GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cina terus menggencarkan ekspansi mobil-mobil mereka ke sejumlah negara. Seperti yang baru saja terjadi, yakni Kanada.
Kedua negara tersebut menjalin perjanjian dagang. Kanada memangkas tarif masuk mobil listrik asal Tiongkok, dari semula 100 persen menjadi 6,1 persen saja.
“Semua proyek ini akan memberikan manfaat bagi pengembangan industri Electric Vehicle (EV) Kanada,” ungkap Wang Di, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada di Carscoops pada Kamis (29/01).
Selain itu, Wang Di berpendapat kerja sama yang dijalin oleh mereka bakal mendatangkan banyak dampak positif.
Seperti membantu pertumbuhan lapangan kerja, sebab BYD, Geely dan kawan-kawan berencana berinvestasi di Kanada.
Selain itu membantu para konsumen untuk dapat membeli mobil listrik dengan kualitas tinggi. Kemudian menawarkan harga produk yang lebih terjangkau.
“Ciri kerja sama praktis antara Tiongkok dan Kanada adalah saling melengkapi dan menguntungkan,” lanjut dia.
Oleh sebab itu, Wang Di berharap Kanada dapat memberikan ruang berinvestasi yang adil serta tidak diskriminatif.
Sehingga Cina maupun Kanada benar-benar merasakan keuntungan dari kerja sama kedua belah pihak.
“Jika perusahaan-perusahaan Tiongkok datang ke Kanada untuk bekerja sama dengan mitra Kanada untuk investasi, pembukaan pabrik atau usaha patungan, semua proyek ini akan saling menguntungkan,” tegas Wang.
Di sisi lain, kolaborasi kedua negara itu menuai kecaman keras dari Washington. Terutama Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Bahkan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu langsung menebar ancaman. Ia bakal mengerek biaya masuk barang-barang dari Kanada menjadi 100 persen.
“Cina akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar menghancurkannya,” pungkas Trump.
Trump menduga Mark Carney, Perdana Menteri Kanada ingin menjadikan negaranya sebagai tempat transit buat mobil listrik Cina sebelum masuk ke Amerika Serikat.
Sebagai informasi, Cina diizinkan untuk mengimpor 49 ribu mobil listrik ke Kanada setiap tahunnya. Jumlah tersebut bakal meningkat menjadi 70 ribu unit.
Hal ini sebagai imbalan atas pengurangan tarif Cina terhadap ekspor daging babi, makanan laut dan minyak kanola dari Kanada.
The Canadian Vehicle Manufacturers memiliki pandangan yang serupa dengan Donald Trump. Kolaborasi bersama Cina berpotensi merusak industri otomotif di negara mereka.
Menimbulkan risiko bagi masa depan rantai pasok otomotif terintegrasi di Amerika Utara. Mulai dari Ford, General Motors sampai Stellantis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026