Lamborghini Urus S Masuk Indonesia Lewat Prestige Motorcars

Lamborghini Urus S hadir di Indonesia melalui Prestige Motorcars, sayang harganya masih mereka rahasiakan

Lamborghini Urus S Masuk Indonesia Lewat Prestige Motorcars

TRENOTO – Lamborghini Urus S resmi hadir di Indonesia sebagai penyegaran atas model sebelumnya. Mobil ini dibawa oleh Prestige Motorcars yang sudah dikenal kerap  menawarkan beragam kendaraan premium ke Tanah Air.

Desain Lamborghini Urus S telah didesain agar terasa eksklusif, berperforma tinggi namun tetap terasa mewah. Maka adalah wajar Super Sport Utility Vehicle tersebut diklaim sebagai salah satu kendaraan terkencang di dunia.

“Komitmen untuk memajukan industri otomotif di Indonesia, memotivasi kami agar terus menghadirkan inovasi terbaru. Kini opsi SUV di Indonesia semakin berwarna dengan hadirnya Urus S di Prestige Motorcars,” ungkap Rudy Salim selaku CEO Prestige Motorcars.

Photo : Istimewa

Sama seperti beberapa model lain, Lamborghini Urus S tampil dengan desain sporti yang sedap dipandang. Tampilan depannya terlihat tajam ditambah oleh bumper berukuran besar berwarna hitam.

Bergerak ke samping, Lamborghini mempertahankan garis aerodinamika pada model sebelumnya sehingga terkesan dinamis. Kesan agresif semakin terpancar saat melihat bagian belakang yang menambah tampilan berotot pada mobil.

Masuk ke dalam kabin, kesan mewah namun tetap sangar langsung terlihat ketika pertama kali melihatnya. Interiornya sudah dilapisi pelapis kulit di berbagai bagian sehingga membuatnya terlihat apik.

Sebagai sebuah mobil ‘super’ maka jantung mekanisnya menjadi perhatian lebih. Oleh karena itu Lamborghini menanamkan mesin V8 berkapasitas 4.000 cc twin-turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 666 hp dan torsi 850 Nm.

Baca juga : Laku Keras, Indent Lamborghini Hingga 2024

Tenaga tersebut cukup untuk membuat mobil berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam waktu 3.5 detik. Sementara kecepatan tertingginya adalah 305 km per jam.

Suspensi Lamborghini Urus S berorientasi pada nyaman bagi pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu mereka memasangkan adaptive air suspension agar memenuhi tujuan tersebut.

Tak hanya itu, ada beberapa mode berkendara yang bisa dipilih oleh pengemudi sesuai kebutuhan juga keinginan. Sebut saja Sabbia, Neve dan Terra (Sand, Snow and Mud) guna melengkapi ditambahkan Strada, Sport serta Corsa (Street, Sport and Track)

Photo : Istimewa

Sayangnya Prestige Motorcars menolak menyampaikan berapa harga dari Lamborghini Urus S.

“Kami merekomendasikan Urus S bagi pengemudi yang menginginkan pengalaman berkendara memacu adrenalin. Karena ini bukan sekedar SUV, melain SSUV,” pungkas Rudi Salim.


Terkini

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana

mobil
Denza B5

Denza B5 Jadi SUV Offroad Premium, Siap Goda Konsumen

Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut

mobil
UFilm

UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5

Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi

mobil
Jetour

Terbongkar Penyebab Kebakaran Jetour T2 di Tol Jagorawi

Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT