Bengkel Sebut Transmisi Mobil Matic Lebih Rentan Kena Banjir
07 Maret 2025, 12:00 WIB
New Toyota Avanza hadir memiliki kode huruf transmisi yang perlu diketahui pengemudi agar tak terjadi kesalahan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Memeriahkan pasar otomotif Tanah Air, New Toyota Avanza hadir dengan dua pilihan transmisi yakni manual dan automatic. Keduanya mampu bekerja maksimal berkat mesin 1NR-VE 1.329cc 4-silinder serta 2NR-VE 4-silnder.
Memiliki perubahan, jantung pacu yang disematkan kini dipadukan dengan CVT (Continious Variable transmission). Khusus transmisi otomatis, terdapat kode huruf yang harus dipahami pemilik kendaraan agar tak terjadi kesalahan saat berkendara.
Kode huruf transmisi otomatis New Toyota Avanza
Pada umumnya huruf yang terdapat pada mobil transmisi otomatis urutan sama yakni P-R-N-D. Meskipun ada beberapa mobil mewah yang sudah menghilangkan fitur tuas persneling menjadi tombol sehingga urutannya berbeda.
Huruf pertama ialah P, sama dengan mobil automatic lainnya, kode ini memiliki arti parking. Saat tuas transmisi berada di posisi ini, maka mobil sudah dalam keadaan terparkir dan hendak dimatikan oleh pengemudi.
Selain itu, tuas transmisi wajib ada di posisi ini apabila pengemudi hendak menyalakan kembali kendaraan. Tak lupa injak rem sebagai prosedur keselamatan.
Selanjutnya terdapat huruf R. Sesuai artinya reverse atau mundur, tuas transmisi yang berada di kode ini akan membuat kendaraan berjalan mundur. Huruf ini biasanya digunakan untuk memarkirkan mobil.
Saat menggeser tuas transmisi ke posisi ini, pengemudi wajib berhenti terlebih dulu agar tak terjadi kesalahan.
Setelah itu terdapat huruf N. Memiliki arti netral, tuas transmisi yang berada di posisi ini akan membuat mobil tak bergerak maju ataupun mundur. Posisi ini cocok digunakan apabila pengemudi berada di kondisi macet atau sedang menunggu lampu lalu lintas.
Posisi di bawahnya terdapat kode D. Memiliki arti drive atau jalan, transmisi tuas harus berada di posisi ini saat mobil hendak digunakan berjalan.
Perhatian dengan baik, posisi ini apabila pengemudi menggesernya dari posisi R. Hal ini harus menjadi perhatian agar tak terjadi kesalahan ketika berkendara.
Selain itu terdapat huruf S di antara tanda plus dan minus. Kode ini memiliki arti sport. Saat tuas transmisi berada di posisi ini, tenaga yang dihasilkan mobil diklaim lebih maksimal.
Pengemudi yang menginginkan tenaga lebih besar saat berkendara bisa mengandalkan kode tersebut.
Huruf terakhir yang terdapat pada tuas transmisi ialah M, memiliki arti manual, pengemudi yang ingin meningkatkan atau mengurangi gigi dengan lebih leluasa bisa menggunakan kode ini.
Tak heran, diantara huruf tersebut juga ada kode plus dan minus yang berarti pertambahan dan pengurangan gigi dapat dilakukan pengemudi.
Saat masuk ke mode Manual, layar MID di panel instrumen akan menampilkan posisi gigi saat itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2025, 12:00 WIB
06 Maret 2025, 18:00 WIB
05 Maret 2025, 09:00 WIB
14 Desember 2024, 21:00 WIB
12 Mei 2024, 13:00 WIB
Terkini
27 Desember 2025, 19:00 WIB
Homogenisasi mobil Cina dinilai makin marak terjadi, teknologi tinggi tetapi tak sesuai kebutuhan konsumen
27 Desember 2025, 17:00 WIB
Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki
27 Desember 2025, 13:00 WIB
Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Berbagai model mobil baru dari merek seperti Toyota sampai Suzuki siap hadir, mayoritas lini elektrifikasi
27 Desember 2025, 07:00 WIB
VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya
26 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit