Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik mungil Nio Firefly diproduksi dalam konfigurasi setir kanan, hadir di Singapura lebih dulu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik asal Tiongkok, Nio Firefly mulai diproduksi dalam konfigurasi setir kanan. Perlu diketahui, model ini sebelumnya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Nio Firefly yang debut dengan setir kiri kemudian mulai diproduksi untuk negara-negara Right Hand Drive (RHD).
Dilansir dari Carnewschina, produksi Nio Firefly setir kanan sudah dimulai dan Singapura akan menjadi negara pertama yang menerimanya.
“Batch pertama mobil ini (Nio Firefly setir kanan) akan dikirim ke Singapura dengan rencana penjualan ke negara lain di masa mendatang,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Selasa (18/11).
Model mobil listrik berukuran kompak tampaknya tengah mendapatkan respons positif dari konsumen di Indonesia.
Hal ini terlihat dari tingginya penjualan mobil listrik BYD Atto 1 yang dilego Rp 190 jutaan. Dalam beberapa bulan setelah debutnya, model itu disalurkan ke diler sebanyak lebih dari 9.000 unit.
Jejak itu kemudian siap diikuti pabrikan lain seperti Jetour X20e. Honda juga berniat bermain di segmen serupa melalui Honda Super One.
Apabila masuk ke Indonesia, Nio Firefly berpeluang jadi pesaing BYD Atto 1 dan Honda Super One yang diyakini hadir tahun depan.
Sebagai gambaran, harga Nio Firefly di negara asalnya mulai dari 119.800 yuan sampai 125.800 yuan. Angka ini setara dengan Rp 282,3 jutaan sampai Rp 296,4 jutaan.
Nio Firefly memiliki desain unik dengan penggunaan headlight dan tailight berbentuk tiga lampu membulat.
Tampilannya sederhana dan tersedia opsi kelir two tone, membuat Nio Firefly terlihat elegan. Dimensi P x L x T-nya adalah 4.003 mm x 1.781 mm x 1.557 mm dan jarak sumbu roda 2.615 mm.
Ketersediaan banyak kantong penyimpanan jadi salah satu keunggulan Nio Firefly. Ada bagasi atau kompartemen di bagian depan dapat menampung muatan setara 95 liter.
Nio Firefly dibekali motor elektrik bertenaga 105 kW atau sekitar 141 hp. Ini memungkinkan mobil listrik tersebut mencapai kecepatan dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8,2 detik saja dan kecepatan maksimum 150 km/jam.
Sementara baterainya berkapasitas 42,1 kWh. Mengacu pada hasil metode pengujian CLTC, daya jelajahnya adalah 420 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 08:00 WIB
14 Januari 2026, 16:12 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam