Bahaya Serius Ketika Memaksa Mobil Matic Melibas Banjir

Banjir terjadi di berbagai wilayah Jawa Barat, pemilik mobil matic perlu waspada terhadap potensi kerusakan

Bahaya Serius Ketika Memaksa Mobil Matic Melibas Banjir
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Banjir yang terjadi di beberapa wilayah belakangan ini membuat pemilik kendaraan bermotor perlu lebih berhati-hati. Pasalnya memaksa kendaraan seperti mobil untuk melintasi area banjir bisa berdampak buruk pada kendaraan.

Apalagi bagi pengguna mobil transmisi otomatis. Mobil matic sendiri mulai banyak digunakan di perkotaan karena lebih praktis.

Namun pemilik perlu berhati-hati. Sebab banyak komponen pada mobil matic dikendalikan secara elektrik atau oleh komputer, berbeda dari kendaraan roda empat transmisi manual.

“Pada dasarnya, mobil matic modern sekarang tidak ramah genangan atau banjir. Karena mobil dengan transmisi otomatis yang dilengkapi elektrikal dan computerized itu sangat rentan,” kata Hermas E. Prabowo, pemilik bengkel spesialis transmisi matic Worner Matic kepada KatadataOTO, Selasa (04/03).

Ini Bahaya Memaksa Mobil Matic Melibas Banjir
Photo : Pixabay

Dia menjelaskan, komponen-komponen elektrikal yang terkena air berpeluang terganggu dan membuat kinerja transmisi menjadi tidak optimal.

Dampaknya pun beragam, misal kendala yang berimbas pada gangguan tekanan oli matic, mengakibatkan transmisi hilang tenaga. Di beberapa kasus, kendaraan akhirnya mogok atau sama sekali tidak bisa dihidupkan dan terjadi water hammer.

“Ketika dipaksa melibas banjir atau genangan, dampak seriusnya bisa terjadi kerusakan di komponen elektrikal itu. Bahkan bisa menjalar sampai kerusakan mekanikal, memaksa perlu dilakukan perbaikan secara total,” kata Hermas.

Bicara soal patokan aman melintas area banjir, dia menegaskan tidak ada batasan pasti dan tergantung pada jenis kendaraan.

“Kalau kendaraan sedan dia lebih pendek. Sementara mobil seperti Jeep bisa melewati (banjir) yang agak tinggi, tetapi umumnya patokan aman biasa di setengah ban,” kata dia.

Itupun dengan catatan tidak ada gelombang terlalu besar sehingga membuat air berpeluang masuk ke ruang bakar kendaraan.

Mobil korban banjir
Photo : Antara

“Apabila dari arah berseberangan kemudian ada mobil melaju dan menyebabkan gelombang tinggi, itu berisiko juga. Jadi betul-betul harus melihat situasi dan kondisi,” tegas dia.

Sebagai informasi, banjir terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat termasuk Jakarta, Tangerang Selatan dan Bekasi akibat tingginya curah hujan.

Pada Selasa, imbasnya terjadi kemacetan panjang seperti di Tol Japek (Jakarta-Cikampek) khususnya di area pintu keluar Tol Bekasi Barat.


Terkini

mobil
Honda Prelude

10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026

Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 10 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah

news
SIM Keliling Jakarta

Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 10 September

SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya

modifikasi
AiMOGA

Robot Humanoid AiMOGA di Indonesia, Harganya Hampir Rp 1 Miliar

AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya

otosport
MotoGP 2027

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Bulega Gabung VR46

Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027

mobil
Daihatsu

Penjualan Daihatsu Agustus 2026 Tembus 12 Ribu, Gran Max Andalan

Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max

mobil
Wuling Darion

Buntut Kasus Sales Surabaya, Wuling Resmi Serahkan Unit Darion

Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka

otosport
Jadwal MotoGP Australia 2025: Absennya Marc Marquez

Jadwal MotoGP San Marino 2026: Kans Marquez Tumbangkan Martin

Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan