Modifikasi Mobil Listrik Diprediksi Makin Ramai di 2026
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron G3 mulai diminati oleh konsumen dalam negeri, angka penjualan retailnya tembus 100 unit di Oktober
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Polytron yang digadang jadi mobil nasional mulai mendapatkan respons positif dari konsumen Tanah Air.
Untuk diketahui Polytron baru menawarkan satu produk di Indonesia yakni G3. Model itu sudah mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen.
Walaupun merupakan merek baru, tampaknya konsumen mulai menunjukkan minat terhadap Polytron G3.
Diolah dari data Gaikindo, pada Oktober 2025 angka penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen adalah 103 unit atau naik 255 persen dari bulan sebelumnya.
Jika dibandingkan pada Juli angkanya enam unit, 12 unit di Agustus dan 29 unit sepanjang September 2025.
Secara total, tahun ini Polytron G3 telah terkirim sebanyak 150 unit ke tangan konsumen. Menandakan positifnya minat masyarakat terhadap mobil listrik tersebut.
Polytron belum membeberkan rencana selanjutnya soal model lain di dalam negeri, masih berfokus ke G3 dan G3+ yang dijual mulai Rp 200 jutaan.
Sebagai informasi, mobil listrik Polytron G3 bisa didapatkan melalui skema sewa baterai ataupun buy to own alias termasuk baterai.
Harganya adalah Rp 299 jutaan jika konsumen pilih untuk meminang Polytron G3 secara penyewaan baterai.
Sedangkan apabila berminat membeli unit dengan baterai banderolnya ada di kisaran Rp 419 jutaan.
Sedangkan tipe di atasnya G3+ dijual Rp 339 jutaan (sewa) dan Rp 459 jutaan (termasuk baterai).
Ada berbagai fitur unggulan disematkan pada Polytron G3 maupun G3+. Misalnya konektivitas ke aplikasi Polytron EV.
Sehingga mobil tersebut bisa dikendalikan dengan mudah melalui gawai pintar.
Bicara soal jantung pacu, Polytron G3 dan G3+ dibenamkan baterai berkapasitas 51,9 kWh. Ini menyuguhkan daya jelajah 402 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Baterai bisa diisi dalam waktu singkat berkat teknologi fast charging. Sehingga kapasitas dari 20 persen ke 70 persen dapat dicapai dalam waktu di bawah 35 menit saja.
Kemudian dapat menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 hp dan torsi puncak 320 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan menggunakan penggerak Front Wheel Drive (FWD).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air
06 Januari 2026, 10:00 WIB
Mengisi kelas di bawah bZ4X, model anyar Toyota C-HR EV dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Cina belum sepenuhnya menyerap komponen lokal, GIAMM ingin ketegasan aturan dari pemerintah
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pasar Modern Batununggal menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani masyarakat Kota Kembang
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah kembali gelar aturan ganjil genap Jakarta di puluhan ruas jalan Ibu Kota untuk atasi macet
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan SIM bisa dilakukan dengan mudah di layanan SIM keliling Jakarta, berikut syarat dan ketentuannya