Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan di Indonesia Dinilai Rendah
10 Januari 2025, 19:00 WIB
Luhut lapor ke Jokowi bahwa ada investasi di bidang industri mobil listrik baru yang akan masuk ke Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi kembali membawa kabar baik pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini datang dari industri otomotif khususnya kendaraan listrik.
Luhut lapor ke Jokowi bahwa ada sebuah proposal dari pabrikan kendaraan listrik yang hendak berinvestasi. Nilainya pun terbilang besar yaitu USD 1.3 miliar atau setara Rp19.5 triliun (kurs Rp15.015).
“Pak Presiden dapat saya laporkan minggu lalu kami menerima proposal investasi dari salah satu produsen mobil listrik untuk membangun pabrik dan jaringan distribusi Indonesia senilai investasi USD1.3 miliar,” ungkap Luhut (20/06).
Dilansir dari Antara, ia menjelaskan bahwa calon investor tersebut meminta bantuan agar mendapat suplai tembaga. Pasalnya komponen itu merupakan salah satu bahan baku pembuatan mobil listrik.
“Ini akan menjadi game changer karena produk kendaraan listrik yang mereka produksi cocok dengan selera masyarakat Indonesia serta harganya terjangkau. Mereka juga meminta bantuan untuk memperoleh suplai tembaga,” ujar Luhut kemudian.
Inilah yang membuat Luhut yakin bahwa hilirisasi tembaga di Indonesia perlu menjadi prioritas utama. Pasalnya dalam satu mobil listrik, dibutuhkan tembaga sebanyak 56 kilogram, di luar kebutuhan tembaga pada baterai.
Adanya proposal pun menunjukkan bahwa Indonesia sudah dianggap sebagai pemain penting dalam industri mobil listrik. Hal ini karena adanya cadangan sumber daya alam yang besar dan kewajiban agar pengusaha membuat smelter tembaga.
“Ini akan menjadi modal yang besar dalam menarik investasi untuk mobil listrik Indonesia,” pungkas Luhut.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa pabrikan otomotif memang telah berkomitmen untuk meningkatkan investasi mereka di Indonesia. Hal ini merupakan salah satu hasil kunjungan kerja Menteri Perindustrian ke Jepang beberapa waktu lalu.
Dalam lawatannya diketahui bahwa Isuzu akan memindahkan fasilitas produksi UD Trucks di Thailand ke Indonesia. Sementara itu Daihatsu juga meningkatkan investasinya dalam beberapa tahun ke depan.
Tak hanya itu, Fuso juga telah menegaskan komitmennya untuk menambah jumlah ekspornya termasuk Australia. Dengan demikian maka Indonesia semakin menguatkan posisinya sebagai negara produsen kendaraan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2025, 19:00 WIB
10 Januari 2025, 11:11 WIB
03 Juli 2024, 15:00 WIB
17 Juni 2024, 15:00 WIB
26 Januari 2024, 19:40 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Final Battle Honda Modif Contest 2026 menjadi acara yang paling mencuri perhatian di HBD Ambarawa, Jawa Tengah
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
BMW dan Mercedes-Benz jadi merek mobil mewah yang mencatatkan kenaikan penjualan pada periode September 2026