bagi industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 08:00 WIB
24 Desember 2025, 17:03 WIB
23 Desember 2025, 13:00 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
21 Desember 2025, 10:17 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 21:34 WIB
BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan