Rapor Penjualan Maxus di RI Sepanjang 2025, Melempem Dibanding Denza
16 Desember 2025, 16:00 WIB
MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Maxus ikut serta dalam meramaikan IIMS 2026. Dalam kesempatan kali ini, mereka memboyong produk unggulan.
Mulai dari Maxus Mifa 7 dan 9. Diharapkan bisa menggoda para pengunjung JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Apalagi kedua mobil listrik Maxus tersebut, mengusung berbagai fitur kekinian. Sehingga dapat mendorong adopsi elektrifikasi.
“Pasar kendaraan listrik Indonesia telah berkembang ke fase yang lebih dewasa,” Elisa P. Tobing, National Sales & DND Head Indomobil Energi Baru beberapa waktu lalu.
Elisa menuturkan, Maxus memosisikan diri sebagai penyedia Electric Vehicle (EV) di Indonesia.
Mengingat saat ini di Tanah Air segmen kendaraan roda empat setrum, telah mencapai tingkat cukup tinggi.
“Konsumen kini mencari kepastian, mulai dari kualitas kendaraan, kesiapan sistem hingga dukungan jangka panjang. Inilah fokus utama Maxis di Indonesia,” lanjut dia.
Sebagai informasi, Mifa 7 hadir sebagai MPV listrik tujuh penumpang yang disiapkan untuk kebutuhan mobilitas harian. Produk ini mengandalkan baterai 90 kWh dengan jarak tempuh hingga 570 km (NEDC).
Sementara itu, Maxus Mifa 9 menyasar segmen premium dengan pendekatan berbeda. MPV listrik berukuran besar ini menawarkan konfigurasi empat kursi mewah di baris pertama dan kedua.
Kendaraan satu ini menggendong baterai 90 kWh, mampu membawa MIFA 9 melaju hingga 520 km dalam satu kali pengecasan (NEDC).
Bikin tambah menarik, baik Mifa 7 maupun Mifa 9 sudah mengantongi rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP. Lewat dua model ini, Maxus menegaskan komitmennya menghadirkan mobil listrik yang bukan hanya canggih, tapi juga matang dan siap dipakai dalam jangka panjang.
“Elastisitas penggunaan dan kenyamanan menjadi fokus utama Mifa 9. Mobil ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman premium tanpa mengorbankan efisiensi,” tegas Elisa.
Di sisi lain, model Maxus dikembangkan dengan acuan standar manufaktur global yang ketat, mulai dari tahap perancangan hingga pengujian keselamatan.
Strategi utama Maxus untuk pasar domestik adalah melakukan produksi kendaraan secara Completely Knocked Down (CKD) di dalam negeri. Langkah ini diambil dengan beberapa tujuan strategis.
Selain fokus pada manufaktur, Maxus juga menaruh perhatian besar pada penguatan jaringan distribusi dan layanan.
Pada 2026, perusahaan menargetkan ekspansi hingga 20 diler di berbagai wilayah strategis di Indonesia.
Perluasan jaringan ini dinilai krusial untuk meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan konsumen dalam memiliki kendaraan listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Desember 2025, 16:00 WIB
06 Agustus 2025, 19:00 WIB
30 Juli 2025, 18:00 WIB
26 Juli 2025, 13:00 WIB
19 Januari 2025, 07:00 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu
09 Februari 2026, 09:00 WIB
Ada dua opsi modifikasi Jetour T2 yang ditampilan di IIMS 2026, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Lepas Indonesia siapkan sejumlah penawaran menarik di IIMS 2026, berlaku untuk model perdana mereka Lepas L8
09 Februari 2026, 07:32 WIB
Ada program DP rendah mulai dari Rp 6 jutaan buat LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla di IIMS 2026
09 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta digelar pada puluhan ruas jalan utama untuk hindari kemacetan lalu lintas di jam tertentu
09 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada dua lokasi SIM keliling Bandung yang bisa didatangi oleh masyarakat hari ini, salah satunya di ITC
09 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini 9 Februari 2026, simak lokasi dan syaratnya
08 Februari 2026, 22:00 WIB
Honda BR-V N7X Edition mendapat pengembangan di IIMS 2026 untuk menjaga kepercayaan pelanggan Tanah Air