Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Luhut akan temui Elon Musk untuk membahas investasi Tesla di Tanah Air yang belum ada ujung pangkalnya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Walau dikabarkan telah tertinggal dari Malaysia, Pemerintah belum menyerah dapatkan investasi Tesla. Hal ini disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves).
Menteri yang akrab disapa Luhut akan temui Elon Musk, CEO Tesla di awal Agustus 2023. Dilansir dari Antara, pertemuan itu membahas tentang rencana investasi di Tanah Air.
“Saya mau ketemu Elon nanti tanggal 2 bulan depan. Kita mau finalkan (investasi Tesla di Indonesia),” kata Luhut di Jakarta siang hari tadi (24/07).
Pertemuan antara Luhut dan Elon Musk sebenarnya bukanlah hal baru. Pada April 2022 mereka sempat bertemu guna membahas investasi di Indonesia, sayangnya pertemuan tersebut belum mendapat hasil positif.
Sementara di Malaysia, Tesla sudah meluncurkan stasiun pengisian super cepat di salah satu pusat perbelanjaan. Pabrikan mobil listrik tersebut juga membuka pemesanan Tesla Model Y dan Model 3 secara online.
Tak hanya itu, Tesla juga berencana membuka kantor pusat dan Tesla Experience and Service Center. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Global Leaders BEV (Battery Electric Vehicle) Malaysia.
Persaingan untuk mendapatkan investasi Tesla memang cukup ketat karena selain Indonesia dan Malaysia, India juga ikut bersaing. Namun pemerintah Indonesia menegaskan bahwa negosiasi masih berjalan serta terkunci dalam perjanjian kerahasiaan (nondisclosure agreement/NDA).
Walau gencar mengincar investasi dari Tesla, pemerintah Indonesia tidak hanya berharap dari satu pabrikan saja. Beberapa brand lain telah menjadi target seperti BYD yang merupakan produsen mobil listrik asal China.
Bahkan pabrikan tersebut telah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia. Di dalamnya disampaikan bahwa kedua belah pihak akan menjajaki potensi investasi dalam pengembangan mobil listrik.
Penandatanganan dilakukan oleh Rachmat Kaimuddin, Deputi Koordinator Bidang Transportasi dan Infrastruktur Kemenko Marves bersama Liu Xueliang General Manager BYD Divisi Penjualan Mobil Asia Pasifik pada 30 Mei 2023.
Dengan ini diharapkan perkembangan mobil listrik di Tanah Air bisa lebih cepat dibanding sebelumnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Juni 2025, 14:00 WIB
10 Januari 2025, 19:00 WIB
10 Januari 2025, 11:11 WIB
02 Januari 2025, 20:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa