Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia mengingatkan CHery untuk tingkatkan TKDN
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengapresiasi langkah Chery untuk mulai mengekspor kendaraannya ke negara lain, pemerintah tetap memberi beberapa catatan ke perusahaan. Pasalnya saat ini komponen lokal yang digunakan dinilai masih terlalu kecil.
Padahal pemerintah selalu meminta agar pabrikan kendaraan agar terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) demi kemajuan industri.
“Catatan buat Chery bahwa nilai TKDN mobilnya masih 40 persen. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi, harus dicari kiatnya agar dapat meningkat ke 60 persen,” tegas Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia siang hari tadi (01/11).
Ia pun menambahkan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan Chery. Termasuk melibatkan sebanyak mungkin industri kecil dan menengah otomotif di Indonesia untuk menjadi bagian dari Global Supply Chain.
“Pemerintah akan terus mendukung seluruh inisiatif yang bertujuan untuk memajukan industri dalam negeri. Termasuk pelatihan sumber daya manusia, investasi dalam inovasi dan teknologi berkelanjutan serta kemudahan dalam regulasi pelaku usaha,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia resmi memulai ekspor Omoda 5 ke Vietnam. Mobil tersebut telah mendapat penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan di negara tujuan seperti peletakan lingkar kemudi di sebelah kiri.
Pada tahap awal Chery bakal mengirim sebanyak 120 unit dan jumlahkan akan terus bertambah sering berjalannya waktu. Jumlah negara tujuan pun diharapkan bisa bertambah secara bertahap.
“Target ekspor kami adalah 5.000 unit di tahun pertama. Kami yakin bahwa Omoda 5 akan diterima dengan baik oleh konsumen Vietnam,” ungkap Chen Chunqing, Wakil Presiden Eksekutif Chery International.
Setelah Vietnam, Chen memastikan akan ada negara tujuan ekspor lain. Saat ini, PT Chery Motor Indonesia telah siap melakukan perakitan untuk kebutuhan market dalam negeri juga ekspor ke negara tetangga.
“Bersamaan dengan mulainya ekspor ke Vietnam kami terus melakukan evaluasi dan persiapan secara internal. Hal ini guna mempersiapkan ekspor untuk model-model lainnya yang diproduksi di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
06 Agustus 2026, 08:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda