Audi Ogah Ikut Tren, Siap Hilangkan Layar Besar di Dalam Kabin
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cina terus menggencarkan ekspansi mobil-mobil mereka ke sejumlah negara. Seperti yang baru saja terjadi, yakni Kanada.
Kedua negara tersebut menjalin perjanjian dagang. Kanada memangkas tarif masuk mobil listrik asal Tiongkok, dari semula 100 persen menjadi 6,1 persen saja.
“Semua proyek ini akan memberikan manfaat bagi pengembangan industri Electric Vehicle (EV) Kanada,” ungkap Wang Di, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada di Carscoops pada Kamis (29/01).
Selain itu, Wang Di berpendapat kerja sama yang dijalin oleh mereka bakal mendatangkan banyak dampak positif.
Seperti membantu pertumbuhan lapangan kerja, sebab BYD, Geely dan kawan-kawan berencana berinvestasi di Kanada.
Selain itu membantu para konsumen untuk dapat membeli mobil listrik dengan kualitas tinggi. Kemudian menawarkan harga produk yang lebih terjangkau.
“Ciri kerja sama praktis antara Tiongkok dan Kanada adalah saling melengkapi dan menguntungkan,” lanjut dia.
Oleh sebab itu, Wang Di berharap Kanada dapat memberikan ruang berinvestasi yang adil serta tidak diskriminatif.
Sehingga Cina maupun Kanada benar-benar merasakan keuntungan dari kerja sama kedua belah pihak.
“Jika perusahaan-perusahaan Tiongkok datang ke Kanada untuk bekerja sama dengan mitra Kanada untuk investasi, pembukaan pabrik atau usaha patungan, semua proyek ini akan saling menguntungkan,” tegas Wang.
Di sisi lain, kolaborasi kedua negara itu menuai kecaman keras dari Washington. Terutama Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Bahkan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu langsung menebar ancaman. Ia bakal mengerek biaya masuk barang-barang dari Kanada menjadi 100 persen.
“Cina akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar menghancurkannya,” pungkas Trump.
Trump menduga Mark Carney, Perdana Menteri Kanada ingin menjadikan negaranya sebagai tempat transit buat mobil listrik Cina sebelum masuk ke Amerika Serikat.
Sebagai informasi, Cina diizinkan untuk mengimpor 49 ribu mobil listrik ke Kanada setiap tahunnya. Jumlah tersebut bakal meningkat menjadi 70 ribu unit.
Hal ini sebagai imbalan atas pengurangan tarif Cina terhadap ekspor daging babi, makanan laut dan minyak kanola dari Kanada.
The Canadian Vehicle Manufacturers memiliki pandangan yang serupa dengan Donald Trump. Kolaborasi bersama Cina berpotensi merusak industri otomotif di negara mereka.
Menimbulkan risiko bagi masa depan rantai pasok otomotif terintegrasi di Amerika Utara. Mulai dari Ford, General Motors sampai Stellantis.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 17:00 WIB
28 Januari 2026, 15:00 WIB
28 Januari 2026, 09:00 WIB
27 Januari 2026, 13:00 WIB
27 Januari 2026, 12:10 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada Januari 2026 terbilang cukup mudah asalnya persyaratannya telah terpenuhi
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
29 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza
29 Januari 2026, 08:00 WIB
Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit
29 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta akan diselenggarakan pada 29 Januari 2026 untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota