Wholesales Mobil Hybrid Naik di September 2026, PHEV Turun
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Audio Plus Indonesia tidak merasakan dampak dari turunnya penjualan mobil baru pada periode 2025 lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Memang pasar mobil baru di Indonesia mengalami kelesuan pada 2025. Berbagai rintangan menghadang laju industri otomotif dalam negeri.
Seperti contoh melemahnya kondisi ekonomi kelas menengah ke bawah, pengetatan kredit sampai nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang anjlok.
Kondisi ini tentu turut dirasakan oleh banyak pihak. Namun tidak bagi Audio Plus Indonesia selaku produsen Harmonic Harmony sampai Goldhorn.
Mereka mengaku memetik hasil manis sepanjang 2025, meski penjualan mobil baru turun secara keseluruhan.
“Kalau industri audio secara keseluruhan saya tidak tahu ya, karena tidak punya datanya. Tetapi kalau dari kita, Audio Plus di domestik bertumbuh,” ungkap Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Indonesia di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Andre pun mengaku bersyukur, mereka masih mencatatkan kinerja positif di pasar dalam negeri pada tahun lalu.
Meski tidak menyebutkan angka pertumbuhannya, Andre menuturkan bahwa penjualan Audio Plus Indonesia terus meningkat.
“Jadi dari 2023, 2024 ke 2025 kita bertumbuh tetapi tidak banyak, tidak turun juga buat pasar domestiknya,” lanjut Andre.
Andre hanya menjelaskan kalau penjualan mereka buat pasar domestik, meningkat di bawah 10 persen.
Lebih jauh disebutkan, Audio Plus turut membukukan penjualan yang sangat baik untuk pasar di luar Indonesia sepanjang 2025.
Peminat produk-produk audio mobil Audio Plus Indonesia di luar negeri, cukup banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu.
“Kalau internasional dari 2024 ke 2025 kita naik 2,5 kali lipat. Jadi ada peningkatan 250 persen,” tegas Andre.
Tentu ini merupakan hal yang positif, mengingat lesunya penjualan mobil baru membawa dampak luas. Terutama bagi para pengusaha komponen kendaraan roda empat.
Sebagai informasi, menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), retail sales mobil baru pada 2025 mencapai 833.692 unit.
Sedangkan untuk angka pengiriman dari pabrik ke diler (wholesales) hanya berada di angka 803.687 unit.
Bila dilihat lebih jauh, retail sales pada tahun lalu mengalami penurunan sekitar 6,3 persen dibandingkan dengan 889.680 unit di 2024.
Sementara angka wholesales juga merosot 7,2 persen. Sebab pada tahun sebelumnya berhasil menorehkan 865.723 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027