Lamborghini Temerario Resmi Masuk Indonesia, Incar Orang Have
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Mengalami peningkatan penjualan di tengah krisis ekonomi, calon konsumen harus indent Lamborghini hingga 2024 mendatang
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Meski beberapa negara mengalami krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, penjualan supercar Lamborghini justru mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terlihat dari indent Lamborghini yang mencapai 18 bulan.
Dalam wawancaranya dengan France24, Stephen Winkelmann selaku President dan CEO Lamborghini mengaku bila saat ini pihaknya cukup kewalahan menghadapi pesanan dari para konsumen.
Karenanya apabila pembelian dilakukan saat ini, mobil baru bisa didapatkan pada pertengahan 2024.
"Banyak konsumen semakin banyak melangkah ke Lamborghini. Karena mereka mempercayai merek tersebut, mereka melihat betapa indahnya mobil-mobil itu, seberapa tinggi performa mereka," kata Stephan Winkelmann dilansir Indiatimes, Jumat (2/9/2022).
Telah menjual semua kendaraannya hingga dua tahun mendatang, perusahaan mengatakan bila permintaan tersebut telah mencapai rekor baru. Tercatat pesanan dan penjualan Lamborghini pada paruh pertama 2022 mencapai 5.090 unit.
Sama dengan pabrikan otomotif lainnya, indent panjang yang dihadapi perusahaan merupakan imbas dari krisis chip semikonduktor. Meski demikian, perusahaan mobil mewah tersebut tengah berupaya meningkatkan produksi kendaraan sehingga permintaan dari konsumen bisa terpenuhi dengan lebih cepat.
Mengalami peningkatan penjualan pasca pandemi, pabrikan mobil asal Italia ini optimis bila kendaraan miliknya memang banyak diminati calon konsumen, sehingga mampu bertahan seiring dengan perbaikan ekonomi global ke depannya.
"Ekonomi global hanya perlu tetap sedikit stabil untuk melanjutkannya", tambahnya.
Selain mobil konvensional, Lamborghini juga memiliki rencana untuk menghadirkan versi hybrid dari masing-masing modelnya pada 2024. Perkembangan teknologi juga membuat pabrikan siap menghadirkan mobil mewah full electric pertama.
"Hanya dalam dua tahun, perusahaan melakukan sebanyak dan secepat yang kami bisa untuk menjaga semua hal diperbarui dan bergulir dengan cara positif," ujar Winkelmann.
Sebagai informasi, pada awal Agustus 2022, Lamborghini melaporkan penjualan terbaik sepanjang sejarah. Pabrikan bahkan mampu memecahkan rekor penjualan dan mendapat keuntungan maksimal.
Dari total penjualan yang ditorehkan, 61 persen selama periode tersebut dicatat oleh SUV andalan perusahaan, yakni Lamborghini Urus. Mampu menemukan pasar yang jauh lebih luas, mobil ini dapat digunakan oleh beragam konsumen bahkan untuk menunjang aktivitas harian mereka.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
26 November 2025, 12:00 WIB
25 November 2025, 14:00 WIB
13 Oktober 2025, 19:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan