Kolaborasi Dua Budaya Vinfast di GIIAS 2025 Berbuah Manis

Vinfast Indonesia semakin menunjukkan komitmennya di Tanah Air untuk mendekatkan diri dengan masyarakat

Kolaborasi Dua Budaya Vinfast di GIIAS 2025 Berbuah Manis
Denny Basudewa

KatadataOTO – Vinfast Indonesia kembali meramaikan ajang GIIAS 2025 dengan pendekatan inovatif. Pabrikan asal Vietnam ini melakukan kolaborasi ciamik bersama desainer kenamaan Tanah Air.

Kerja sama tersebut memadukan dua budaya yakni Indonesia dan Vietnam. Hal itu ditumpahkan dalam karya yang digunakan pada busana para usher.

Walhasil Vinfast berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus di pameran otomotif GIIAS 2025. Adapun apresiasinya meliputi Favourite Booth Passenger Car 450 – 750 sqm.

Lalu Favourite Booth Best Collaboration bersama IKAT Indonesia diraih Vinfast Indonesia.

Vinfast
Photo : Istimewa

“Kami merasa terhormat menerima dua penghargaan ini di GIIAS 2025. Kami akan terus berinovasi dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen Indonesia,” ujar Kariyanto Hardjosoemanto, CEO Vinfast Indonesia dalam siaran pers dikutip (06/08).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Didiet Maulana adalah untuk memadukan inovasi dan budaya.

Sedangkan keberagaman produk menunjukkan komitmen Vinfast, dalam hal mendukung Indonesia untuk transisi ke mobilitas listrik.

Pada Booth Vinfast Indonesia di GIIAS 2025, terlihat para usher mereka menggunakan busana tidak umum.

Karena mereka menggunakan busana khas Vietnam yang dibuat menggunakan bahan dan teknik ikat. Sehingga menghasilkan karya ciamik.

Bertempat di Hall 2, ICE BSD City, Vinfast memamerkan produk-produk unggulan. Terdapat model VF 3, VF 5, VF 6, VF 7 hingga VF e34.

Jajaran mobil listrik dipamerkan dikatakan mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Lalu terdapat beberapa kendaraan yang tampil secara tematik dan memancing perhatian. Seperti unit VF 6 dengan tema Lilo & Stitch nan menggoda.

Kemudian mobil listrik VF 7 dibalut menggunakan tema Fantastic Four. Karakter superhero ini tentunya terinspirasi dari Disney.

Vinfast
Photo : Istimewa

Vinfast Indonesia juga tidak hanya memamerkan sejumlah keunggulan mobil setrum andalan. Karena mereka juga menggelar ruang diskusi publik inspiratif.

Diskusi bernama VIN Talks ini menghadirkan Gita Wirjawan selaku tokoh nasional. Adapun pembahasan acara meliputi pentingnya pendidikan STEM, bonus demografi hingga kolaborasi lintas sektor.

Melalui sejumlah inovasi di atas, Vinfast Indonesia ingin membangun kepercayaan pasar nasional. Adapun pendekatan mereka sendiri terbilang inklusif, kreatif dan kolaboratif.


Terkini

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 3 Maret 2026, Ada di MCD

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 3 Maret 2026

Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Lamborghini

Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat

Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat

mobil
Rental Mobil

Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya

Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran