Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia mengingatkan CHery untuk tingkatkan TKDN
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengapresiasi langkah Chery untuk mulai mengekspor kendaraannya ke negara lain, pemerintah tetap memberi beberapa catatan ke perusahaan. Pasalnya saat ini komponen lokal yang digunakan dinilai masih terlalu kecil.
Padahal pemerintah selalu meminta agar pabrikan kendaraan agar terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) demi kemajuan industri.
“Catatan buat Chery bahwa nilai TKDN mobilnya masih 40 persen. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi, harus dicari kiatnya agar dapat meningkat ke 60 persen,” tegas Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia siang hari tadi (01/11).
Ia pun menambahkan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan Chery. Termasuk melibatkan sebanyak mungkin industri kecil dan menengah otomotif di Indonesia untuk menjadi bagian dari Global Supply Chain.
“Pemerintah akan terus mendukung seluruh inisiatif yang bertujuan untuk memajukan industri dalam negeri. Termasuk pelatihan sumber daya manusia, investasi dalam inovasi dan teknologi berkelanjutan serta kemudahan dalam regulasi pelaku usaha,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia resmi memulai ekspor Omoda 5 ke Vietnam. Mobil tersebut telah mendapat penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan di negara tujuan seperti peletakan lingkar kemudi di sebelah kiri.
Pada tahap awal Chery bakal mengirim sebanyak 120 unit dan jumlahkan akan terus bertambah sering berjalannya waktu. Jumlah negara tujuan pun diharapkan bisa bertambah secara bertahap.
“Target ekspor kami adalah 5.000 unit di tahun pertama. Kami yakin bahwa Omoda 5 akan diterima dengan baik oleh konsumen Vietnam,” ungkap Chen Chunqing, Wakil Presiden Eksekutif Chery International.
Setelah Vietnam, Chen memastikan akan ada negara tujuan ekspor lain. Saat ini, PT Chery Motor Indonesia telah siap melakukan perakitan untuk kebutuhan market dalam negeri juga ekspor ke negara tetangga.
“Bersamaan dengan mulainya ekspor ke Vietnam kami terus melakukan evaluasi dan persiapan secara internal. Hal ini guna mempersiapkan ekspor untuk model-model lainnya yang diproduksi di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan