Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen
17 April 2026, 07:42 WIB
Mobil listrik mungil Nio Firefly diproduksi dalam konfigurasi setir kanan, hadir di Singapura lebih dulu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik asal Tiongkok, Nio Firefly mulai diproduksi dalam konfigurasi setir kanan. Perlu diketahui, model ini sebelumnya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Nio Firefly yang debut dengan setir kiri kemudian mulai diproduksi untuk negara-negara Right Hand Drive (RHD).
Dilansir dari Carnewschina, produksi Nio Firefly setir kanan sudah dimulai dan Singapura akan menjadi negara pertama yang menerimanya.
“Batch pertama mobil ini (Nio Firefly setir kanan) akan dikirim ke Singapura dengan rencana penjualan ke negara lain di masa mendatang,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Selasa (18/11).
Model mobil listrik berukuran kompak tampaknya tengah mendapatkan respons positif dari konsumen di Indonesia.
Hal ini terlihat dari tingginya penjualan mobil listrik BYD Atto 1 yang dilego Rp 190 jutaan. Dalam beberapa bulan setelah debutnya, model itu disalurkan ke diler sebanyak lebih dari 9.000 unit.
Jejak itu kemudian siap diikuti pabrikan lain seperti Jetour X20e. Honda juga berniat bermain di segmen serupa melalui Honda Super One.
Apabila masuk ke Indonesia, Nio Firefly berpeluang jadi pesaing BYD Atto 1 dan Honda Super One yang diyakini hadir tahun depan.
Sebagai gambaran, harga Nio Firefly di negara asalnya mulai dari 119.800 yuan sampai 125.800 yuan. Angka ini setara dengan Rp 282,3 jutaan sampai Rp 296,4 jutaan.
Nio Firefly memiliki desain unik dengan penggunaan headlight dan tailight berbentuk tiga lampu membulat.
Tampilannya sederhana dan tersedia opsi kelir two tone, membuat Nio Firefly terlihat elegan. Dimensi P x L x T-nya adalah 4.003 mm x 1.781 mm x 1.557 mm dan jarak sumbu roda 2.615 mm.
Ketersediaan banyak kantong penyimpanan jadi salah satu keunggulan Nio Firefly. Ada bagasi atau kompartemen di bagian depan dapat menampung muatan setara 95 liter.
Nio Firefly dibekali motor elektrik bertenaga 105 kW atau sekitar 141 hp. Ini memungkinkan mobil listrik tersebut mencapai kecepatan dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8,2 detik saja dan kecepatan maksimum 150 km/jam.
Sementara baterainya berkapasitas 42,1 kWh. Mengacu pada hasil metode pengujian CLTC, daya jelajahnya adalah 420 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 07:42 WIB
16 April 2026, 07:56 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
14 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026