Lamborghini Temerario Resmi Masuk Indonesia, Incar Orang Have
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Mau rambah elektrifikasi, Lamborghini pertimbangkan pakai jantung pacu PHEV atau listrik murni di Lanzador
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Lamborghini sedang mempersiapkan lini elektrifikasi mereka. Namun jenama asal Italia itu tengah bimbang.
Mereka dihadapkan dengan dua pilihan penggerak untuk mobil baru mereka. Antara jantung pacu hibrida atau listrik murni.
Menurut sejumlah laporan media daring, Lamborghini akan segera meluncurkan Lanzador bagi para pencinta otomotif.
Melansir Carscoops pada Senin (13/10), produsen asal Negeri Pizza itu berniat menjadikan produk tersebut full Battery Eletric Vehicle (BEV).
Akan tetapi Lamborghini juga turut mempertimbangkan jantung pacu hybrid, memadukan baterai serta mesin V8 atau biasa disebut dengan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
"Kami bisa saja membuat BEV, tetapi menurut saya itu keputusan yang buruk untuk beberapa tahun ke depan," ungkap Stephan Winkelmann, Chief Executive Officer Lamborghini.
Lebih jauh Winkelmann menuturkan bahwa para konsumen Lamborghini tidak melihat BEV sebagai pilihan.
Oleh sebab itu mereka mulai mempertimbangkan dapur pacu hibrida supaya bisa menjawab kebutuhan calon pembeli.
Di sisi lain, dijelaskan bahwa jika Lamborghini memilih mesin hybrid untuk Lanzador maka akan berbagi teknologi dan komponen dengan model-model terdahulu.
Seperti sistem PHEV Lamborghini Temerario maupun Urus SE terbaru yang mengandalkan mesin V8 twin-turbo.
Sehingga mampu menghadirkan tenaga yang besar sekaligus rendah emisi buat calon mobil hybrid Lamborghini.
Otomatis diklaim sesuai dengan nilai-nilai sedang mereka tuju, yakni berkontribusi dalam menurunkan emisi gas buang.
"Kami harus bergerak secara realistis mempertimbangkan bobot (kendaraan), biaya maupun kompleksitas sistem hybrid," pungkas bos Lamborghini itu.
Di sisi lain bila Lamborghini memilih mesin hybrid untuk Lanzador maka akan berbeda dari jalan yang ditempuh Ferrari.
Mengingat kompatriot mereka sedang mempersiapkan mobil listrik perdana, yakni Crossover Elettrica.
Meski begitu, Lamborghini diklaim menjadi salah satu perusahaan yang tidak takut tampil berbeda.
Winkelmann diklaim menjadi tipe pemimpin berkepala dingin serta pragmatis. Akan mengikuti kemana uang membawanya.
"Terpenting bukanlah apa yang bisa Anda capai dalam teknologi, yang penting adalah apa yang diinginkan pelanggan," tegas Winkelmann.
Patut ditunggu bagaimana kelanjutkan proyek dari Lamborghini Lanzador. Apakah bakal dibekali penggerak listrik murni atau PHEV.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
17 Juli 2026, 16:23 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
28 Mei 2026, 07:00 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan