Perodua QV-E Debut, Mobil Listrik Rp 300 Jutaan Buatan Malaysia
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen resmi menjadi brand ambassador untuk Honda E Limited Edition yang hanya berjumlah 50 unit
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Max Verstappen, Juara Dunia Formula 1 resmi menjadi brand ambassador untuk Honda E Limited Edition. Langkah ini dilakukan untuk mempromosikan kendaraan yang hanya diproduksi sebanyak 50 unit di seluruh dunia.
Meski Honda memang sudah meninggalkan Formula 1, Red Bull Racing masih menggunakan teknologinya hingga akhir 2025. Maka kehadiran Max Verstappen sebagai brand ambassador rasanya memang masih tepat.
“Honda e Limited Edition sangat menyenangkan. Mobil ini memiliki tampilan yang menarik, kompak dan menyenangkan untuk dikendarai,” ungkapnya.
Meski menyandang gelar Limited Edition, sejatinya tak banyak keistimewaan mobil tersebut dengan model standar. Perbedaan paling mendasar hanyalah pada sisi eksterior yang menggunakan warna Premium Crystal Red.
Perbedaan lain adalah hadirnya aksen hitam pada beberapa bagian seperti atap, pelek serta beberapa komponen di bagian depan dan belakang. Sementara untuk bagian kabin, ubahan tidak dilakukan sehingga masih serupa dengan model standar.
Pelu diketahui bahwa Honda e Limited Edition mengambil varian Advance sebagai platform awal. Dengan demikian bisa dipastikan bahwa jantung pacunya pun serupa yaitu motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 152 hp dan torsi 315 Nm.
Mobil ini masih menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 35.5 kWh. Bila terisi penuh maka kendaraan dapat digunakan sejauh 220 km, jumlah yang diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan khususnya di wilayah perkotaan.
Mobil ini dijual dengan harga 38.120 pounsterling atau setara Rp694 juta. Jumlah tersebut tentunya terbilang tinggi bila dibandingkan beberapa kendaraan listrik lain yang dibanderol lebih kompetitif guna menarik minat pelanggan.
Kehadiran kendaraan listrik Honda di luar negeri memang terbilang kontras bila dibandingkan di Tanah Air. Meski belakangan Honda Indonesia semakin agresif dalam meluncurkan produk baru, tidak ada satu pun di antaranya adalah mobil listrik.
Kebijakan tersebut sebenarnya tidak bisa dikatakan salah karena hingga saat ini ekosistem kendaraan listrik masih belum berkembang. Maka tak mengherankan mereka lebih fokus untuk meluncurkan mobil berteknologi tinggi guna meningkatkan kenyamanan berkendara, sesuai keinginan pelanggan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Desember 2025, 17:00 WIB
02 Desember 2025, 14:00 WIB
01 Desember 2025, 15:00 WIB
29 November 2025, 17:28 WIB
29 November 2025, 15:04 WIB
Terkini
02 Desember 2025, 21:32 WIB
Target penjualan mobil baru resmi direvisi dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada jelang akhir tahun
02 Desember 2025, 19:13 WIB
Menperin menilai insentif untuk industri otomotif pada 2026 sangat penting, sebab dapat membawa dampak positif
02 Desember 2025, 18:00 WIB
Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 akan dijadikan sebagai tempat debut dari iCar di Tanah Air
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil listrik nasional Malaysia, Perodua QV-E resmi debut dengan skema sewa baterai seharga Rp 300 jutaan
02 Desember 2025, 16:00 WIB
Baru meluncur, pengiriman skutik all new Honda Vario 125 sudah dimulai sehingga konsumen tak perlu inden
02 Desember 2025, 15:16 WIB
Kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya tetapi membaik, Daihatsu ungkap persyaratan kredit mulai melonggar
02 Desember 2025, 14:00 WIB
Insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, VinFast fokus rakit lokal di 2026 dan berencana ekspor
02 Desember 2025, 13:00 WIB
Chery telah mempertimbangkan beberapa skenario untuk bisa memiliki pabrik di Indonesia agar produksi bisa optimal