Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik mungil Nio Firefly diproduksi dalam konfigurasi setir kanan, hadir di Singapura lebih dulu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik asal Tiongkok, Nio Firefly mulai diproduksi dalam konfigurasi setir kanan. Perlu diketahui, model ini sebelumnya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Nio Firefly yang debut dengan setir kiri kemudian mulai diproduksi untuk negara-negara Right Hand Drive (RHD).
Dilansir dari Carnewschina, produksi Nio Firefly setir kanan sudah dimulai dan Singapura akan menjadi negara pertama yang menerimanya.
“Batch pertama mobil ini (Nio Firefly setir kanan) akan dikirim ke Singapura dengan rencana penjualan ke negara lain di masa mendatang,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Selasa (18/11).
Model mobil listrik berukuran kompak tampaknya tengah mendapatkan respons positif dari konsumen di Indonesia.
Hal ini terlihat dari tingginya penjualan mobil listrik BYD Atto 1 yang dilego Rp 190 jutaan. Dalam beberapa bulan setelah debutnya, model itu disalurkan ke diler sebanyak lebih dari 9.000 unit.
Jejak itu kemudian siap diikuti pabrikan lain seperti Jetour X20e. Honda juga berniat bermain di segmen serupa melalui Honda Super One.
Apabila masuk ke Indonesia, Nio Firefly berpeluang jadi pesaing BYD Atto 1 dan Honda Super One yang diyakini hadir tahun depan.
Sebagai gambaran, harga Nio Firefly di negara asalnya mulai dari 119.800 yuan sampai 125.800 yuan. Angka ini setara dengan Rp 282,3 jutaan sampai Rp 296,4 jutaan.
Nio Firefly memiliki desain unik dengan penggunaan headlight dan tailight berbentuk tiga lampu membulat.
Tampilannya sederhana dan tersedia opsi kelir two tone, membuat Nio Firefly terlihat elegan. Dimensi P x L x T-nya adalah 4.003 mm x 1.781 mm x 1.557 mm dan jarak sumbu roda 2.615 mm.
Ketersediaan banyak kantong penyimpanan jadi salah satu keunggulan Nio Firefly. Ada bagasi atau kompartemen di bagian depan dapat menampung muatan setara 95 liter.
Nio Firefly dibekali motor elektrik bertenaga 105 kW atau sekitar 141 hp. Ini memungkinkan mobil listrik tersebut mencapai kecepatan dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8,2 detik saja dan kecepatan maksimum 150 km/jam.
Sementara baterainya berkapasitas 42,1 kWh. Mengacu pada hasil metode pengujian CLTC, daya jelajahnya adalah 420 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV