Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Polytron G3 mulai diminati oleh konsumen dalam negeri, angka penjualan retailnya tembus 100 unit di Oktober
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Polytron yang digadang jadi mobil nasional mulai mendapatkan respons positif dari konsumen Tanah Air.
Untuk diketahui Polytron baru menawarkan satu produk di Indonesia yakni G3. Model itu sudah mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen.
Walaupun merupakan merek baru, tampaknya konsumen mulai menunjukkan minat terhadap Polytron G3.
Diolah dari data Gaikindo, pada Oktober 2025 angka penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen adalah 103 unit atau naik 255 persen dari bulan sebelumnya.
Jika dibandingkan pada Juli angkanya enam unit, 12 unit di Agustus dan 29 unit sepanjang September 2025.
Secara total, tahun ini Polytron G3 telah terkirim sebanyak 150 unit ke tangan konsumen. Menandakan positifnya minat masyarakat terhadap mobil listrik tersebut.
Polytron belum membeberkan rencana selanjutnya soal model lain di dalam negeri, masih berfokus ke G3 dan G3+ yang dijual mulai Rp 200 jutaan.
Sebagai informasi, mobil listrik Polytron G3 bisa didapatkan melalui skema sewa baterai ataupun buy to own alias termasuk baterai.
Harganya adalah Rp 299 jutaan jika konsumen pilih untuk meminang Polytron G3 secara penyewaan baterai.
Sedangkan apabila berminat membeli unit dengan baterai banderolnya ada di kisaran Rp 419 jutaan.
Sedangkan tipe di atasnya G3+ dijual Rp 339 jutaan (sewa) dan Rp 459 jutaan (termasuk baterai).
Ada berbagai fitur unggulan disematkan pada Polytron G3 maupun G3+. Misalnya konektivitas ke aplikasi Polytron EV.
Sehingga mobil tersebut bisa dikendalikan dengan mudah melalui gawai pintar.
Bicara soal jantung pacu, Polytron G3 dan G3+ dibenamkan baterai berkapasitas 51,9 kWh. Ini menyuguhkan daya jelajah 402 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Baterai bisa diisi dalam waktu singkat berkat teknologi fast charging. Sehingga kapasitas dari 20 persen ke 70 persen dapat dicapai dalam waktu di bawah 35 menit saja.
Kemudian dapat menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 hp dan torsi puncak 320 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan menggunakan penggerak Front Wheel Drive (FWD).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 08:00 WIB
Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai
09 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan SIM keliling Bandung terus hadir untuk memudahkan para pengendara di kota Kembang
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota
08 Januari 2026, 19:07 WIB
Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala