BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar
12 Juni 2026, 13:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cina terus menggencarkan ekspansi mobil-mobil mereka ke sejumlah negara. Seperti yang baru saja terjadi, yakni Kanada.
Kedua negara tersebut menjalin perjanjian dagang. Kanada memangkas tarif masuk mobil listrik asal Tiongkok, dari semula 100 persen menjadi 6,1 persen saja.
“Semua proyek ini akan memberikan manfaat bagi pengembangan industri Electric Vehicle (EV) Kanada,” ungkap Wang Di, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada di Carscoops pada Kamis (29/01).
Selain itu, Wang Di berpendapat kerja sama yang dijalin oleh mereka bakal mendatangkan banyak dampak positif.
Seperti membantu pertumbuhan lapangan kerja, sebab BYD, Geely dan kawan-kawan berencana berinvestasi di Kanada.
Selain itu membantu para konsumen untuk dapat membeli mobil listrik dengan kualitas tinggi. Kemudian menawarkan harga produk yang lebih terjangkau.
“Ciri kerja sama praktis antara Tiongkok dan Kanada adalah saling melengkapi dan menguntungkan,” lanjut dia.
Oleh sebab itu, Wang Di berharap Kanada dapat memberikan ruang berinvestasi yang adil serta tidak diskriminatif.
Sehingga Cina maupun Kanada benar-benar merasakan keuntungan dari kerja sama kedua belah pihak.
“Jika perusahaan-perusahaan Tiongkok datang ke Kanada untuk bekerja sama dengan mitra Kanada untuk investasi, pembukaan pabrik atau usaha patungan, semua proyek ini akan saling menguntungkan,” tegas Wang.
Di sisi lain, kolaborasi kedua negara itu menuai kecaman keras dari Washington. Terutama Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Bahkan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu langsung menebar ancaman. Ia bakal mengerek biaya masuk barang-barang dari Kanada menjadi 100 persen.
“Cina akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar menghancurkannya,” pungkas Trump.
Trump menduga Mark Carney, Perdana Menteri Kanada ingin menjadikan negaranya sebagai tempat transit buat mobil listrik Cina sebelum masuk ke Amerika Serikat.
Sebagai informasi, Cina diizinkan untuk mengimpor 49 ribu mobil listrik ke Kanada setiap tahunnya. Jumlah tersebut bakal meningkat menjadi 70 ribu unit.
Hal ini sebagai imbalan atas pengurangan tarif Cina terhadap ekspor daging babi, makanan laut dan minyak kanola dari Kanada.
The Canadian Vehicle Manufacturers memiliki pandangan yang serupa dengan Donald Trump. Kolaborasi bersama Cina berpotensi merusak industri otomotif di negara mereka.
Menimbulkan risiko bagi masa depan rantai pasok otomotif terintegrasi di Amerika Utara. Mulai dari Ford, General Motors sampai Stellantis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Terkini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia