Keunggulan Menggunakan Pelat Nomor dengan Cip RFID

Pelat nomor dengan Cip RFID bisa membuat kondisi lalu lintas lebih teratur tidak ada lagi salah identifikasi kendaraan

Keunggulan Menggunakan Pelat Nomor dengan Cip RFID
Adi Hidayat

TRENOTO – Tak hanya melalukan ubahan warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi, Korlantas Polri juga berencana untuk menyematkan cip berteknologi khusus. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas tilang elektronik yang kini semakin tersebar di seluruh Indonesia.

Selama ini tilang elektronik memang telah menjadi andalan kepolisian untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Teknologi Pelat nomor dengan Cip RFID tersebut pun berhasil membuat pengguna jalan lebih taat berlalu lintas agar tidak dikenai denda.

Namun kebijakan tersebut masih bisa ditingkatkan melalui beragam cara, termasuk mengubah warna dasar pelat nomor dan penggunaan cip. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kesalahan saat melakukan identifikasi kendaraan.

Photo : NTMC Polri

Brigjen Yusri Yunus, Dirregident Korlantas Polri mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu anggaran guna mewujudkannya. Ia mengatakan bahwa kemungkinan pelaksanaan kebijakan baru bisa dilakukan dalam 1 atau 2 tahun ke depan.

Dilansir dari NTMC Polri, Yusri menyampaikan bahwa cip berteknologi Radio Frequency Identification atau RFID sudah diterapkan pada sejumlah negara. Dengan adanya teknologi tersebut maka data dari kendaraan menjadi lebih mudah diakses oleh petugas maupun kamera ETLE ketika mereka melanggar lalu lintas.

“Semua data telah lengkap. Mulai dari kendaraan pernah kecelakaan, melanggar lalu lintas, kena tilang berapa kali ada semua di situ,” lanjut Yusri.

Selain itu, penggunaan cip juga bisa mengatasi penggunaan pelat nomor palsu terutama untuk menghindari aturan ganjil genap. Dengan demikian pembatasan lalu lintas akan menjadi lebih efektif dibanding sebelumnya.

Photo : NTMC Polri

Kasus pemalsuan memang terbilang marak dan telah meresahkan masyarakat. Pasalnya telah kasus dimana pengguna pelat nomor palsu melakukan pelanggaran kemudian pemilik asli dikirimkan surat tilang.

Namun tentunya teknologi canggih tersebut masih membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat terlaksana di Tanah Air. Pasalnya saat ini Korlantas Polri masih fokus untuk mengubah warna dasar pelat nomor dari hitam menjadi putih.

Perubahan warna akan dilakukan bertahap mulai pertengahan 2022 dan diharapkan rampung pada 2027. Pelat putih diutamakan untuk kendaraan baru, mutasi serta perubahan 5 tahunan serta dipastikan tidak dikenai biaya tambahan.


Terkini

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan