Geely Mulai Distribusikan EX2 ke Pelanggan Jelang Musim Mudik
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Mobil listrik mungil Nio Firefly diproduksi dalam konfigurasi setir kanan, hadir di Singapura lebih dulu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik asal Tiongkok, Nio Firefly mulai diproduksi dalam konfigurasi setir kanan. Perlu diketahui, model ini sebelumnya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Nio Firefly yang debut dengan setir kiri kemudian mulai diproduksi untuk negara-negara Right Hand Drive (RHD).
Dilansir dari Carnewschina, produksi Nio Firefly setir kanan sudah dimulai dan Singapura akan menjadi negara pertama yang menerimanya.
“Batch pertama mobil ini (Nio Firefly setir kanan) akan dikirim ke Singapura dengan rencana penjualan ke negara lain di masa mendatang,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Selasa (18/11).
Model mobil listrik berukuran kompak tampaknya tengah mendapatkan respons positif dari konsumen di Indonesia.
Hal ini terlihat dari tingginya penjualan mobil listrik BYD Atto 1 yang dilego Rp 190 jutaan. Dalam beberapa bulan setelah debutnya, model itu disalurkan ke diler sebanyak lebih dari 9.000 unit.
Jejak itu kemudian siap diikuti pabrikan lain seperti Jetour X20e. Honda juga berniat bermain di segmen serupa melalui Honda Super One.
Apabila masuk ke Indonesia, Nio Firefly berpeluang jadi pesaing BYD Atto 1 dan Honda Super One yang diyakini hadir tahun depan.
Sebagai gambaran, harga Nio Firefly di negara asalnya mulai dari 119.800 yuan sampai 125.800 yuan. Angka ini setara dengan Rp 282,3 jutaan sampai Rp 296,4 jutaan.
Nio Firefly memiliki desain unik dengan penggunaan headlight dan tailight berbentuk tiga lampu membulat.
Tampilannya sederhana dan tersedia opsi kelir two tone, membuat Nio Firefly terlihat elegan. Dimensi P x L x T-nya adalah 4.003 mm x 1.781 mm x 1.557 mm dan jarak sumbu roda 2.615 mm.
Ketersediaan banyak kantong penyimpanan jadi salah satu keunggulan Nio Firefly. Ada bagasi atau kompartemen di bagian depan dapat menampung muatan setara 95 liter.
Nio Firefly dibekali motor elektrik bertenaga 105 kW atau sekitar 141 hp. Ini memungkinkan mobil listrik tersebut mencapai kecepatan dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8,2 detik saja dan kecepatan maksimum 150 km/jam.
Sementara baterainya berkapasitas 42,1 kWh. Mengacu pada hasil metode pengujian CLTC, daya jelajahnya adalah 420 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Maret 2026, 14:00 WIB
28 Februari 2026, 19:59 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD