Penjualan Audio Diklaim Bertumbuh saat Pasar Mobil Baru Lesu

Audio Plus Indonesia tidak merasakan dampak dari turunnya penjualan mobil baru pada periode 2025 lalu

Penjualan Audio Diklaim Bertumbuh saat Pasar Mobil Baru Lesu

KatadataOTO – Memang pasar mobil baru di Indonesia mengalami kelesuan pada 2025. Berbagai rintangan menghadang laju industri otomotif dalam negeri.

Seperti contoh melemahnya kondisi ekonomi kelas menengah ke bawah, pengetatan kredit sampai nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang anjlok.

Kondisi ini tentu turut dirasakan oleh banyak pihak. Namun tidak bagi Audio Plus Indonesia selaku produsen Harmonic Harmony sampai Goldhorn.

Audio Plus
Photo: KatadataOTO

Mereka mengaku memetik hasil manis sepanjang 2025, meski penjualan mobil baru turun secara keseluruhan.

“Kalau industri audio secara keseluruhan saya tidak tahu ya, karena tidak punya datanya. Tetapi kalau dari kita, Audio Plus di domestik bertumbuh,” ungkap Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Indonesia di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Andre pun mengaku bersyukur, mereka masih mencatatkan kinerja positif di pasar dalam negeri pada tahun lalu.

Meski tidak menyebutkan angka pertumbuhannya, Andre menuturkan bahwa penjualan Audio Plus Indonesia terus meningkat.

“Jadi dari 2023, 2024 ke 2025 kita bertumbuh tetapi tidak banyak, tidak turun juga buat pasar domestiknya,” lanjut Andre.

Andre hanya menjelaskan kalau penjualan mereka buat pasar domestik, meningkat di bawah 10 persen.

Lebih jauh disebutkan, Audio Plus turut membukukan penjualan yang sangat baik untuk pasar di luar Indonesia sepanjang 2025.

Peminat produk-produk audio mobil Audio Plus Indonesia di luar negeri, cukup banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Kalau internasional dari 2024 ke 2025 kita naik 2,5 kali lipat. Jadi ada peningkatan 250 persen,” tegas Andre.

Tentu ini merupakan hal yang positif, mengingat lesunya penjualan mobil baru membawa dampak luas. Terutama bagi para pengusaha komponen kendaraan roda empat.

Sebagai informasi, menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), retail sales mobil baru pada 2025 mencapai 833.692 unit.

Audio Mobil
Photo: KatadataOTO

Sedangkan untuk angka pengiriman dari pabrik ke diler (wholesales) hanya berada di angka 803.687 unit.

Bila dilihat lebih jauh, retail sales pada tahun lalu mengalami penurunan sekitar 6,3 persen dibandingkan dengan 889.680 unit di 2024.

Sementara angka wholesales juga merosot 7,2 persen. Sebab pada tahun sebelumnya berhasil menorehkan 865.723 unit.


Terkini

mobil
Lepas E4

Lepas E4 Diperkenalkan di IIMS 2026, Booking Fee Cuma Rp 5 Juta

Untuk pertama kalinya Lepas E4 diperkenalkan di dunia dan sudah bisa dipesan dengan booking fee terjangkau

mobil
Changan

Harga Baru Changan Lumin EV dan Deepal S07 Diumumkan di IIMS 2026

Changan mengumumkan harga baru untuk Lumin EV maupun Deepal S07 demi menggoda para konsumen di Indonesia

mobil
VinFast Limo Green

Harga VinFast Limo Green Khusus Fleet Diungkap di IIMS 2026

Harga VinFast Limo Green yang diumumkan di IIMS 2026 berlaku untuk konsumen pada segmen fleet atau perusahaan

mobil
Toyota

Toyota Luncurkan Tiga Model Baru di IIMS 2026, Ada Vios Hybrid

Tiga produk elektrifikasi terbaru Toyota di IIMS 2026 diharapkan bisa menjangkau lebih banyak konsumen

mobil
Chery

Harga Chery C5 CSH Dirilis, Lebih Murah Dari Honda HR-V Hybrid

Chery Sales Indonesia kembali melakukan gebrakan dalam menentukan harga produk yang dipasarkan di Tanah Air

motor
QJMotor

QJMotor Luncurkan Dua Produk Baru di IIMS 2026, Ada Promo

QJMotor meramaikan IIMS 2026 dengan memboyong dua motor baru, seperti contoh 250 DX dengan untuk adventure

mobil
Wuling

Wuling Eksion Tampil Perdana di IIMS 2026, Calon Penerus Almaz

SUV Wuling Eksion akan mengisi seri Darion di pasar Indonesia, bisa dilihat langsung di pameran IIMS 2026

mobil
Suzuki

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan

Mobil listrik pertama Suzuki di Indonesia akhirnya resmi diluncurkan, e Vitara dipasarkan seharga Rp 700 jutaan