Strategi Pertamina Dorong Industri Otomotif Nasional di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
Jeep Indonesia coba merespon mengenai dampak dari penerapan tarif impor Amerika Serikat oleh Donald Trump
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Donald Trump membuat kebijakan baru. Dia mematok tarif impor untuk sejumlah negara.
Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak dari aturan baru Presiden Amerika Serikat satu ini.
Kemudian Trump juga mengumumkan bahwa tarif impor otomotif sebesar 25 persen khusus kendaraan yang dirakit di luar Negeri Paman Sam.
Tentu ini bakal membawa dampak bagi para pabrikan. Terutama perusahaan otomotif asal AS, yakni Jeep.
Jeep sendiri menawarkan banyak produk-produk kendaraan roda empat dengan status CBU (Completely Built Up) ke konsumen di Tanah Air.
Oleh sebab itu Jeep coba merespon mengenai sejauh mana dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat terhadap kelangsungan bisnis mereka di sini.
“Saat ini saya bayar full (pajak), jadi impor duty full, benar-benar normal impor dari Amerika,” ucap Ario Soerjo, COO Jeep Indonesia di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ario menerangkan bahwa Jeep masih memantau sejauh mana aturan baru Trump bakal membawa efek ke mereka.
Apalagi menurut dia, kondisi sekarang masih sangat dinamis. Sehingga belum tahu bagaimana ke depannya
“Kalau nanti ada perubahan, tarifnya berkurang saya sih senang. Tetapi kalau tarifnya naik, ya pasti akan berimbas ke pajak dan harga (mobil Jeep),” lanjut Ario.
Lebih jauh dia mencontohkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang belum juga membaik, dinilai bisa turut mempengaruhi harga mobil Jeep di Indonesia.
“Kita tetap mempelajari dan akan selalu menghitung ulang semua. Jadi mungkin bisa saja di setiap shipment nanti bakal ada koreksi atau perbedaan harga,” Ario menegaskan.
Sekadar mengingatkan, perwakilan pemerintah Indonesia sedang berada di Negeri Paman Sam. Mereka melakukan negosiasi mengenai tarif impor Amerika Serikat.
Dalam kesempatan ini, pemerintah mengajukan tawaran seperti relaksasi PPh (Pajak Penghasilan) dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai).
Lalu dalam negosiasi tersebut, pemerintah mau mengajukan rencana peningkatan belanja produk-produk Amerika Serikat.
Sebagai upaya dalam mengurangi defisit neraca perdagangan antara Amerika dan Indonesia, yang tercatat mencapai 18 miliar dolar Amerika.
Jadi patut ditunggu bagaimana kelanjutan dari usaha para menteri Presiden Prabowo Subianto dalam melobi Donald Trump.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
03 Juni 2026, 20:37 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
04 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah