Lamborghini Bimbang Pilih Mesin Hybrid atau Listrik buat Lanzador

Mau rambah elektrifikasi, Lamborghini pertimbangkan pakai jantung pacu PHEV atau listrik murni di Lanzador

Lamborghini Bimbang Pilih Mesin Hybrid atau Listrik buat Lanzador
Satrio Adhy

KatadataOTO – Lamborghini sedang mempersiapkan lini elektrifikasi mereka. Namun jenama asal Italia itu tengah bimbang.

Mereka dihadapkan dengan dua pilihan penggerak untuk mobil baru mereka. Antara jantung pacu hibrida atau listrik murni.

Menurut sejumlah laporan media daring, Lamborghini akan segera meluncurkan Lanzador bagi para pencinta otomotif.

Melansir Carscoops pada Senin (13/10), produsen asal Negeri Pizza itu berniat menjadikan produk tersebut full Battery Eletric Vehicle (BEV).

Lamborghini Bimbang Pilih Mesin Hybrid atau Listrik buat Lanzador
Photo : Carscoops

Akan tetapi Lamborghini juga turut mempertimbangkan jantung pacu hybrid, memadukan baterai serta mesin V8 atau biasa disebut dengan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

"Kami bisa saja membuat BEV, tetapi menurut saya itu keputusan yang buruk untuk beberapa tahun ke depan," ungkap Stephan Winkelmann, Chief Executive Officer Lamborghini.

Lebih jauh Winkelmann menuturkan bahwa para konsumen Lamborghini tidak melihat BEV sebagai pilihan.

Oleh sebab itu mereka mulai mempertimbangkan dapur pacu hibrida supaya bisa menjawab kebutuhan calon pembeli.

Di sisi lain, dijelaskan bahwa jika Lamborghini memilih mesin hybrid untuk Lanzador maka akan berbagi teknologi dan komponen dengan model-model terdahulu.

Seperti sistem PHEV Lamborghini Temerario maupun Urus SE terbaru yang mengandalkan mesin V8 twin-turbo.

Sehingga mampu menghadirkan tenaga yang besar sekaligus rendah emisi buat calon mobil hybrid Lamborghini.

Otomatis diklaim sesuai dengan nilai-nilai sedang mereka tuju, yakni berkontribusi dalam menurunkan emisi gas buang.

"Kami harus bergerak secara realistis mempertimbangkan bobot (kendaraan), biaya maupun kompleksitas sistem hybrid," pungkas bos Lamborghini itu.

Berbeda dengan Ferrari

Di sisi lain bila Lamborghini memilih mesin hybrid untuk Lanzador maka akan berbeda dari jalan yang ditempuh Ferrari.

Mengingat kompatriot mereka sedang mempersiapkan mobil listrik perdana, yakni Crossover Elettrica.

Meski begitu, Lamborghini diklaim menjadi salah satu perusahaan yang tidak takut tampil berbeda.

Lamborghini Bimbang Pilih Mesin Hybrid atau Listrik buat Lanzador
Photo : Carscoops

Winkelmann diklaim menjadi tipe pemimpin berkepala dingin serta pragmatis. Akan mengikuti kemana uang membawanya.

"Terpenting bukanlah apa yang bisa Anda capai dalam teknologi, yang penting adalah apa yang diinginkan pelanggan," tegas Winkelmann.

Patut ditunggu bagaimana kelanjutkan proyek dari Lamborghini Lanzador. Apakah bakal dibekali penggerak listrik murni atau PHEV.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ingat 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Simak Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah, SIM Keliling Bandung Hari Ini ada di Pasar Modern

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini

komunitas
Classy Modifest 2026

Yamaha Classy Modifest 2026 Sukses Sedot Modifikator Jawa Timur

Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur

news
10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Mei 2026, Honda Hadapi Tantangan

10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih

Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales

news
Harga BBM

Ikut Pertamina, Vivo Juga BP Kompak Naikan Harga BBM RON 92 dan 95

Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)

mobil
Penjualan Mobil Baru

Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian

Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak

mobil
BYD dan F1

Sinyal Kuat BYD Gabung F1 Mencuat setelah GP Monako

BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako