Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Baterai Neta V-II rakitan lokal berkapasitas lebih kecil tapi tawarkan daya jelajah sama, ini penjelasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Neta Auto Indonesia pertama kali hadir memboyong model V buat konsumen Indonesia. Saat itu banderol di angka Rp 370 jutaan.
Adapun unit masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China. Namun di 2024 pihak pabrikan berkomitmen buat hadirkan versi rakitan lokal dari model tersebut.
Melihat lebih dekat spesifikasinya ternyata baterai Neta V-II memiliki kapasitas lebih kecil di 36,1 kWh dan merupakan LFP (Lithium Ferro Phosphate). Padahal di varian terdahulu berkapasitas 40,7 kWh material lithium ion.
Jordy Angkawidjaja, Product Planning Manager PT Neta Auto Indonesia mengungkapkan kemampuan baterai berbeda-beda dari tiap penyedia. Untuk diketahui saat ini baterai Neta V-II disuplai dari PT Gotion Green Energy Solution atau Gotion.
Sementara Neta V terdahulu pakai baterai lithium ion milik CATL (Contemporary Amperex Technology Co. Limited) asal Tiongkok.
“Kenapa kita masih bisa klaim di 401 km, karena memang dari headquarter (dites) dan bisa mendapatkan angka itu,” ucap Jordy di Kemayoran beberapa waktu lalu.
Tidak perlu khawatir karena ada ketentuan berlaku yaitu garansi baterai seumur hidup buat 2.024 konsumen pertama yang melakukan pembelian sepanjang tahun ini.
Meski ada perbedaan kapasitas dan produsen, Jordy menegaskan hal tersebut tidak akan memberikan dampak buruk kepada performa.
“Kita banyak supplier. Kalau di China sendiri pabrik baterai beragam, dulu pertama kita pakai CATL,” ungkap Jordy.
Perlu diketahui baterai LFP dari Gotion saat ini sudah merupakan rakitan dalam negeri, berkontribusi menambah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dari Neta V-II di masa mendatang.
“Target TKDN kita di 40 persen, kita masih dalam penjajakan. Belum bisa bicara lebih lanjut,” kata Jordy.
Sekadar informasi Neta V-II merupakan versi pembaruan dari Neta V yang debut di PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show). Ubahan diberikan tidak hanya pada eksterior maupun interior namun juga tambahan fitur.
Seperti penyematan wireless charging untuk mempermudah pengisian daya gawai pemilik serta tambahan rangkaian teknologi keselamatan ADAS (Advanced Driver Assistance System) guna menambah keamanan berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan