Chery Q Tawarkan Standar Baru di Segmen Mobil EV Rp200 Jutaan
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia mengingatkan CHery untuk tingkatkan TKDN
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengapresiasi langkah Chery untuk mulai mengekspor kendaraannya ke negara lain, pemerintah tetap memberi beberapa catatan ke perusahaan. Pasalnya saat ini komponen lokal yang digunakan dinilai masih terlalu kecil.
Padahal pemerintah selalu meminta agar pabrikan kendaraan agar terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) demi kemajuan industri.
“Catatan buat Chery bahwa nilai TKDN mobilnya masih 40 persen. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi, harus dicari kiatnya agar dapat meningkat ke 60 persen,” tegas Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia siang hari tadi (01/11).
Ia pun menambahkan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan Chery. Termasuk melibatkan sebanyak mungkin industri kecil dan menengah otomotif di Indonesia untuk menjadi bagian dari Global Supply Chain.
“Pemerintah akan terus mendukung seluruh inisiatif yang bertujuan untuk memajukan industri dalam negeri. Termasuk pelatihan sumber daya manusia, investasi dalam inovasi dan teknologi berkelanjutan serta kemudahan dalam regulasi pelaku usaha,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Chery Sales Indonesia resmi memulai ekspor Omoda 5 ke Vietnam. Mobil tersebut telah mendapat penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan di negara tujuan seperti peletakan lingkar kemudi di sebelah kiri.
Pada tahap awal Chery bakal mengirim sebanyak 120 unit dan jumlahkan akan terus bertambah sering berjalannya waktu. Jumlah negara tujuan pun diharapkan bisa bertambah secara bertahap.
“Target ekspor kami adalah 5.000 unit di tahun pertama. Kami yakin bahwa Omoda 5 akan diterima dengan baik oleh konsumen Vietnam,” ungkap Chen Chunqing, Wakil Presiden Eksekutif Chery International.
Setelah Vietnam, Chen memastikan akan ada negara tujuan ekspor lain. Saat ini, PT Chery Motor Indonesia telah siap melakukan perakitan untuk kebutuhan market dalam negeri juga ekspor ke negara tetangga.
“Bersamaan dengan mulainya ekspor ke Vietnam kami terus melakukan evaluasi dan persiapan secara internal. Hal ini guna mempersiapkan ekspor untuk model-model lainnya yang diproduksi di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 13:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi